Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penanganan dan Pencegahan Bullying di MI Muhammadiyah Linggapura Berbasis Kolaborasi Orang Tua-Sekolah abdillah, muhamad aznar; Dhani Sutanti; Khofiatun; Megawati; Dwiba Elisa; Titin Suprihatin
Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan yang masih ditemukan pada satuan pendidikan dasar dan berpotensi menghambat perkembangan karakter serta kesejahteraan psikososial peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat upaya penanganan dan pencegahan bullying di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Linggapura melalui kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi dan edukasi mengenai bullying, pelaksanaan parenting class bagi wali murid, serta pendampingan sekolah dalam merumuskan langkah-langkah pencegahan yang kontekstual dan berkelanjutan. Subjek kegiatan terdiri atas guru dan orang tua peserta didik sebagai mitra pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai bentuk, dampak, dan strategi penanganan bullying, serta terbangunnya kesadaran kolektif akan pentingnya sinergi orang tua dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Selain itu, kegiatan ini mendorong sekolah untuk mengembangkan komitmen bersama dalam pencegahan bullying sebagai bagian dari budaya sekolah. Dengan demikian, kolaborasi orang tua dan sekolah terbukti menjadi pendekatan yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan bullying di madrasah ibtidaiyah.
KONSTRUKSI KURIKULUM STEM BERBASIS ETNOSAINS: TRANSFORMASI PENGETAHUAN LOKAL BUDIDAYA BAWANG MERAH BREBES MENJADI MATERI KONSEP DASAR IPA SD Dwiba Elisa; Fintia Destriana; Adisya Nur Fadillah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.55845

Abstract

This study aims to reconstruct the indigenous knowledge of shallot cultivation in Brebes Regency into formal science concepts within the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) framework for the Basic Concepts of Elementary Science course in PGSD. This research applies an exploratory qualitative approach combined with the Model of Educational Reconstruction (MER). Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with expert farmers, and document analysis. The results showed that traditional practices such as agricultural canal irrigation (siraman), night light traps (grogol), and soil mounding (larikan) contain valid scientific principles. "Siraman" relates to soil capillarity, "grogol" reflects positive insect phototaxis and optical refraction, while "larikan" manipulates soil aeration and gravity. These local components were successfully synthesized into a structured STEM-Ethnoscience matrix framework. This curriculum construction bridges textual academic science and community empiricism, equipping prospective elementary school teachers with place-based pedagogical skills.