Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 03 Padang Laweh serta menguji tingkat validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya. Penelitian dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran, yang masih didominasi metode ceramah dengan memanfaatkan buku paket dan LKS sehingga partisipasi aktif serta fokus belajar murid belum maksimal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi oleh ahli media, ahli materi, ahli bahasa, ahli modul ajar, dan ahli soal, angket praktikalitas oleh guru dan murid, serta tes hasil belajar untuk mengukur efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh rata-rata validitas sebesar 90,70% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas menunjukkan persentase 93,75% berdasarkan respons guru dan 97,50% berdasarkan respons murid, yang termasuk kategori sangat praktis. Sementara itu, hasil uji efektivitas berdasarkan tes hasil belajar mencapai 95,09% dengan kategori sangat efektif. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, serta berpotensi meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar murid sekolah dasar.