Dwi Ananda Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru SLB dalam Menyesuaikan Pembelajaran Berdiferensasi sesuai Kebutuhan Individu Siswa Berkebutuhan Khusus Nurmayani Nurmayani; Qania Azmi; Fadillah Tasali; Inne Jeniarti; Dwi Ananda Putri
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Juli: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v3i4.822

Abstract

This study aims to identify and analyze the strategies implemented by Special School (SLB) teachers in adjusting learning content and modifying learning methods and media according to the individual needs of students with special needs. Differentiated learning is a crucial approach in inclusive education to accommodate the diversity of characteristics and learning needs of students. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The subjects of the study were teachers who teach at SLBN Autism North Sumatra. Data collection techniques were carried out through observation and interviews. The results of the study are expected to enrich the theory of differentiated learning in the context of inclusive education, as well as provide practical references for SLB teachers in designing and implementing more effective and responsive differentiated learning for students with special needs.
Program Asi Eksklusif Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sukaraja Dwi Ananda Putri; Anita Rahmiwati; Rico Januar Sitorus
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya untuk mengatasi masalah stunting terintegrasi serta penguatan kerjasama lintas sektoral perlu dilakukan sampai ke tingkat desa. Tulisan ini bertujuan untuk membuat kebijakan di desa. Perlu adanya komitmen antara kepala desa, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, bidan desa, kader, pemangku adat, dan pemangku kepentingan lainnya agar semua pihak dapat menyukseskan gerakan bebas stunting. Masalah stunting bukan hanya tanggung jawab bidan desa saja. Stunting merupakan masalah yang cukup serius dalam penentu kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia) di masa mendatang. Pemecahan masalah harus dilakukan secara terintegrasi dengan semua pihak terkait mulai dari menganalisis penyebab stunting hingga mendapatkan alternatif solusi dalam memecahkan, mengatasi serta pencegahan masalah stunting di desa Sukaraja. Dukungan regulasi dan peraturan kepala desa sangat mendukung agar komitmen gerakan bebas stunting tercapai. Permasalahan yang didapat yaitu penanggulangan stunting belum menjadi prioritas, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang stunting, ASI Eksklusif, dan 1000 HPK, keterbatasan jumlah SDM, serta sanitasi lingkungan yang buruk. Rekomendasi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu perlu dilakukannya door to door untuk penyuluhan terkait KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), ASI-Eksklusif, stunting, dan gizi seimbang agar masyarakat lebih mengindahkan dan menyerap informasi yang disampaikan. Kepala desa perlu membuat kebijakan bagi SDM yang terlibat yaitu dengan memberikan pelatihan wajib agar dapat menganalisis penyebab dan mengevaluasi program yang sudah dilaksanakan sehingga dapat terpetakan dengan baik. Selain itu, diperlukan kebijakan mengenai pemanfaatan dana desa untuk program kesehatan minimal 10%, dan perbaikan sanitasi seperti air bersih, WC umum, dan tempat sampah.