Nur Cholis
Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN PUTUS OBAT PENDERITA TBC DENGAN PENDAMPINGAN KELUARGA DAN AKKUPRESSURE UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH ATAU PENURUNAN NAFSU MAKAN DI KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Deddy Utomo; Nur Cholis; Hudinoto Yudyarto
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i2.11794

Abstract

Salah satu dari 10 penyebab kematian teratas di dunia saat ini adalah tuberkulosis paru atau yang dikenal dengan TB Paru. Terdapat 10 juta orang diseluruh dunia menderita TB Paru pada tahun 2017, dan terdapat 1,6 juta orang yang meninggal karena penyakit tersebut. Dengan masing-masing 62% kasus, Asia Tenggara dan Pasifik Barat memiliki tingkat TB Paru tertinggi, diikuti oleh Afrika dengan 25% kasus. Dalam laporan terbaru, 30 negara menyumbang 87% infeksi TB Paru, dengan India, Filipina, Pakistan, Nigeria, Bangladesh, Afrika Selatan, dan Indonesia menyumbang dua pertiga dari kasus ini.  Permasalahan pengobatn TB Paru mengunakan obat anti tuberculosis (OAT) terdiri dari beberapa antibiotiK yang rata-rata memiliki efek samping mual , muntah dan penurunan nafsu makan, masyarakt mengangap obat tersebut tidak cocok dengan dirinya sehingga banyak dari mayarakat yang memutuskan untuk berhenti minum obat.  Metode   yang     digunakan  adalah  Edukasi,  pelatihan dan pendampingan kader kesehatan  dan keluarga sebagai role model dan  change  agent di  masyarakat untuk   meningkatkatkan    pengetahuan  dan  kemampuan dan perubahan perilaku untuk tidak putus obat. Salah satu upaya menagatasi mual muntah dan penurunan nafsu makan yaitu dengan akkupressure . . Hasil  peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat untuk mengatasi mual dan muntah saat konsumsi OAT.. Kesimpulan Putus obat TBC disebabkan banyak factor diperlukan upaya-upaya untuk tidak terjadi putus obat salah satunya dengan pendekatan akupressur dan pendampingan keluarga
EDUKASI DAN MENINGKATKAN KEWASPADAAN MASYARAKAT UNTUK MENCEGAH MATARANTAI PENULARAN COVID 19 PADA MASYARAKAT DEBONG KULON KOTA TEGAL Nur Cholis; Agus Mulyadi
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i2.11795

Abstract

Covid19 adalah virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat mengingeksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fata. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar masyarakat kususnya kader kesehatan dapat memahami dan memiliki kemampuan dalam penanganan dini kejang demam pada anak. Metode yang digunakan adalah active and participatory learning melalui beberapa tahap, yaitu sosialisai; pelaksanaan yang terdiri dari observasi tingkat pengetahuan melalui pretest, memberikan pelatihan melalui materi klasikal dan praktek terkait kejang demam pada anak dan penanganan dini kejang demam serta cara pencegahan, dan postest; pendampingan dan evaluasi.  Hasil evaluasi pretest dan postest setelah dilakukan pelatihan berupa materi dan praktek kepada masyarakat di kelurahan debong kulon terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan. Sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingan sebagian besar mempunyai pengetahuan kurang yaitu 50% dan hanya sebagian kecil yang mempunyai pengetahuan baik yaitu sebesar 15%. Setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan sebagian besar mempunyai pengetahuan yang baik yaitu 50% dan hanya sebagian kecil yang kurang yaitu 10%.
EDUKASI DAN PEMERIKSAAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA YANG BERESIKO STUNTING DI WILAYAH KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Nur Cholis; Agus Mulyadi; Hudinoto Eko Yudyarto
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 1 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i1.12042

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil, yang berpotensi meningkatkan risiko stunting. masalah pertumbuhan yang dapat berpengaruh pada perkembangan janin. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan anemia dan stunting, serta melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi anemia secara dini di ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan di Balaidesa Kelurahan Bandung Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal pada 19 Juni 2024, melibatkan kolaborasi dengan pihak kelurahan dan kader kesehatan setempat. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, serta pemeriksaan darah sederhana untuk mengetahui tingkat hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya asupan gizi, penggunaan suplemen, dan pola makan sehat dalam mencegah anemia. Selain itu, pemeriksaan yang dilakukan menunjukkan sejumlah ibu-ibu yang mengalami anemia, yang kemudian dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Diharapkan program ini dapat secara signifikan berkontribusi dalam upaya pencegahan anemia dan stunting di komunitas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gizi. Keberlanjutan program ini akan sangat bergantung pada dukungan dan kerjasama antara masyarakat, pihak kesehatan, dan lembaga terkait.
PENINGKATAN KEWASPADAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA ANGIN PUTING BELIUNG MELALUI PENGUATAN LITERASI MITIGASI DI KECAMATAN MARGADANA KOTA TEGAL Nur Cholis; Agus Mulyadi; Sadar Prihandana; Gayuh Siska Laksanano
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i2.14318

Abstract

Puting beliung adalah sebuah fenomena angin berputar dengan kecepatan lebih dari 60-90 km/jam yang berlangsung sekitar 5-10 menit yang diakibatkan adanya perbedaan tekanan yang besar dalam area dengan skala kecil yang terjadi di sekitar awan cumulonimbus. Cuaca ekstrem adalah kondisi cuaca dimana pengamatan unsur-unsur cuaca yang teramati melebihi ambang batas yang telah ditetapkan dan pada umumnya dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi. Potensi ancaman/bahaya yang begitu banyak, khususnya di Indonesia merupakan tantangan baik bagi pemerintah maupun masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan manajemen bencana yang baik. Peran aktif pemerintah dalam manajemen bencana ditunjukkan dengan membentuk BNPB dan BPBD hingga tingkat kota/kabupaten. Selain peran aktif pemerintah, hal yang sangat penting adalah kerjasama masyarakat di kawasan rawan bencana.