Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 3 Agustin, Clara Rizkina; Legowo, Yogi Ageng Sri
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9307

Abstract

Mathematics instruction at the elementary school level often encounters obstacles related to limited student involvement, underdeveloped teamwork skills, and inadequate critical thinking abilities, which ultimately affect learning achievement. These challenges were observed among third-grade students at Batursari 5 Elementary School. To address this situation, the Student Team Achievement Divisions (STAD) Cooperative Learning model was applied, emphasizing structured collaboration within diverse student groups. This study aimed to investigate the impact of the STAD model on students’ mathematics learning outcomes. An experimental approach with a one-group pretest–posttest design was employed. The participants consisted of 25 students from class IIIA. Data were obtained through a 20-item mathematics achievement test. Data analysis involved descriptive statistical techniques and inferential analysis using a paired sample t-test. The results indicated an improvement in the average score from 71.20 prior to treatment to 80.56 after the implementation of the STAD model. Statistical testing yielded a significance value of 0.000 at the 0.05 level, confirming a significant difference between pretest and posttest results. These findings suggest that the application of the STAD Cooperative Learning model effectively enhances students’ mathematics learning outcomes. ABSTRAKPembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait partisipasi siswa yang belum optimal, kemampuan kolaborasi yang kurang terasah, serta rendahnya pengembangan berpikir kritis dan sikap ilmiah. Kondisi tersebut ditemukan pada siswa kelas III SD Negeri Batursari 5 dan berdampak pada capaian hasil belajar matematika. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan model Cooperative Learning tipe Student Team Achievement Divisions (STAD), yang menekankan pembelajaran melalui kerja kelompok heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan model STAD terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan eksperimen menggunakan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas IIIA. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar matematika sebanyak 20 soal. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji inferensial berupa paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata siswa dari 71,20 sebelum perlakuan menjadi 80,56 setelah penerapan model STAD. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 pada taraf 0,05, yang menandakan adanya perbedaan bermakna antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran STAD memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas III.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MEMBUAT KOLASE DENGAN TINGKAT KREATIVITAS SISWA SANGGAR BIMBINGAN AT-TANZIL MALAYSIA Agustin, Clara Rizkina; Widayati, Sri; Sarwono, Ridha
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9650

Abstract

Creativity is an important aspect in student development that can be stimulated through art activities, one of which is collage making. However, studies on the relationship between collage making ability and students' creativity are still limited, especially in the guidance studio environment. This study aims to analyze the relationship between collage making ability and students' creativity at the At-Tanzil Guidance Studio in Malaysia. The study used a quantitative approach with a correlational design. All studio students were used as research subjects with a saturated sampling technique. Data were obtained through collage making practice tests and creativity questionnaires that had met the criteria for validity and reliability. Data analysis techniques were carried out using the Pearson Product Moment correlation test assisted by statistical software. The results of the study showed a positive and significant relationship between students' ability to make collages and their level of creativity. These findings indicate that collage making activities can be used as an effective learning alternative in developing creativity. This study is expected to contribute to educators in designing art learning activities oriented towards developing students' creative potential. ABSTRAKKreativitas merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa yang dapat distimulasi melalui kegiatan seni, salah satunya pembuatan kolase. Namun, kajian mengenai hubungan kemampuan membuat kolase dengan kreativitas siswa masih terbatas, khususnya pada lingkungan sanggar bimbingan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan membuat kolase dengan kreativitas siswa di Sanggar Bimbingan At-Tanzil Malaysia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Seluruh siswa sanggar dijadikan subjek penelitian dengan teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui tes praktik pembuatan kolase serta angket kreativitas yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment berbantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kemampuan siswa dalam membuat kolase dengan tingkat kreativitas yang dimiliki. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan membuat kolase dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pendidik dalam merancang kegiatan pembelajaran seni yang berorientasi pada pengembangan potensi kreatif siswa.
Peningkatan Literasi dan Edukasi Keterampilan Berbasis Kolaborasi untuk Anak Migran di Malaysia Agustin, Clara Rizkina; Aisyah, Listi; Widayati, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4122

Abstract

Kegitan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dasar dan keterampilan hidup anak-anak migran Indonesia di Malaysia melalui pendekatan pembelajaran kolaboratif. Program ini dilaksanakan di Sanggar Bimbingan At-Tanzil Alam Damai dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, pelatihan pendampingan iterasi, serta kegiatan keterampilan berbasis kolaborasi seperti membuat kerajinan tangan dan kegiatan  eksperimen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keaktifan dan rasa percaya diri anak-anak. Misalnya, melalui kegiatan eksperimen lemon volcano dan balon udara, anak-anak mulai memahami konsep sains sederhana secara kontekstual. Kegiatan keterampilan seperti membuat puding susu dan kerajinan botol bekas melatih koordinasi motorik serta kreativitas.