Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Fintech Lending Terhadap Akses Pembiayaan UMKM ramadhan, mhd; Florenta, Diana; Surbakti, Dedy; Akbar, Maulana; Fitriyah, Disti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6595

Abstract

Perkembangan financial technology (fintech) lending di Indonesia telah menghadirkan alternatif sumber pembiayaan yang inovatif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya bagi pelaku usaha yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap lembaga keuangan formal. Akses pembiayaan yang memadai merupakan faktor krusial dalam menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat daya saing UMKM di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fintech lending terhadap akses pembiayaan UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara variabel fintech lending dan akses pembiayaan. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM yang pernah memanfaatkan layanan fintech lending, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert lima poin. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech lending berpengaruh positif dan signifikan terhadap akses pembiayaan UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan fintech lending mampu memperluas akses pembiayaan UMKM melalui proses pengajuan yang lebih cepat, persyaratan yang relatif mudah, serta pemanfaatan teknologi digital yang efisien dan transparan. Dengan demikian, fintech lending dapat menjadi solusi pembiayaan alternatif yang mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi bagi pelaku UMKM, penyedia layanan fintech, serta pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan strategi penguatan pembiayaan UMKM secara berkelanjutan.
Analisis Rantai Produksi Mie Kuning Basah dari Bahan Baku Hingga Produk Jadi di Pabrik Mawar Florenta, Diana; Ramadhan, Mhd; Hutapea, Vhera Novita; Safitri, Tiara Dila; Umairah, Mutiara Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6602

Abstract

Mie kuning basah merupakan salah satu produk pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat karena harganya yang terjangkau, mudah diolah, serta memiliki permintaan pasar yang tinggi. Dalam proses produksinya, diperlukan pengelolaan rantai produksi yang efektif agar kualitas produk tetap terjaga dan kegiatan produksi berjalan secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai produksi mie kuning basah mulai dari pengadaan bahan baku hingga menghasilkan produk jadi di Pabrik Mawar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap proses produksi, wawancara dengan pihak produksi, serta dokumentasi kegiatan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai produksi mie kuning basah di Pabrik Mawar meliputi beberapa tahapan utama, yaitu pengadaan bahan baku berupa tepung terigu, air, dan bahan tambahan pangan, proses pencampuran adonan, penggilingan, pencetakan, perebusan, pendinginan, hingga tahap pengemasan produk jadi. Setiap tahapan produksi memiliki keterkaitan yang erat dan berpengaruh langsung terhadap mutu mie kuning basah yang dihasilkan, terutama pada aspek tekstur, kebersihan, dan daya tahan produk. Kendala yang ditemukan dalam proses produksi meliputi ketergantungan terhadap kualitas bahan baku serta keterbatasan peralatan produksi yang berdampak pada efisiensi kerja. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian kualitas bahan baku secara konsisten serta peningkatan efisiensi proses produksi melalui perawatan dan modernisasi peralatan. Pengelolaan rantai produksi yang baik diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, menjaga keberlanjutan usaha, serta memperkuat daya saing mie kuning basah di pasar