Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan Pengelolaan Sampah Home Industry Berbasis Partisipatif di Desa Munggu Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung I Made Suwitra Wirya; Ni Nyoman Rusmiati; I Ketut Budiasa; Sulistyo Adi Joko Saharjo; Ni Luh Sili Antari; Tiara Kusuma Dewi; Made Dwipa Negara; I Made Sudirman; Yohanes Imanuel Budi Hutomo
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2024: Penguatan Sumber Daya Desa dalam Mendukung Pengembangan Desa Wisata
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to improve environmental quality and create a friendly and healthy environment in Munggu Village, Mengwi District, Tabanan Regency. However, in practice, this goal has not been successfully achieved. The research employs a qualitative descriptive approach, with data collection techniques including participatory observation and structured interviews with participants and activity organizers. One of the causes of deteriorating environmental quality is waste. Improper waste disposal can lead to various problems for the community and the environment, such as public health issues, environmental pollution, and soil contamination, which may result in disasters. The lack of proper waste disposal is caused by a lack of awareness and knowledge of waste management among the community and insufficient attention from stakeholders to the waste management system. Munggu Village is a rural residential area with potential for sustainable local industry. However, this residential area still lacks a proper waste management system. The results of this activity indicate that waste management in home industries in Munggu Village can be carried out by understanding the types of waste, methods of separating each type of waste, waste management systems, and the benefits of processing waste into useful products.
Sosialisasi Anti Bullying Sebagai Upaya Pencegahan Tindakan Perundungan Bagi Siswa Sekolah Dasar di Desa Petak Dewa Ayu Diyah Sri Widari; Putu Agus Prayogi; I Ketut Sutapa; Desak Made Purnama Dewi; Komang Shintiya Nita Kristiana Putri; I Putu Bagus Suthanaya; I Ketut Budiasa
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2025: Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Lingkungan pendidikan memiliki peranan yang sangat krusial dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Menciptakan atmosfer yang positif di sekolah dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian yang baik untuk siswa, sehingga membantu proses belajar dalam lingkungan pendidikan. Namun, terdapat berbagai masalah yang terjadi di sekolah, termasuk tindakan kekerasan seperti bullying, baik secara verbal maupun fisik. Fenomena bullying atau perundungan bisa terjadi di berbagai tempat, termasuk dalam lingkungan pendidikan pada semua jenjang, mulai dari yang paling dasar hingga perguruan tinggi. Sebagai salah satu upaya dalam mencegah tindakan bullying di lingkungan sekolah, Universitas Triatma Mulya menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait dengan gerakan anti bullying sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Metode: Kegiatan sosialisasi dimulai dari tahap persiapan dengan melakukan observasi ke Sekolah Dasar yang berlokasi di Desa Petak, untuk menyampaikan jadwal pelaksanaan sosialisasi, memastikan dan menentukan lokasi, dan peserta kegiatan. Tahap pelaksanaan PkM merupakan waktu dimana kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah disusun bersama. Tahap sosialisasi dilaksanakan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil: Sosialisasi anti bullying sebagai upaya untuk pencegahan tindakan perundungan bagi siswa Sekolah Dasar di Desa Petak meningkatkan wawasan para siswa tentang bullying dan cara mencegah serta menghadapi tindakan bullying. Beberapa siswa memberikan peran aktif ketika berlangsungnya kegiatan sosialisasi seperti aktif dalam melakukan tanya jawab pada saat sesi diskusi. Selain sosialisasi, sebagai bentuk dukungan terhadap pencegahan perundungan, kegiatan juga dirangkai dengan deklarasi anti bullying. Pihak sekolah sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan mengharapkan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan berkelanjutan pada tahun berikutnya.