Skripsi ini membahas tentang Strategi Komunikasi Guru Mengaji Dalam Meningakatkan Akhlaqul Karimah santri TKA/TPQ Nurul Amin Sukaria Kelurahan Tamamaung Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah Strategi Komunikasi ini dapat meningkatkan akhlaqul karimah Santri dan Santriwati yang berada di TKA/TPA Nurul amin Sukaria Kelurahan Tamamaung Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Studi Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi guru mengaji dalam meningkatkan ahlaqul karimah santri di TKA/TPA Nurul Amin Sukaria dan memahami hambatan yang dihadapi oleh guru mengaji dalam melakukan pembacaan iqro kepada santri dan santriwati di TKA/TPA Nurul Amin Sukaria. Jenis Penelitian Ini Menggunakan Metode deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang bersifat gambaran, kata-kata, tidak menekankan pada angka atau memaparkan kondisi objek yang akan diteliti sebagaimana adanya sesuai dengan kondisi yang harus sesuai pada penelitian yang dilakukan. Karena peneliti terjun langsung ke lokasi penelitian untuk mengamati dan memahami Kondisi dan pembinaan santri/santriwati dalam meningkatkan Akhlaqul Karimah Santri TKA/TPQ Nurul Amin Sukaria. Berdasarkan Hasil Peneliti, Maka dapat disumpulkan yaitu bahwa Strategi komunikasi guru mengaji dalam meningkatkan Akhlaqul Karimah Santri/santriwati di TKA/TPQ Nurul Amin Sukaria yaitu: Strategi Komunikasi Bil Lisan dilakuakn dengan cara: membaca Al- Qur’an,pembelajaran dinul islam untuk para santri dan santriwati dan uji hafalan santri, Strategi Komunikasi Bil Kalam Yaitu dengan cara: Menuliskan Al-Qur’an dan materi materi dinul Islam, Strategi Komunikasi Bil Hal dilakukan dengan cara: Berwudhu sebelum shalat ,menunaikan shlat lima waktu dan berdoa sebelum belajar. faktor penghambat guru mengaji dalam menanamkan nilai nilai agama di TKA/TPQ Nurul Amin Sukaria yaitu ada beberapa Aspek yang pertama Aspek internal, yang kedua Aspek Eksternal. Aspek Internal yaitu kurangnya percaya diri, dan semangat belajarnya rendah, ketidak disiplinan santri. Aspek Eksternal yaitu lingkungan kelurga yang kurang humoris, hubungan antar ayah dan ibu, memiliki teman sepermainan yang nakal.