Khairunnisa, Nina Zalfa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Postpartum Care Behavior Of Mothers With A History Of Anemia Idyawati, Susilia; Afrida, Baiq Rica; Aryani, Ni Putu; Jannati, Sri Hawari; Jannah, Raudatul; Khairunnisa, Nina Zalfa
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 1 (2026): Volume 12 No 1 Januari 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i1.23275

Abstract

Latar belakang: Masa nifas merupakan fase penting bagi pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan, terutama pada ibu dengan riwayat anemia yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap komplikasi pascapersalinan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku ibu nifas dengan riwayat anemia dalam perawatan diri.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk menggambarkan pengalaman hidup para ibu. Informan utama terdiri atas lima ibu nifas dengan riwayat anemia yang dipilih dengan teknik purposive sampling di wilayah kerja Puskesmas Jembatan Kembar. Penelitian dilaksanakan pada bulan  Agustus 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: (1) gejala anemia yang dirasakan, (2) pola makan, (3) kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, dan (4) perawatan diri selama masa nifas. Sebagian besar ibu mengalami kelelahan, pusing, dan penglihatan kabur namun menganggapnya hal yang wajar. Kepercayaan budaya memengaruhi pantangan makanan sehingga membatasi konsumsi pangan tinggi zat besi. Kepatuhan minum tablet tambah darah bervariasi karena efek samping dan kurangnya pendampingan. Dukungan keluarga berperan penting dalam membantu ibu memenuhi kebutuhan gizi, istirahat, dan kebersihan diri. Kesimpulannya, perilaku perawatan ibu nifas dengan riwayat anemia masih belum optimal.Saran: Diperlukan intervensi edukatif, pendampingan gizi, serta penguatan dukungan keluarga dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan perawatan diri ibu dan mencegah kekambuhan anemia. Kata kunci: perawatan nifas, anemia, perilaku ibu ABSTRACT Background: The postpartum period is a crucial phase for maternal recovery after childbirth, especially for mothers with a history of anemia who are at higher risk of postpartum complications.Objective: This study aimed to explore the self-care behaviors of postpartum mothers with a history of anemia.Methods: This research employed a qualitative approach with a phenomenological design to describe the lived experiences of the participants. The main informants consisted of five postpartum mothers with a history of anemia selected through purposive sampling in the working area of the Jembatan Kembar Health Center. The study was conducted in August 2025. Data were collected through in-depth interviews and analyzed thematically.Results: The findings revealed four main themes: (1) perceived symptoms of anemia, (2) dietary patterns, (3) adherence to iron supplementation, and (4) self-care during the postpartum period. Most mothers experienced fatigue, dizziness, and blurred vision but considered these symptoms normal. Cultural beliefs influenced dietary restrictions, limiting the intake of iron-rich foods. Compliance with iron supplementation varied due to side effects and lack of guidance. Family support played an important role in helping mothers meet nutritional needs, maintain adequate rest, and practice personal hygiene. It was concluded that postpartum self-care behavior among mothers with a history of anemia remains suboptimal.Recommendations: Educational interventions, nutritional assistance, and strengthened family and healthcare support are essential to improve maternal self-care and prevent recurrent anemia during the postpartum period. Keywords: postpartum care, anemia, maternal behavior