Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Manajemen Komunikasi Pemasaran antara Lembaga Zakat (Amil) kepada Penerima Zakat (Mustahik) Habib Ismail; Farid Aji Prakosa; Khusnul Amalin
Jurnal Simki Economic Vol 8 No 2 (2025): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v8i2.1168

Abstract

Indonesia has great potential in collecting zakat as a country with the largest Muslim population. However, its distribution is still predominantly consumptive and has not been optimal in improving the welfare of mustahik. This study aims to determine the marketing communication management carried out by the Indonesian Zakat Initiative (IZI) Yogyakarta in the "Lapak Berkah" program in collaboration with the Baitul Maal Foundation (YBM) PLN UP3 Yogyakarta. This program distributes productive zakat in the form of business capital assistance to mustahik. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. Data analysis techniques are carried out through observation, interviews, and documentation to evaluate the effectiveness of the communication strategy implemented. The results of the study indicate that the marketing communication management implemented by IZI is effective in delivering the program to mustahik. Success factors include intensive communication, ongoing mentoring, and transparency in the selection process. This program not only provides financial assistance, but also equips mustahik with business skills, so that they can improve their standard of living. Overall, this program contributes to the transformation of mustahik into muzakki in the future through a sustainable productive zakat approach.
Digital Visibility Institusi Pendidikan Tinggi: Analisis Praktik Komunikasi Kampus melalui Instagram Berdasarkan Data Instagram Professional Dashboard Khusnul Amalin; Habib Ismail Ismail; M. Zulfi Ifani; Sunan Hanif Ismail; Syira Riyanisa Pratama Shinta; Nurdini Tsabitul Chusna
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol. 8 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v8i1.877

Abstract

This study analyzes the digital visibility of higher education institutions on Instagram as a socially constructed process shaped by platform logic. Drawing on digital visibility studies, platform studies, and the sociology of communication, Instagram is conceptualized not merely as a communication medium but as a non-human actor that actively structures institutional visibility through algorithmic mechanisms and performance metrics. The study employs data from Instagram Professional Dashboard, including reach, impressions, and engagement, to examine the relationship between institutional communication practices and the technological architecture of the platform within a competitive digital public sphere.  The findings indicate that digital visibility is neither neutral nor fully controllable by institutions, but emerges through ongoing negotiation between organizational strategies, algorithmic preferences, and audience responses. Audiovisual and human-centered content tends to achieve higher visibility than formal informational posts, illustrating the selective nature of visibility in the digital attention economy. Furthermore, high reach does not necessarily correspond with meaningful engagement, suggesting that visibility on social media is often temporary and superficial. From a sociological perspective, the study reveals an asymmetrical power relationship between higher education institutions and social media platforms. While Instagram enables expanded public presence, institutions become increasingly dependent on platform-driven metrics and logics of attention, placing them in a paradoxical position. This study contributes to digital visibility and institutional communication scholarship by offering a critical understanding of social media as a structured, negotiated, and power-laden media environment shaping contemporary campus communication practices.
Digital Resilience among Early Adolescents: An Exploratory Study of Communication Patterns and Digital Literacy in Social Media Noor Afy Shovmayanti; Khusnul Amalin
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol. 13 No. 1 (2026): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/8zzhm662

Abstract

The rapid proliferation of social media has fundamentally reshaped how early adolescents engage in communication, identity construction, and social learning. Despite growing scholarly attention to adolescents’ digital practices, limited research has examined how communication patterns within closed messaging platforms, such as WhatsApp, function as mechanisms for developing digital resilience among early adolescents aged 10–13 years. This gap is critical, given their heightened vulnerability to online risks due to still-developing emotional regulation and digital awareness. This study aims to address this gap by examining how digital resilience is shaped through everyday communication practices in a semi-urban context in Klaten, Indonesia. Employing a qualitative exploratory design, data were collected from 26 participants through demographic surveys, in-depth interviews, and digital ethnography. The findings reveal that digital resilience is an emergent, relational process shaped by the interplay of self-regulation, evolving privacy awareness, informal behavioural norms, and sustained external mediation from parents and teachers. Notably, WhatsApp group interactions function as micro-social ecosystems where emotional regulation, empathy, and adaptive communication strategies are negotiated and practised. This study advances the conceptualisation of digital resilience as a communication-driven developmental competence and underscores the importance of dialogic digital parenting and context-sensitive literacy interventions in fostering adaptive digital engagement
Manajemen Komunikasi Pendidikan Seksual Anak Usua Dini di Wilayah Rural Urban Khusnul Amalin; Rahmawati Rianti Sari; Noviadry Nur Tamtama; Linda Trilestari
ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/analogi.v2i1.913

Abstract

Manajemen komunikasi adalah aspek penting dalam berkehidupan sosial. Segala kegiatan dan aktivitas membutuhkan manajemen komunikasi. Tanpa ada manajemen komunikasi maka tidak akan terbentuk suatu sistem sosial nyaman. Demikian juga dalam sebuah pola asuh dan pola didik dalam keluarga, manajemen komunikasi adalah kunci keberhasilannya. Terlebih dalam era yang serba tidak menentu, informasi tersebar tanpa ada bendungan, berbagai jenis informasi yang berkonotasi negatif akan menjadi suatu ancaman bagi proses pola asuh orang tua ke anak. Demikian juga terbuka lebar adanya bentuk kejahatan yang bisa terjadi dimanapun dan kapanpun, salah satunya adalah pelecehan seksual. Kasus yang sering terjadi dan semakin tahun angka kasusnya semakin meningkat. Disini peran orangtua sangat utama dalam pencegahannya dengan meningkatkan kesadaran anak terhadap kejahatan seksual. Namun upaya edukasi terhadap anak bisa tidak berhasil saat mengabaikan manajemen komunikasinya. Terutama masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah rural urban. Wilayah antara kota dan desa, dimana perpaduan karakter yang terbuka telah masuk pada wilayah kemampuan mentalnya masih belum siap. Manajemen komunikasi diharapkan menjadi jalan yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada anak.
Analisis Sentimen Partai PKS dalam Media Sosial Di Era Pemilu Azzahra Miftahul Jannah; Nur Budi Sholekhah; Nurul Qhoirina; Khusnul Amalin; Farid Aji Prakosa
ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/analogi.v2i2.1015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen negatif masyarakat terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di media sosial pada pemilu 2024. Dengan pesatnya pertumbuhan media sosial, peran platform-platform tersebut dalam membentuk opini publik menjadi semakin penting, terutama dalam konteks politik. Pendekatan kualitatif mengumpulkan data dari berbagai platform media sosial seperti Twitter, dan Tiktok dengan menggunakan metode pengumpulan data online. Selain itu, ini juga akan mencakup survei online untuk lebih memahami persepsi dan sikap masyarakat terhadap partai PKS pada masa pemilu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika politik dan opini publik di era digital serta memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai peran media sosial dalam proses politik.
McDonald’s Indonesia Dalam Mengembalikan Kepercayaan Masyarakat Ladyva Aurellia Calista; Adela Riyandini; Pramesti Windasari; Khusnul Amalin
ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/analogi.v2i2.1017

Abstract

McDonald's merupakan Perusahaan makanan cepat saji dari Amerika yang merupakan restoran cepat saji terbesar di dunia. Hingga saat ini telah memiliki ribuan restoran yang tersebar di lebih dari 100 Negara, salah satunya Indonesia. McDonald’s mengalami krisis ekonomi terlebih McDonald’s Indonesia, karena akibat adanya isu bahwa McDonald’s mendukung terjadinya Genosida Israel terhadap Palestina. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui manajemen komunikasi yang dilakukan McDonald’s Indonesia dalam mengambil hati dan mengembalikan kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap isu yang tengah dibicarakan tentang dukungan genosida. Riset ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif Teknik pengumpulan data dilakukan dengan model observasi analisis berdasarkan konten instagram McDonald’s Indonesia. Hasil penelitian dari identifikasi ini menunjukkan bahwa McDonald’s Indonesia menggunakan strategi komunikasi dan kebijakan yang berfokus pada transparansi, tanggung jawab sosial perusahaan, dan kemitraan dengan pihak terkait untuk mengatasi dampak dari isu tersebut
Circular Model of SOME dalam Komunikasi Korporasi MYLK di Media Sosial Instagram Linda Tri Lestari; Kevin Rohman Nurfauzi; Khusnul Amalin
ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/analogi.v2i2.1026

Abstract

Penggunaan media social bagi perusahaan untuk melakukan branding dan marketing (pemasaran) untuk meningkatkan jumlah penjualan melalui jumlah pengikut yang banyak di media social nya. Media social yang kini sering sekali digunakan oleh generasi masa ini adalah media social instagram. Media Komunikasi koorporasi yang biasanya diggunakan bagi personal atau kelompok dalam sebuah perusahaan salah satunya adalah instagram. Perusahaan Mylk merupakan salah satu yang menggunakan media social instagram sebagai sarana untuk berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara peningkatan follower media sosial Instagram dan peningkatan penjualan. Penggunaan metode dalam penelitiann ini adalah metode kualitatif. Penggunaan metode ini peneliti melakukan pengumpulan data dari hasil observasi media social instagram @mylk.almond dan wawancara kepada manajer mylk yang menggelola media sosialnya. Data yang dikumpulkan berupa kata-kata dan juga berupa gambar. Data ini diperoleh dari observasi analisis menggunkan model dari The Circular Model of Some pada media social instagaram @mylk.almond dan naskah wawancara yang sudah dilakukan. Penelitian ini menghasilkan bahwa perusahaan Mylk menggunakan “Instagram” sebagai media untuk melakukan komunikasi dengan para pelanggan sehingga proses komunkasi korporasi guna branding dan marketing perusahaan bisa membantu peningkatan jumlah followers di media social @mylk.almond yaitu mencapai 20 ribu lebih pengikut di instagram yang pada akhinya akan memperngaruhi peningkatan pada penjualan Mylk. Melalui branding dan juga marketing perusahaan mylk di media sosial instagram terbukti juga mempengaruhi peningkatan jumlah penjualan mylk dilihat dari jumlah pelanggan yang memberikan review serta feedback setelah melakukan pembelian produk di media social seperti instagram story yang di repost oleh @mylk.almond yang terus bertambah. Hal tersebut juga di sampaikan oleh manajer Mylk dalam proses wawancara.