Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENDIDIKAN ANTI-NARKOBA DALAM MEMBANGUN KARAKTER KEPIMPINAN REMAJA BERINTEGRITAS Bendriyanti, Rita Prima; Dewi, Citra; Syantori, Ahmat; Nabila, Filza Ratu; Sukirdi, Sukirdi; Septiani, Astri
AS-SUNNIYYAH Vol 4 No 02 (2025): Maret
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/assunniyyah.v4i02.2893

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan masalah kompleks yang memiliki implikasi serius terhadap kualitas pengembangan sumber daya manusia. Masa remaja merupakan fase perkembangan yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan sosial, tekanan teman sebaya, dan arus informasi yang tidak terkendali, sehingga meningkatkan risiko perilaku menyimpang, termasuk penyalahgunaan narkoba. Dalam konteks ini, pendidikan memainkan peran strategis tidak hanya sebagai sarana penyebaran pengetahuan tentang bahaya narkoba tetapi juga sebagai instrumen pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai integritas. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan melalui strategi pendidikan anti-narkoba berbasis karakter menunjukkan hasil yang positif. Pendekatan pendidikan yang partisipatif, sistematis, dan terintegrasi secara moral telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan ketahanan pribadi remaja dalam menghadapi pengaruh negatif narkoba. Remaja tidak hanya mengalami peningkatan dalam aspek kognitif yang berkaitan dengan kesadaran akan narkoba, tetapi juga menunjukkan perubahan positif dalam dimensi afektif dan perilaku, seperti keberanian untuk menolak pengaruh negatif teman sebaya, kemampuan untuk membuat keputusan yang sehat, dan peningkatan rasa tanggung jawab sosial. Temuan program ini menegaskan bahwa integrasi pendidikan karakter dan pendidikan anti-narkoba merupakan model pencegahan yang efektif dan berkelanjutan. Strategi ini berpotensi untuk direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut melalui kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi, sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk membina generasi muda yang bercirikan integritas, kesehatan, dan martabat.
Efektivitas Pelatihan Literasi Digital Dalam Meningkatkan Kompetensi Masyarakat Di Rt 16 Jalan Sepakat 3 Sawah Lebar Baru Agung, Rizki Defa; Intania, Felly; Lisniarti, Henni; Nabila, Filza Ratu; Jayadi, Agung; Hasti, Pra
Jurnal Gotong Royong Vol 3 No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/goro.v3i1.10431

Abstract

The Dehasen University Bengkulu Thematic Community Service Program, in collaboration with BPPTIK Kominfo, conducted digital literacy training based on seven HP LIFE and Cisco modules for the community in RT 16, Jalan Sepakat 3, Kelurahan Sawah Lebar Baru. This activity was motivated by the low level of digital awareness among the community, characterized by a lack of understanding of basic technology, low confidence in the use of digital devices, and limited access to technology-based information. This study aims to analyze the effectiveness of training in improving the basic competencies of the community, particularly in terms of knowledge, device usage skills, and changes in attitudes towards technology. The research used a qualitative descriptive approach with data collection techniques in the form of observations during training, interviews with participants, and documentation of activities in each module. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and thematic conclusions. The results showed that HP LIFE and Cisco module-based training had a positive impact on improving the community's digital literacy. Participants who initially showed resistance and distrust of technology began to understand the basic benefits of digital devices, were able to operate simple features, and showed interest in continuing independent learning. Factors supporting the effectiveness of the training included applicable delivery methods, intensive mentoring, and the relevance of the material to daily needs. However, infrastructure limitations and differences in education levels posed challenges that required further strategies. Overall, this training has proven effective in improving the basic digital literacy competencies of rural communities and has made a real contribution to efforts to strengthen digital capacity in the local environment.