p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LITERASI KOMPUTER BAGI SISWA PEDESAAN: INTERVENSI  PADA SEKOLAH DASAR Telaumbanua, Kalis Jovial; Bonar Hutapea; Jessica Natasha Kuncoro; Kelly Angel Suripto
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36753

Abstract

Technology is no longer foreign to students in today's digital era. Almost all educational levels are inseparable  from the use of technology, starting from elementary, middle, high schools, and especially universities.  Introducing Computer Technology to students is crucial in facing the increasingly developing digital era, for  example in Caringin Nunggal Elementary School (SD) is one of the elementary school (SD) education units in  Cianjur Regency, West Java.Access and knowledge gap to technology is still an issue in rural areas. This community service activity aimed to improve the digital literacy of the students at SD Caringin Nunggal, Cianjur Regency, by introducing basic computer parts. The method applied was Participatory Action Research (PAR) with a demonstration approach and direct practice. Students of Class 5 were actively involved in the interactive learning process with media presentation and quizzes. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the functions and workings of computer hardware and software. This activity can be used as a model for digital literacy intervention in other elementary schools in rural areas.   ABSTRAK Teknologi merupakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi para pelajar di era digital saat ini. Hampir semua  bangku pendidikan tidak lepas dari penggunaan teknologi, mulai dari sekolah dasar, menengah, atas, dan  terutama perguruan tinggi. Pengenalan Teknologi Komputer kepada siswa adalah hal yang krusial dalam  menghadapi era digital yang semakin berkembang, contohnya di Sekolah Dasar (SD) Caringin Nunggal adalah  salah satu satuan pendidikan jenjang SD (Sekolah Dasar) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Akses dan kesenjangan pengetahuan terhadap teknologi masih menjadi masalah di daerah pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa di SD Caringin Nunggal, Kabupaten Cianjur, dengan memperkenalkan komponen dasar komputer. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan demonstrasi dan praktik langsung. Siswa Kelas 5 terlibat aktif dalam proses pembelajaran interaktif dengan penyajian media dan kuis. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap fungsi dan cara kerja perangkat keras dan lunak komputer. Kegiatan ini dapat digunakan sebagai model intervensi literasi digital di sekolah dasar lainnya di wilayah pedesaan.  
MENCIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG BERSIH MELALUI KEGIATAN PSIKOEDUKASI ANTI-LITTERING PADA SISWA SDN CARINGIN NUNGGAL Kuncoro, Jessica Natasha; Bonar Hutapea; Kelly Angel Suripto; Kalis Jovial Telaumbanua
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36754

Abstract

Littering behavior in school areas is a serious problem that is quite common in the elementary school environment. A clean school environment not only supports health, but reflects the culture of discipline and responsible behavior of students. School as a place of formal education has a very important role in instilling the values of students' concern for the environment. This Community Service activity aims to analyze the behavior of students in disposing of waste at school, and identify factors that can influence. In addition, this activity also aims to increase students' awareness of the importance of maintaining school hygiene to create a healthy environment. The method used was a quantitative approach involving 30 students of grade VI (six) at SDN Caringin Nunggal. Data were collected through observation of the school environment, giving a pre-test to measure initial knowledge, implementing anti-littering and waste management psychoeducation activities, and a post-test to evaluate changes in students' knowledge and attitudes after the activity. Pre-test and post-test data were collected using The Littering Attitude Scale (LAS). The results showed that most students did not understand the importance of sorting and disposing of waste according to its place. Students' understanding of the types of waste such as organic and inorganic is also still low. Through the Community Service Activities carried out, there is a change in student behavior in a positive direction in maintaining the cleanliness of the school environment.  Structured strategies such as psychoeducation and approaches that involve the role of students directly are needed, in order to foster a sense of student concern for the cleanliness of the school environment consistently and sustainably.   ABSTRAK Perilaku membuang sampah sembarangan di area sekolah menjadi masalah serius yang cukup umum terjadi di lingkungan sekolah dasar. Lingkungan sekolah yang bersih tidak hanya mendukung kesehatan, melainkan mencerminkan budaya disiplin dan perilaku tanggung jawab para siswa. Sekolah sebagai tempat Pendidikan formal memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian siswa terhadap lingkungan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis perilaku para siswa dalam membuang sampah di sekolah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan sekolah untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 30 siswa kelas VI (enam) di SDN Caringin Nunggal. Data dikumpulkan melalui observasi lingkungan sekolah, pemberian pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, pelaksanaan kegiatan psikoedukasi anti-littering dan pengelolaan sampah, serta post-test untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan dan sikap siswa setelah dilakukan kegiatan. Pengambilan data pre-test dan post-test menggunakan alat ukur The Littering Attitude Scale (LAS).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum memahami pentingnya memilah dan membuang sampah sesuai dengan tempatnya. Pemahaman siswa terhadap jenis-jenis sampah seperti organik dan anorganik juga masih rendah. Melalui Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan menunjukkan adanya perubahan perilaku siswa ke arah yang positif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.  Diperlukan strategi yang terstruktur seperti psikoedukasi dan pendekatan yang melibatkan peran para siswa secara langsung, guna menumbuhkan rasa kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah secara konsisten dan berkelanjutan.