Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemetaan Penggunaan Model Numerik Pada Perairan Indonesia : Sebuah Tinjauan Sistematis Al-Ghifari, Najwan; Ghofari, Miftahul Akhyar; Assyiffa, Siti Fatma; Satriawan, Erian Febri
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/fy3fe789

Abstract

Perairan Indonesia memiliki karakteristik yang sangat kompleks akibat interaksi berbagai dinamika laut, atmosfer, dan daratan sehingga menimbulkan beragam permasalahan yang perlu dipahami secara mendalam, mulai dari pola arus, perambatan gelombang, hingga penyebaran pencemar. Kompleksitas tersebut menuntut penggunaan pendekatan ilmiah yang mampu memberikan gambaran prediktif, salah satunya adalah pemodelan numerik. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis perkembangan penggunaan model numerik dalam kajian perairan Indonesia dengan periode publikasi tahun 2009 hingga 2024. Metode penelitian dilakukan melalui telaah literatur dengan pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis. Pencarian data dilakukan menggunakan perangkat lunak pencari artikel ilmiah dan menggunakan basis data Scopus. Langkah awal memperoleh 711 publikasi yang relevan, kemudian setelah dilakukan proses penghapusan artikel ganda jumlah artikel berkurang menjadi 614, dan setelah penyaringan berdasarkan judul, penulis pertama, serta abstrak, diperoleh 206 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi yaitu penelitian dengan penulis pertama berasal dari Indonesia dan lokasi penelitian berada pada wilayah perairan Indonesia. Hasil peninjauan literatur menunjukkan bahwa model numerik banyak digunakan untuk mempelajari dinamika arus laut, simulasi gelombang, dan analisis penyebaran polutan. Meskipun frekuensi penggunaan model numerik terus meningkat dari tahun ke tahun, beberapa keterbatasan masih dihadapi, terutama terkait keterbatasan data lapangan jangka panjang, penerapan model di wilayah terpencil, serta integrasi dengan kebutuhan praktis dalam pengelolaan pesisir dan laut. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa model numerik telah menjadi instrumen penting dalam penelitian perairan di Indonesia, namun arah pengembangannya ke depan masih perlu memperhatikan penguatan basis data observasi, integrasi dengan disiplin lain, serta pemanfaatan untuk mendukung kebijakan pengelolaan sumber daya laut secara lebih berkelanjutan.
Analisis Komparatif Metode FFT Dan Least Squares Dalam Penentuan Komponen Pasang Surut Di Perairan Indonesia Al-Ghifari, Najwan; Budiarsa, Anugrah Aditya; Ritonga, Irwan Ramadhan; Riza, Muhammad; Sihotang, Zetsaona; Mandang, Idris
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v9i1.103907

Abstract

This study evaluates the performance of Fast Fourier Transform (FFT) and Least Squares (LS) methods in tidal analysis across four strategic locations representing Indonesia's diverse tidal regimes: Belitung, Bontang, Melonguane, and Natuna. Eight principal tidal components (O1, K1, M2, S2, N2, K2, P1, Q1) were analyzed. The results demonstrate that the Least Squares method is significantly superior, achieving an RMSE reduction of 79.2% to 94.0% compared to FFT. While tidal classifications based on Formzahl numbers remained consistent across both methods—identifying diurnal types in Belitung and mixed-prevailing semidiurnal types elsewhere—the LS method provided more precise harmonic constants. These findings recommend the LS method for high-accuracy operational tidal modeling and sea-level prediction in Indonesian waters.
Pengaruh ENSO terhadap Curah Hujan Tahunan di Wilayah Urban Balikpapan Berdasarkan Oceanic Niño Indeks Periode 1995–2024 Valennur, Muhammad Audric; Hidayat, Rafli Akbar; Anargya, Daniswara Alief Aydin; Budiarsa, Anugrah Aditya; Al-ghifari, Najwan
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v9i1.104008

Abstract

Global climate variability, particularly the El Niño–Southern Oscillation (ENSO), influences rainfall patterns in tropical regions, including Indonesia. Balikpapan City, as a coastal urban area, is highly vulnerable to changes in rainfall, while studies linking the ENSO index to local-scale rainfall remain limited. This study aims to analyze the relationship between ENSO variability and annual rainfall in the urban area of Balikpapan. The data used included annual rainfall from the Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Class I BMKG Station and the Oceanic Niño Index (ONI) issued by the National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) during the period 1995–2024. ENSO variability is represented by annual extreme ONI values and analyzed using descriptive statistics and Pearson's correlation. The results show that annual rainfall in Balikpapan City tends to decrease during the El Niño phase and increase during the La Niña phase, although this pattern is not always consistent from year to year. Pearson correlation analysis shows a weak relationship between ENSO and annual rainfall, with a coefficient of determination (R²) value of 0.0365. These findings indicate that ENSO plays a role as one of the factors controlling rainfall variability in Balikpapan City, but it is not the sole dominant factor, so the influence of regional and local climate processes also needs to be considered.