Sisco, I Made Gede Yogi Febrian
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN PERILAKU PERAWATAN KAKI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS III DENPASAR UTARA Sisco, I Made Gede Yogi Febrian; Antari, Gusti Ayu Ary; Widyanthari, Desak Made; Nurhesti, Putu Oka Yuli
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p02

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit yang berlangsung lebih dari enam bulan. Penyakit ini memiliki ciri berupa peningkatan gula darah dalam tubuh yang disebabkan karena resistensi insulin. Salah satu komplikasi dapat terjadi diantaranya neuropati diabetik yang dapat berujung pada luka kaki diabetes dan amputasi jika tidak mendapat penanganan dengan baik. Perawatan kaki sebagai tindakan preventif sangat penting diperhatikan guna dapat mencegah timbulnya komplikasi tersebut. Adapun tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku perawatan kaki pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang berlokasi di Puskesmas III Denpasar Utara. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui teknik non probability sampling, yaitu purposive sampling. Jumlah sampel yang terlibat pada penelitian ini adalah 87 responden yang ditentukan sesuai kriteria inklusi maupun eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden pada usia dewasa tengah (40-60 tahun) sebanyak 55 (63,2%), sebagian besar berjenis kelamin perempuan (57,5%), dan berpendidikan perguruan tinggi (52,9%). Responden dengan perilaku perawatan kaki kategori baik sejumlah 55,2% dan perilaku perawatan kaki kategori kurang baik sejumlah 44,8%. Sebagian besar pasien dengan diabetes melitus tipe 2 sudah menunjukkan perilaku perawatan kaki yang baik, namun masih diperlukan intervensi promotif dan preventif seperti edukasi kesehatan agar kesadaran dan kepatuhan dalam merawat kaki dapat ditingkatkan secara menyeluruh.