Amelia Damayanti Khairunnisa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Supervisi Klinis dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Dasar Amelia Damayanti Khairunnisa; Hariyati, Nunuk; Wulandari, Ayu
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3554

Abstract

Kinerja guru sekolah dasar masih menjadi permasalahan penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran, sehingga diperlukan pendekatan supervisi yang mampu mendorong perbaikan kinerja secara berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah supervisi klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis efektivitas supervisi klinis dalam meningkatkan kinerja guru sekolah dasar, aspek kinerja guru yang dipengaruhi, serta pola dan konteks penerapannya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada prosedur PRISMA. Data diperoleh dari 15 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2025 dan ditelusuri melalui Google Scholar dan Crossref menggunakan aplikasi Publish or Perish. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi klinis terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja guru sekolah dasar, terutama pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran di kelas, dan evaluasi hasil belajar. Supervisi klinis yang dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, observasi, refleksi, dan tindak lanjut mampu mendorong perbaikan kinerja guru melalui umpan balik yang konstruktif dan dialog profesional. Selain itu, supervisi klinis diterapkan dalam berbagai konteks sekolah dan model pelaksanaan, baik secara individu maupun kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa supervisi klinis merupakan strategi supervisi yang relevan dan efektif untuk meningkatkan kinerja guru sekolah dasar.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Manajemen Kurikulum Program Bahasa Inggris: Studi Kasus di MA Billingual Junwangi Krian Fatkhiyatur Rizkiyah; Amelia Damayanti Khairunnisa; Mohammad Nuruddhalam Bakri; Bachtiar Sjaiful Bachri; Ima Widiyanah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3558

Abstract

Manajemen kurikulum merupakan suatu sistem perencanaan yang mencakup penentuan isi, tujuan, dan capaian yang hendak diwujudkan oleh satuan pendidikan. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, manajemen kurikulum bahasa Inggris menjadi penting mengingat statusnya sebagai mata pelajaran wajib. Penguasaan bahasa Inggris secara akurat dan fasih membuka peluang bagi peserta didik untuk berkomunikasi, bertukar gagasan, serta membangun jejaring dalam lingkup pendidikan dan profesional di tingkat global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum Program Bahasa Inggris dalam kerangka implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan melalui Sanggar Bahasa Internasional (SBI) di MA Bilingual Junwangi Krian. Kajian difokuskan pada empat fungsi utama manajemen kurikulum, yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus yang bersifat deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama penanggung jawab program, guru bahasa Inggris, dan peserta didik, observasi nonpartisipatif, serta telaah dokumen terkait rancangan dan pelaksanaan kurikulum. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menelusuri keterkaitan antar fungsi manajemen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum Program Bahasa Inggris diarahkan pada pengembangan kompetensi kebahasaan dan pembentukan karakter peserta didik yang sejalan dengan nilai-nilai serta visi madrasah. Pengorganisasian kurikulum difokuskan pada penguatan keterampilan berbahasa dan pengembangan potensi peserta didik. Pelaksanaan kurikulum diintegrasikan ke dalam Kurikulum Nasional dan lingkungan pesantren melalui pembiasaan berbahasa serta berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Sementara itu, evaluasi kurikulum dilakukan secara formatif dan sumatif melalui sistem penilaian yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa manajemen kurikulum Program Bahasa Inggris melalui Sanggar Bahasa Internasional berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kompetensi berbahasa peserta didik. Meskipun demikian, diperlukan penguatan dalam aspek pengendalian dan evaluasi guna menjamin keberlanjutan serta efektivitas program dalam kurun waktu lama.