Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kritik Byung-Chul Han terhadap Eksistensi Masyarakat Modern: Kehilangan Kedalaman dalam Dunia yang Terhubung Toat Haryanto; Ulfain Ulfain; Mubarok Fatahillah
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 11 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini berfokus pada kritik Byung-Chul Han terhadap eksistensi dalam masyarakat modern yang semakin terhubung melalui teknologi digital. Han mengemukakan bahwa dunia yang semakin terhubung mengarah pada hilangnya kedalaman dalam pengalaman hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak keterhubungan digital terhadap kualitas eksistensi manusia serta untuk mengkaji bagaimana kecepatan dan transparansi dalam masyarakat modern dapat mempengaruhi kedalaman pengalaman hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui kajian literatur yang mencakup analisis terhadap teori-teori Byung-Chul Han dan beberapa pemikir lainnya mengenai fenomena ini. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa masyarakat modern yang terhubung tanpa henti cenderung kehilangan ruang untuk introspeksi dan refleksi diri yang merupakan elemen penting dalam eksistensi manusia. Keterhubungan digital yang intens mengurangi kedalaman hubungan antar individu dan memicu perasaan keterasingan, meskipun secara fisik terhubung dengan banyak orang. Penelitian ini berkontribusi untuk memperjelas bagaimana teknologi dapat mempengaruhi kualitas hidup manusia dan mengingatkan akan pentingnya keseimbangan antara keterhubungan dan waktu untuk refleksi pribadi dalam mencapai kehidupan yang bermakna.
The Sociology of Religion: A Comparison of the Thinking of Emile Durkheim and Max Weber in Understanding the Role of Religion in Modern Society Ulfain Ulfain; Toat Haryanto; Mubarok Fatahillah; Husnul Hafidhoh
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i2.9159

Abstract

The background of this research focuses on the importance of understanding the role of religion in modern society, particularly through the thoughts of two major figures in the sociology of religion, Max Weber and Émile Durkheim. Although both agree that religion influences social structures, their views on its role differ significantly. The purpose of this study is to compare the thoughts of Max Weber and Émile Durkheim regarding the role of religion in modern society. The methodology used in this study is a qualitative approach with literature analysis, in which data are collected through the examination of works related to the theories of Weber and Durkheim, as well as relevant previous studies. The results show that Weber emphasized the role of religion in the formation of capitalism, while Durkheim focused on its role in creating social solidarity. Although they approach the issue in different ways, both agree that religion has a significant influence on the formation and organization of society. This research contributes to enriching the study of the sociology of religion by offering a new perspective for understanding the dynamics of religion in an increasingly complex and pluralistic modern society