Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Primipara Rut Yohana Girsang
JWHM : Journal of Women's Health and Midwifepreneurship Vol. 2 No. 1 (2026): JWHM
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction menyusui merupakan faktor penting bagi kesehatan bayi, namun ketidaklancaran pengeluaran ASI masih menjadi permasalahan umum pada ibu primipara, terutama pada masa awal postpartum. Produksi ASI yang tidak mencukupi dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif serta meningkatkan risiko kesehatan pada bayi. Diperlukan intervensi non-farmakologis yang aman, berbiaya rendah, dan mudah diterapkan untuk mendukung keberhasilan menyusui. Pijat oksitosin telah diusulkan sebagai metode yang efektif untuk merangsang pelepasan oksitosin endogen sehingga memfasilitasi pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu primipara. Methood Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest yang dilaksanakan di Puskesmas Cimanggis, Depok. Sebanyak 25 ibu primipara yang mengalami ketidaklancaran pengeluaran ASI dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Kelancaran pengeluaran ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi pijat oksitosin menggunakan lembar observasi terstruktur dan kuesioner. Result Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Sebelum intervensi, 68% responden mengalami pengeluaran ASI tidak lancar dan 32% cukup lancar, sedangkan setelah intervensi seluruh responden (100%) menunjukkan pengeluaran ASI lancar. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (p < 0,05). Conclution Temuan ini menunjukkan bahwa pijat oksitosin merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif untuk meningkatkan kelancaran pengeluaran ASI pada ibu primipara.
Pemeriksaan Kesehatan Berbasis Posbindu Sebagai Strategi Pencegahan Penyakit Pascabanjir Di Martubung Rut Yohana Girsang; Dilma&#039;aarij Agustia
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/pkk78273

Abstract

Banjir yang terjadi di wilayah Martubung menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan masyarakat akibat kondisi lingkungan yang tidak higienis dan terbatasnya akses pelayanan kesehatan setelah bencana. Permasalahan utama mitra adalah belum optimalnya pelaksanaan pemeriksaan kesehatan yang terstruktur dan berbasis masyarakat sehingga deteksi dini penyakit belum maksimal. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan berbasis Pos Pembinaan Terpadu sebagai upaya pencegahan penyakit pascabanjir. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan deteksi dini masalah kesehatan, memberikan edukasi kesehatan, serta memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kesehatan secara mandiri. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, simulasi, dan praktik langsung melalui pendekatan lima meja yang terdiri dari registrasi, anamnesa, pemeriksaan kesehatan, pemberian terapi, serta edukasi dan konseling. Kegiatan dilaksanakan di posko banjir Martubung dengan melibatkan 55 peserta. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta tidak memiliki riwayat penyakit, namun ditemukan beberapa kasus tekanan darah tinggi dan gangguan kesehatan ringan seperti penyakit kulit. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan dan pencegahan penyakit, sehingga efektif sebagai upaya promotif dan preventif pascabanjir.