Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran politik lokal dalam pengambilan keputusan kebijakan pendidikan di Manado, dengan pendekatan studi literatur. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan kebijakan pendidikan di tingkat lokal, termasuk peran aktor politik lokal, interaksi antara kebijakan pusat dan daerah, pengaruh kekuatan sosial dan budaya lokal, serta mekanisme akuntabilitas dalam pengelolaan kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktor politik lokal, seperti kepala daerah dan anggota legislatif, memiliki pengaruh signifikan dalam menentukan alokasi anggaran dan prioritas kebijakan pendidikan, yang sering kali didorong oleh pertimbangan politik. Selain itu, meskipun kebijakan pendidikan ditetapkan oleh pemerintah pusat, implementasi kebijakan tersebut di tingkat daerah dipengaruhi oleh kebutuhan dan kepentingan politik lokal. Pengaruh sosial dan budaya lokal juga memainkan peran dalam penentuan kebijakan pendidikan yang berbasis kearifan lokal. Namun, tantangan utama yang ditemukan adalah terbatasnya mekanisme akuntabilitas dalam pengambilan keputusan, yang berdampak pada transparansi dan efektivitas kebijakan. Untuk itu, penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, serta penguatan kapasitas pengawasan untuk meningkatkan akuntabilitas dalam kebijakan pendidikan di Manado.