Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemberdayaan Petani oleh Nahdlatul Ulama di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Melalui Pendekatan Analisis SWOT Pamuji, Pamuji; Rahab, Rahab; Subagyo, Yusuf; Masrukin, Masrukin; Wulan , Tyas Retno
Journal of Business, Social and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Business, Social and Technology
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jbt.v7i1.585

Abstract

Latar belakang: Pertanian di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan. Meskipun demikian, petani di daerah ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan lahan, ketergantungan pada pupuk kimia, dan pola pemasaran yang merugikan. Nahdlatul Ulama (NU) sebagai lembaga sosial keagamaan berperan aktif dalam pemberdayaan petani melalui pelatihan dan pengembangan kapasitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi pemberdayaan yang dilakukan NU dan merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Metode: Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan responden kunci, analisis faktor internal dan eksternal, serta pendekatan SWOT. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif-analitis dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 21 informan dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam kegiatan pemberdayaan NU. Data divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan NU terletak pada dukungan masyarakat dan infrastruktur pertanian yang baik, sementara kelemahan mencakup ketergantungan pada pupuk kimia dan minimnya inovasi. Peluang kolaborasi dengan lembaga lain dan keterlibatan kyai dalam program pemberdayaan menjadi kunci untuk mengatasi ancaman yang ada. Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program berbasis komunitas dan peningkatan partisipasi aktif petani dalam pengambilan keputusan.