Hudinoto Eko Yudyarto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI DAN PEMERIKSAAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA YANG BERESIKO STUNTING DI WILAYAH KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Nur Cholis; Agus Mulyadi; Hudinoto Eko Yudyarto
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 1 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i1.12042

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil, yang berpotensi meningkatkan risiko stunting. masalah pertumbuhan yang dapat berpengaruh pada perkembangan janin. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan anemia dan stunting, serta melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi anemia secara dini di ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan di Balaidesa Kelurahan Bandung Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal pada 19 Juni 2024, melibatkan kolaborasi dengan pihak kelurahan dan kader kesehatan setempat. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, serta pemeriksaan darah sederhana untuk mengetahui tingkat hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya asupan gizi, penggunaan suplemen, dan pola makan sehat dalam mencegah anemia. Selain itu, pemeriksaan yang dilakukan menunjukkan sejumlah ibu-ibu yang mengalami anemia, yang kemudian dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Diharapkan program ini dapat secara signifikan berkontribusi dalam upaya pencegahan anemia dan stunting di komunitas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gizi. Keberlanjutan program ini akan sangat bergantung pada dukungan dan kerjasama antara masyarakat, pihak kesehatan, dan lembaga terkait.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DI KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Hudinoto Eko Yudyarto; Didi Hermawan; Sadar Prihandana
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 3 No. 1 (2026): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v3i1.14830

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu strategi utama dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mencegah berbagai penyakit menular maupun tidak menular. PHBS mencakup berbagai praktik sehari-hari, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan sehat, dan menerapkan pola hidup bersih dan aman. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai praktik PHBS dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan, mulai dari infeksi saluran pencernaan, penyakit kulit, hingga penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya PHBS melalui edukasi kesehatan yang sistematis dan menarik. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan menggunakan media presentasi, leaflet edukatif, diskusi interaktif, serta demonstrasi praktik PHBS secara langsung. Pendekatan ini diharapkan dapat memudahkan peserta memahami dan menerapkan prinsip PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan pada masyarakat di kelurahan bandung kota tegal dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang, yang dipilih secara representatif dari berbagai kelompok usia. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test, untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta setelah menerima edukasi kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan mengenai praktik PHBS, termasuk kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan makanan yang dikonsumsi. Dengan demikian, edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai PHBS. Implementasi rutin edukasi semacam ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku jangka panjang, mengurangi risiko penyakit, dan mendukung tercapainya masyarakat yang lebih sehat serta produktif.