Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Media Modifikasi Kartu Domino terhadap Kemampuan Mengenal Angka pada Anak Usia 4-5 Tahun Kelompok A di Ra Kusuma Mulya Mojosari Prasasti, Anna
Journal Of Early Childhood And Islamic Education Vol 3 No 1 (2024): JOECIE
Publisher : LP2M STAI MUAFI SAMPANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62005/joecie.v3i1.109

Abstract

Penelitian ini dipicu oleh fenomena yang menunjukkan bahwa pemahaman terhadap angka pada anak masih terbatas, dan juga terdapat kekurangan dalam kemampuan daya ingat. Salah satunya dengan media modifikasi kartu domino, diharapkan dengan metode ini anak dapat terbantu untuk anak belajar mengenal angka. Tujuan penelitian dalam hal ini adalah menjelaskan dampak modifikasi kartu domino terhadap kemampuan kognitif anak, kecerdasan logis matematika, dan kemampuan mengenal angka. Jenis dan pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimental. Dari hasil analisis uji Mann Whitney diperoleh dari hasil post test kelas eksperimen dan kelas kontrol untuk kemampuan kognitif nilai signifikan yang diperoleh dari analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai kemampuan mengenal angka untuk kelas eksperimen adalah 22,33, sementara kelas kontrol adalah 11,50. Terdapat perbedaan yang signifikan (0,00<0,05) antara rata-rata nilai dari kelas eksperimen (22,33) dan kelas kontrol (11,50). Hasil post-test menunjukan nilai signifikansi untuk kemampuan mengenal angka. (0.00 < 0,05) dan didukung rata-rata dari ( kelas eksperimen = 23.00, kelas kontrol = 10,50). Dapat disimpulkan dari ketiga uji rumusan masalah tersebut bahwa hipotesis nol ditolak, maka demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari media modifikasi kartu domino terhadap kemampuan mengenal angka pada anak usia 4-5 tahun dalam kelompok A RA Kusuma Mulya Mojosari kediri.
JIWA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH PAUD TERHADAP PERAN PENTING KINERJA GURU Anna Prassasty
QURROTI Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL, QURROTI: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to determine how much the principal's leadership spirit affects the performance of Early Childhood Teachers in the teaching and learning process to achieve the desired learning objectives. In early childhood education, the teacher's task is heavier by having to provide learning for children who are still very young, the burden of providing a foundation of knowledge for children's provisions for further education. The type of research approach carried out by examining theories, concepts, and related principles. The results of this study are that a leader who can be the vanguard of problems experienced every day is a principal who can be a motivator, facilitator, and supervisor, to help provide support to teachers, not burdening teachers who are not in accordance with their duties in teaching activities every day, and a supervisor who can assess teacher performance, whether there is anything that needs to be improved and whether there is anything that needs to be followed up for the teacher's teaching and learning process activities every day. Therefore, a good leadership spirit is a principal who can protect and be a good leader for teachers in improving the teacher's ability to educate their students.
Analisis Perkembangan Kognitif Melalui Media Video Islami Untuk Anak Usia 3 - 4 Tahun Di Kelompok Bermain Mamba'ul Ulum Kandangan Trucuk Bojonegoro Siti Susilowati; Ulfa Ulfa; Anna Prasassty
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kognitif anak usia 3–4 tahun melalui media video Islami di Kelompok Bermain Mamba’ul Ulum Kandangan Trucuk Bojonegoro. Perkembangan kognitif mencakup kemampuan berpikir, mengingat, memahami, dan menyelesaikan masalah. Anak usia dini berada pada fase penting dalam membentuk struktur berpikir awal, sehingga stimulasi yang tepat sangat diperlukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan 10 informan, dan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penggunaan video Islami, anak mengalami kesulitan mengenali dan membedakan huruf hijaiyah, terutama yang memiliki bentuk dan lafaz mirip. Setelah diperkenalkan dengan media video Islami, terjadi peningkatan daya ingat, pemahaman, dan antusiasme belajar anak. Faktor pendukung meliputi keterlibatan orang tua dan minat anak terhadap media visual. Adapun hambatan utama adalah kurangnya pemahaman pendidik terhadap teknologi digital. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media video Islami sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dan kontekstual untuk mendukung perkembangan kognitif anak usia dini.
Implementasi metode pembelajaran pretend play untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerjasama anak usia 5-6 tahun di RA Nurul Huda Banyubang grabagan Tuban Ika Nur Fitria; Ulfa Ulfa; Anna Prassasty
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.44

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi metode pembelajaran Pretend play untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan kerja sama anak usia 5–6 tahun di RA Nurul Huda Banyubang. Latar belakang penelitian adalah rendahnya partisipasi beberapa anak dalam berinteraksi dan menyampaikan ide saat kegiatan kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pretend play yang dilakukan dua kali seminggu mendorong anak untuk aktif berimajinasi, berkomunikasi, dan bekerjasama dalam menyusun skenario permainan. Metode ini membantu anak mengembangkan kemampuan berbicara, bergiliran, dan menghargai pendapat teman, serta meningkatkan kreativitas dan pengendalian emosi. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing anak menyusun cerita dan alat bermain dari bahan sederhana. Penelitian ini menegaskan pentingnya lingkungan belajar yang kontekstual dan partisipatif dalam pendidikan anak usia dini. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pretend play dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk mendukung kompetensi sosial dan perkembangan bahasa anak, terutama jika didukung oleh guru yang responsif dan keterlibatan orang tua.
Peran Guru Dalam Menerapkan Budaya Mengaji Sebagai Perwujudan Sila Pertama Pancasila Usia 5-6 Tahun Di Ra Al - Rosyid Dander Bojonegoro Deni Kristanti; Ulfa Ulfa; Anna Prasassty
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.46

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru dalam membudayakan kegiatan mengaji sebagai perwujudan sila pertama Pancasila “Ketuhanan Yang Maha Esa” pada anak usia 5–6 tahun di RA Al-Rosyid Dander Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 21 anak dan 3 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai perencana, fasilitator, motivator, teladan, dan evaluator dalam mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an ke dalam pembelajaran sehari-hari. Faktor pendukung meliputi komitmen lembaga, keterlibatan orang tua, dan fasilitas yang memadai. Faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu dan variasi kemampuan anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya mengaji secara konsisten dapat menumbuhkan kesadaran spiritual dan karakter kebangsaan anak usia dini, sehingga menjadi pendekatan strategis dalam mengintegrasikan nilai religius dengan identitas kewarganegaraan.
Penerapan Model Pembelajaran Edutainment Melalui Media 3 Dimensi Balok Bangun Untuk Pembelajaran Kognitif Anak Usia 3 - 4 Tahun Di Kb Dharma Wanita Sumbertlaseh Dander Bojonegoro Roiyanah Roiyanah; Ulfa Ulfa; Anna Prasassty
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.47

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran edutainment melalui media balok bangun 3 dimensi untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 3–4 tahun di KB Dharma Wanita Sumbertlaseh Dander, Bojonegoro. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik guna merangsang perkembangan kognitif anak. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan peserta didik, guru, dan pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi media balok bangun 3 dimensi dalam model edutainment secara signifikan meningkatkan pemahaman anak tentang bentuk, warna, ukuran, dan keterampilan memecahkan masalah. Pendekatan ini juga meningkatkan konsentrasi, partisipasi aktif, dan kegembiraan anak dalam belajar. Selain itu, metode ini mendorong kreativitas dan imajinasi melalui kegiatan bermain konstruktif. Temuan ini menegaskan pentingnya menggabungkan unsur pendidikan dan hiburan dalam pembelajaran anak usia dini untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif serta menjaga motivasi belajar.
Analisis Status Gizi Dalam Perkembangan Kemampuan Kognitif Anak Usia 3-4 Tahun Di Desa Nyawangan Kras Kediri Prassasty, Anna; Hajjar Sujani, Elfara; Irsad Rusdiani, Nurtina
AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): (Mei 2026)
Publisher : Program Studi pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/rx4pk853

Abstract

The aim of this study is to analyze the relationship between nutritional status and cognitive development in children aged 3-4 years in Nyawangan Village, Kras District, Kediri Regency. This research is based on the early childhood period as a critical stage for cognitive development, which is highly influenced by nutritional status, while nutritional problems in toddlers remain a challenge in rural areas. This study uses a qualitative approach with a case study type to gain an in-depth and holistic understanding. Data were collected through qualitative study techniques including participant observation, in-depth interviews, and documentation studies involving 9 parents with 3 different nutritional statuses each and 3 community health post (posyandu) cadres. The results of the study showed that children with good nutritional status have more advanced cognitive abilities related to language, problem-solving, and concept recognition compared to children with poor nutritional status or at risk of stunting. The findings of this study reveal that nutritional status is not a standalone entity, but is highly influenced by parenting patterns, feeding practices, as well as the socio-economic context and the level of parental knowledge
Efektivitas Mindfulness Based Cognitive Therapy Untuk Mereduksi Compassion Fatigue Mahasiswa PIAUD Ulfa; Prassasty, Anna; Fuadina, Nabila
AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): (Mei 2026)
Publisher : Program Studi pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/6yf8fx06

Abstract

This study tested the effectiveness of mindfulness-based cognitive therapy (MBCT) on reducing Compassion fatigue in post-primary school students using a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The study sample consisted of 20 participants divided into an experimental group (n=10) receiving 6 sessions of MBCT intervention and a control group (n=10) participating in regular discussions. Data analysis was conducted using a paired sample test to evaluate differences in scores within groups so that results could be compared between groups. The results of the statistical test showed a significant difference in the experimental group based on the results of the paired samples test, the experimental group (M = -21,600, SD = 3,777, t = -18,084, p = .000) in the control group (M = -900, SD = 3,213, t = -.886, p = .399. This finding is also supported by reflective questions in supporting and strengthening the results of quantitative data, participants reported an increase in realizing emotions and feeling calmer after treatment. This study provides empirical evidence that MBCT is effective as an intervention to reduce Compassion fatigue in PIAUD students as prospective educators. Further research recommendations are suggested to develop a Compassion fatigue scale specifically for educators and can be implemented for other psychological scales with different subjects and can use more comprehensive research methods.