Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LITERASI KOMPUTER BAGI SISWA PEDESAAN: INTERVENSI  PADA SEKOLAH DASAR Telaumbanua, Kalis Jovial; Bonar Hutapea; Jessica Natasha Kuncoro; Kelly Angel Suripto
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36753

Abstract

Technology is no longer foreign to students in today's digital era. Almost all educational levels are inseparable  from the use of technology, starting from elementary, middle, high schools, and especially universities.  Introducing Computer Technology to students is crucial in facing the increasingly developing digital era, for  example in Caringin Nunggal Elementary School (SD) is one of the elementary school (SD) education units in  Cianjur Regency, West Java.Access and knowledge gap to technology is still an issue in rural areas. This community service activity aimed to improve the digital literacy of the students at SD Caringin Nunggal, Cianjur Regency, by introducing basic computer parts. The method applied was Participatory Action Research (PAR) with a demonstration approach and direct practice. Students of Class 5 were actively involved in the interactive learning process with media presentation and quizzes. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the functions and workings of computer hardware and software. This activity can be used as a model for digital literacy intervention in other elementary schools in rural areas.   ABSTRAK Teknologi merupakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi para pelajar di era digital saat ini. Hampir semua  bangku pendidikan tidak lepas dari penggunaan teknologi, mulai dari sekolah dasar, menengah, atas, dan  terutama perguruan tinggi. Pengenalan Teknologi Komputer kepada siswa adalah hal yang krusial dalam  menghadapi era digital yang semakin berkembang, contohnya di Sekolah Dasar (SD) Caringin Nunggal adalah  salah satu satuan pendidikan jenjang SD (Sekolah Dasar) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Akses dan kesenjangan pengetahuan terhadap teknologi masih menjadi masalah di daerah pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa di SD Caringin Nunggal, Kabupaten Cianjur, dengan memperkenalkan komponen dasar komputer. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan demonstrasi dan praktik langsung. Siswa Kelas 5 terlibat aktif dalam proses pembelajaran interaktif dengan penyajian media dan kuis. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap fungsi dan cara kerja perangkat keras dan lunak komputer. Kegiatan ini dapat digunakan sebagai model intervensi literasi digital di sekolah dasar lainnya di wilayah pedesaan.  
Menuju Lingkungan Sekolah Bersih: Psikoedukasi Anti-Littering pada Siswa Sekolah Dasar Negeri di Cianjur Kuncoro, Jessica Natasha; Hutapea, Bonar; Suripto, Kelly Angel; Telaumbanua, Kalis Jovial
Journal of Psychological Science and Profession Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profes
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v10i1.66610

Abstract

Perilaku membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah dasar merupakan masalah serius yang berimplikasi pada kesehatan, kebersihan, dan pembentukan karakter siswa. Lingkungan sekolah yang bersih tidak hanya menunjang kenyamanan belajar, tetapi juga mencerminkan budaya disiplin dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap siswa terhadap perilaku littering serta meningkatkan sikap anti-littering melalui kegiatan psikoedukasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas VI SDN Caringin Nunggal yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah The Littering Attitude Scale (LAS) yang telah diadaptasi dalam bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, pretest, intervensi psikoedukasi berupa sosialisasi dan praktik pemilahan sampah, serta posttest. Analisis data menggunakan paired-samples t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest (M = 78.9; SD = 6.11) dan posttest (M = 101; SD = 8.14), t(29) = -11.1, p < .001, dengan ukuran efek sangat besar (Cohen's d = 2.02). Hasil ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi anti-littering efektif dalam meningkatkan sikap anti-littering siswa. Temuan ini merekomendasikan perlunya penerapan psikoedukasi secara rutin dan berkelanjutan dengan dukungan pihak sekolah agar perubahan sikap dapat terinternalisasi menjadi kebiasaan perilaku yang konsisten.