Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Al-Qur'an-Based Character Education In Facing The Moral Crisis Of The Younger Generation Muhammad Ryan Anwar
Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol 1 No 04 (2025): Al Hudaya: Jurnal Ilmu Al Quran dan Pendidikan
Publisher : Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The growing moral crisis among today's young generation demands an educational system capable of instilling moral and spiritual values as the foundation of character formation. Qur'an-based character education serves as a strategic solution in shaping students with noble character and integrity. This study aims to describe the implementation of Qur'an-based character education in shaping students' morality and to analyze its impact on their behavior and academic culture in higher education. The research employed a descriptive, qualitative method with a field study approach, collecting data through in-depth interviews with 15 students actively involved in Qur'anic mentoring activities. Thematic analysis was conducted to identify the process of internalizing Qur'anic values and their manifestation in campus life. The findings reveal that the most dominant internalized Qur'anic values include honesty (ṣidq), responsibility (amānah), discipline (iltizām), social care (ta'āwun), patience (ṣabr), and humility (tawāḍu'). These values play a significant role in shaping students' integrity, discipline, empathy, and social awareness. Furthermore, the implementation of Qur'anic values contributes to creating a more ethical, harmonious, and spiritually grounded academic culture. Therefore, Qur'an-based character education has proven effective in addressing the moral crisis among youth by fostering a balance between intellectual, emotional, and spiritual intelligence. This model is expected to produce a Qur'anic generation with noble character, strong social responsibility, and the ability to contribute positively to modern society.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Pembentukan Karakter Anti-Korupsi Pada Peserta Didik Muhammad Ryan Anwar; Rijal Rijal; Fajar Rasyid Pano; Wisnu Adi Kurniawan
Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 02 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) terhadap pembentukan karakter anti-korupsi pada peserta didik. Isu ini menjadi penting karena korupsi tidak hanya merupakan persoalan hukum dan moral, tetapi juga menunjukkan lemahnya pendidikan karakter di dunia pendidikan. Upaya menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas sejak dini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang beretika dan berintegritas tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan PjBL dapat berkontribusi terhadap pembentukan karakter anti-korupsi di lingkungan pendidikan, khususnya di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur primer dan sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, serta laporan penelitian yang relevan dengan topik pembelajaran berbasis proyek dan pendidikan karakter antikorupsi. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi hubungan antara penerapan PjBL dan penguatan nilai-nilai antikorupsi, termasuk kejujuran, tanggung jawab, serta integritas akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan kesadaran moral dan perilaku etis peserta didik. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan proyek yang menekankan transparansi, kolaborasi, dan refleksi diri menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai kejujuran dan tanggung jawab. Pembelajaran ini juga menciptakan lingkungan akademik yang mendorong keterbukaan dan partisipasi aktif dalam menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa PjBL merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk membangun karakter anti-korupsi di kalangan peserta didik. Hasilnya diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti dalam memperkuat integrasi pendidikan karakter berbasis proyek di berbagai tingkat pendidikan di Indonesia