Petrus Nugroho Djoko Santoso
Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN IBU BALITA DALAM PEMBUATAN PUDING LABU KUNING PLUS EXTRAC TEMULAWAK, PENILAIAN NAFSU MAKAN DAN BERAT BADAN ANAK BALITA DI KELURAHAN BENDAN KREGON KOTA PEKALONGAN Mardi Hartono; Supriyo Supriyo; Moh. Projo Angkasa; Zaenal Amirudin; Petrus Nugroho Djoko Santoso
Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NOVEMBER 2023 - APRIL 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlpm.v3i1.10793

Abstract

Latar Belakang : Nafsu makan yang kurang baik dapat menjadikan masalah yang penting pada anak terkait dengan proses pertumbuhan dan prkembangan anak. berbagai penelitian ilmiah sudah banyak yang membuktikan bahwa pengobatan tradisional banyak digunakan salah satunya adalah tanaman rimpang temulawak (Curcuma Xanthorrhiza). Kandungan minyak astiri pada temulawak memiliki efek koleretik yang dapat memperlancar sekresi empedu untuk mengemulsikan lemak sehingga serta dapat mempercepat penyerapan lemak di usus dan secara tidak langsung dapat mempercepat pengosongan lambung serta pencernaan.Tujuan : Pengabdian masyarakat bertujuan agar mahasiswa dan dosen dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan kesehatan, khususnya kesehatan Ibu dan Anak dalam membantu mengatasi permasalahan pertumbuhan dan perkembangan pada anak balita.Metode Pengabdian : Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, tutorial, simulasi dan pendampingan pada lansia yang nantinya hasilnya dapat diimplementasi kepada Ibu Balita untuk dapat menjaga dan meperbaiki nafsu makan anak yang bermanfaat terhadap Tumbuh Kembang Anak balita.Hasil Pengabdian : Tercapainya kemampuan Ibu Balita dalam menilai Nafsu Makan pada anak, dan dapat membuat makanan tambahan pada anak yang dapat meningkatkan nafsu makan pada anak balita dengan membuat puding labu kuning plus extrac temulawak.Simpulan : Kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Bendan Kregon dapat terlaksana, dan setelah Peserta di Evaluasi, Ibu Balita dapat memahami cara membuat Puding Plus extrac temulawak dan dapat mempraktekan cara menilai nafsu makan pada anakKata Kunci : Puding Labu Kuning, Extrac Temulawak, dan Nafsu Makan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN KEGAWATDARURATAN GANGGUAN JIWA Zaenal Amirudin; Indar Widowati; Petrus Nugroho Djoko Santoso; Yuniske Penyami; Sudirman Sudirman
Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): MEI 2024 - OKTOBER 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlpm.v3i2.11474

Abstract

Latar Belakang : Prevalensi gangguan jiwa di masyarakat semakin tahun semakin meningkat. Pertolongan masalah kesehatan mental sejak awal yang terjadi di masyarakat banyak dilakukan bukan oleh tenaga kesehatan jiwa profesional. Kader kesehatan jiwa merupakan perpanjangan tangan dari pelayanan kesehatan yang memiliki peran penting dalam penanganannya, sebab keberadaannya lebih dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk mengoptimalkan tingkat pengetahuan mereka.Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan dan mengoptimalisasi pengetahuan keluarga dan kader kesehatan jiwa tentang pertolongan pertama kegawatdaruratan psikiatri di masyarakat pada ODGJ.Metode: Metode Program ini diberikan kepada 10 orang anggota keluarga yang memiliki ODGJ dan 30 Orang Kader Kesehatan Jiwa, Kegiatan yang dilakukan selama 1 bulan meliputi 3 (Tiga) tahap yaitu tahap persiapan dimulai dengan melakukan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum diberikan pelatihan, tahap pertolongan pertama pada kegawatdaruaratan psikiatri , yang terakhir tahap evaluasi pengukuran pengetahuan setelah diberikan pelatihan.Hasil Kegiatan: Hasil dari gambaran yang terjadi peningkatan pengetahuan pada 20 orang dari tingkat pengetahuan sangat baik, 8 orang cukup baik, dan 2 orang kurang.Kesimpulan: Kesimpulan melalui kegiatan yang terjadi optimalisasi peningkatan tingkat pertolongan pertama pada kegawatdaruratan psikiatri, Kegiatan ini direkomendasikan untuk program berkelanjutan bagi keluarga maupun kader kesehatan jiwa di masyarakat.
Pelatihan Dan Pendampingan Kader Kesehatan Tentang Pengelolaan Hypertensi Pada Lansia Dengan Senam, Diet, Pemanfaatan Minyak Zaitun, and Extrac Bawang Putih Di Kelurahan Bendan Kergon Kota Pekalongan Mardi Hartono; Supriyo Supriyo; Moh Projo Angkasa; Indar Widowati; Petrus Nugroho Djoko Santoso
Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlpm.v4i1.12400

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastolic diatas 90 mmHg (Ruhyanudin, 2007). Penyakit hipertensi digolongkan sebagai the silent killer karena umumnya tidak memiliki gejalaawal tetapi dapat menyebabkan penyakit jangka panjang dan komplikasi yang berakibat fatal seperti timbulnya penyakit jantung, stroke, danginjal (Sheps, 2005). Hypertensia adalah penykit kronis utama yang banyakdiderita kelompok usial anjut. Tujuan: Pengabdian masyarakat bertujuan agar mahasiswa dan dosen dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan kesehatan, khususnya kader kesehatan dalam meningkatkan kemampuannya dalam pengelolaaan hypertensi pada lansia. Metode Pengabdian: Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, tutorial, simulasi dan pendampingan pada kader kesehatan yang nantinya hasilnya dapat diimplementasi kepada lansia yang menderita hypertensi. untuk dapat menjaga dan meperbaiki tekanan darahnya yang bermanfaat terhadap kesehatan lansia. Hasil Pengabdian: Tercapainya kemampuan Kader Kesehatan dalam mendapatkan pengetahuan dan Memahami pentingnya penerapan diet dan senam lansia serta memahami manfaat penggunaan minyak zaitun dan bawang putih untuk pengelolaan hipertensi.Simpulan: Kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Bendan Kregon dapat terlaksana, dan setelah Peserta di Evaluasi, Kader Kesehatan dapat memahami manfaat diet, senam lansia dan penggunaan minyak zaitun dan bawang putih untuk kesehatan pada lansia dengan hipertensi. Kata Kunci: Hypertensi, Senam, Diet, Minyak Zaitun dan Extrac Bawang PutihÂ