Remaja merupakan kelompok konsumen kosmetik yang besar namun rentan terhadap paparan produk ilegal dan informasi yang tidak tervalidasi di media sosial. Kurangnya literasi mengenai keamanan produk dapat berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Kegiatan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan literasi keamanan produk kecantikan pada siswa SMK Kesehatan Bantul melalui edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Kosmetik. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan desain evaluasi pre-test dan post-test melalui tahapan persiapan, pre-test, intervensi edukasi, dan post-test. Intervensi mencakup pemaparan materi dan diskusi interaktif tentang DAGUSIBU Kosmetik. Hasil evaluasi terhadap 18 peserta menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan secara signifikan dari 65,00±12,95 menjadi 95,56±7,05. Analisis uji Wilcoxon Signed Ranks menghasilkan nilai p = 0,000 (p 0,05), didukung dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,909 yang termasuk dalam kategori efektivitas tinggi. Simpulan dari kegiatan ini adalah edukasi DAGUSIBU Kosmetik efektif dalam meningkatkan domain kognitif siswa sebagai fondasi perilaku penggunaan kosmetik yang aman dan rasional. Program ini diharapkan dapat membangun kesadaran kritis remaja dalam menghadapi tren di era digital.
Copyrights © 2026