Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prevensi Bencana Non Alam Ktd (Kehamilan Tidak Di-ingankan) Pada Remaja Melalui Komunikasi Informasi Dan Edukasi (Kie) Dengan Media Audiovisual Kholifah, Siti; Utami, Resti; Arifin, Anisatus Syamsil; Azzahra, Fatimah; Andarini, Yuli Suci; Jannal, Anggih Nadiatul; Rachmadita, Kamilah; Widari, Septia
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 6, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v6i2.22636781

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan (KTD) pada remaja perempuan berpotensi memicu tingginya angka aborsi, angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta stunting. Meningkatnya kasus KTD pada remaja dapat menyebabkan bencana non alam berupa tingginya AKI, AKB, dan stunting di Indonesia. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat besarnya populasi remaja di Indonesia. Faktor penyebab KTD meliputi usia, pendidikan, status ekonomi keluarga, pengetahuan alat kontrasepsi, pengaruh teman sebaya, dan pengetahuan kesehatan reproduksi. Upaya prevensi KTD memerlukan peran aktif tenaga kesehatan, khususnya perawat, dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi di berbagai setting. Penggunaan media audiovisual dalam edukasi terbukti meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terkait kesehatan reproduksi. Salah satu lokasi pengabdian adalah SMK 3 Muhammadiyah Ambulu di Jember, yang belum pernah mendapatkan edukasi KTD berbasis audiovisual. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) dengan media audiovisual belum pernah dilaksanakan. Oleh karena itu, intervensi melalui KIE dengan media audiovisual diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap pencegahan KTD. Adapun metode yang telah dilakukan adalah KIE dengan media audiovisual, pemberdayaan mitra, dan keberlanjutan program, antara lain: 1) tahap persiapan; 2) tahap sosialisasi; 3) tahap pelaksanaan edukasi 4) Tahap evaluasi pelaksanaan edukasi 5) Tahap Tindak lanjur dan rekomendasi. Hasil edukasi PPAM adalah adanya peningkatan yang signifikan terkait pengetahuan dan sikap remaja tentang KTD. Hendaknya peran serta dinas terkait, perangkat desa, tokoh Masyarakat dan utamanya orang tua dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran remaja akan bencana non alam berupa KTD.
Screening dan Konseling Gaya Hidup terhadap Risiko Penyakit Metabolik Handayani, Luh Titi; Supriyadi, Supriyadi; Andarini, Yuli Suci; Putri, Riska Febrianti; Vernanda, Febrian Tri; Nashrullah, Andyca Aghits
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i3.1903

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan screening dan konseling gaya hidup untuk mengidentifikasi risiko penyakit metabolik pada remaja di Panti Asuhan Muhammadiyah Budi Mulia Jember. Kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan gula darah acak, pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar lengan atas, serta penilaian pola makan, aktivitas fisik, dan tidur. Hasil menunjukkan sebagian responden berada pada kategori overweight dan obesitas, serta terdapat risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK), meskipun rata-rata kadar gula darah masih dalam batas normal. Selain itu, mayoritas remaja memiliki pola makan, aktivitas fisik, dan pola tidur yang kurang optimal, yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan metabolik di masa mendatang. Kegiatan ini menjadi langkah promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran serta mendorong perubahan perilaku hidup sehat pada remaja