Permatasari, Shalsa Difa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Akurasi Diagnostik PHQ-2 dan PHQ-9 sebagai Instrumen Skrining Depresi di Layanan Primer: Systematic Literature Review Azenta, Moch. Tabriz; Ichsan, Burhanudin; Permatasari, Shalsa Difa; Salsabila, Nabila Mutia; Humaira, Nabila; Prawito, Chevalerie Daffa; Pramono, Natasya
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i3.1415

Abstract

Deteksi dini depresi di layanan primer membutuhkan instrumen skrining yang akurat sekaligus praktis. Tinjauan sistematis ini membandingkan akurasi diagnostik Patient Health Questionnaire-2 (PHQ-2) dan PHQ-9 untuk skrining depresi. Pencarian dilakukan di Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci terkait (publikasi 2020-2025). Seleksi menggunakan alur PRISMA dengan kriteria inklusi studi komparatif pada dewasa di layanan primer. Lima studi (6.500 subjek) dari berbagai populasi memenuhi kriteria. PHQ-9 menunjukkan sensitivitas lebih tinggi (0,88-0,90) dibandingkan PHQ-2 (0,75-0,80), dengan spesifisitas masing-masing 0,85 dan 0,78. PHQ-2 efektif untuk skrining awal dengan administrasi lebih cepat, sedangkan PHQ-9 memberikan evaluasi komprehensif untuk diagnosis definitif. Pendekatan bertingkat mengoptimalkan deteksi dini dengan menggunakan PHQ-2 sebagai skrining awal dilanjutkan PHQ-9 untuk evaluasi mendalam. Disarankan menggunakan pendekatan dua tahap (two-step screening): PHQ-2 untuk skrining cepat semua pasien, lalu lanjutkan PHQ-9 pada hasil positif untuk konfirmasi.