Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR MELALUI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME Ayu Ningsih Almirus; Trinindi Eriswan Fitri; Amin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8018

Abstract

The reserach is motivated by learning process was still not student-centered. This research was conducted in fifth grade at SDN 20 Jalamu and SDN 31 Limau Manis Pesisir Selatan. The purpose of this research was to research of improvement student learning outcomes at mathematic by using a constructivism approach to learning with those using conventional mathematics learning. This study used a interviews, questionnaires and observation sheets. This research was conducted by pretest and posttest. The students answer were analyzed using student learn outcome in the low, medium, and high group in the experimental class and control class. The result of the research indicated that the improved of student learning outcomes in the experimental class about 0,68, but improved of student learning outcomes in the control class about 0,07. So it can be concluded that the constructivism approach can improve student learning outcomes of mathematics.
Development of Interactive Learning Media Based on Articulate Storyline 3 in Science Subjects at SDN 03 Padang Laweh: Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Pada Mata Pelajaran IPAS Di SDN 03 Padang Laweh Juwinda Retno Saputri; M. Anggrayni; Ayu Ningsih Almirus
Journal of Vocational Education and Information Technology (JVEIT) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal JVEIT : Vol 7 No 1 2026
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Inovasi Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/jveit.v7i1.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 03 Padang Laweh serta menguji tingkat validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya. Penelitian dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran, yang masih didominasi metode ceramah dengan memanfaatkan buku paket dan LKS sehingga partisipasi aktif serta fokus belajar murid belum maksimal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi oleh ahli media, ahli materi, ahli bahasa, ahli modul ajar, dan ahli soal, angket praktikalitas oleh guru dan murid, serta tes hasil belajar untuk mengukur efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh rata-rata validitas sebesar 90,70% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas menunjukkan persentase 93,75% berdasarkan respons guru dan 97,50% berdasarkan respons murid, yang termasuk kategori sangat praktis. Sementara itu, hasil uji efektivitas berdasarkan tes hasil belajar mencapai 95,09% dengan kategori sangat efektif. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, serta berpotensi meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar murid sekolah dasar.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SD Mala Sari; Sukriadi Hasibuan; Ayu Ningsih Almirus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match terhadap minat belajar matematika siswa kelas IV SDN 01 Tiumang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 22 orang. Instrumen yang digunakan berupa angket minat belajar sebanyak 14 pernyataan yang telah divalidasi. Data dikumpulkan melalui pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah perlakuan pembelajaran menggunakan model Make a Match selama tiga kali pertemuan pada materi pola gambar dan pola bilangan. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pretest 0,164 dan posttest 0,433. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Selain itu, rata-rata minat belajar siswa meningkat dari 39,18 menjadi 45,54. Dengan demikian, model pembelajaran Make a Match berpengaruh positif dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas IV SDN 01 Tiumang.
MANFAAT GERAKAN SHALAT TERHADAP KESEHATAN MUSKULOSKELETAL: TINJAUAN FISIOLOGIS Jeprinaldi; Rifana Wahdi; Heru Afrian; Ayu Ningsih Almirus
Suluah: Journal of Insight Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salat merupakan ibadah wajib dalam Islam yang dilaksanakan secara berulang setiap hari dan melibatkan rangkaian aktivitas motorik berupa berdiri (qiyam), rukuk, bangkit dari rukuk, sujud, duduk, dan salam. Selain memiliki dimensi spiritual, rangkaian gerakan tersebut melibatkan berbagai kelompok otot dan persendian sehingga memiliki relevansi untuk dikaji dari perspektif fisiologi dan kesehatan muskuloskeletal. Artikel ini bertujuan menganalisis potensi manfaat gerakan salat terhadap kesehatan sistem muskuloskeletal berdasarkan perspektif fisiologis dan temuan penelitian ilmiah. Penelitian menggunakan metode literature review dengan menelaah artikel ilmiah mengenai salat, aktivitas fisik, biomekanika, fleksibilitas, keseimbangan, rentang gerak sendi, aktivitas otot, serta kesehatan muskuloskeletal. Hasil kajian menunjukkan bahwa gerakan salat melibatkan aktivitas berbagai kelompok otot ekstremitas bawah, batang tubuh, dan ekstremitas atas serta menghasilkan perubahan posisi sendi pada lutut, panggul, pergelangan kaki, dan tulang belakang. Gerakan rukuk dan sujud berpotensi memberikan stimulus terhadap mobilitas dan fleksibilitas tubuh, sedangkan perpindahan posisi secara berulang dapat melibatkan kontrol postural dan keseimbangan. Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara praktik salat dan fleksibilitas punggung bawah serta keterlibatan aktivitas otot selama gerakan salat. Namun demikian, salat tidak dapat secara otomatis disamakan dengan latihan fisik terstruktur karena intensitas, durasi, dan karakteristik gerakannya berbeda dengan rekomendasi aktivitas fisik. Oleh karena itu, manfaat muskuloskeletal salat lebih tepat dipahami sebagai potensi aktivitas gerak ringan yang dapat melengkapi, bukan menggantikan, aktivitas fisik dan latihan kebugaran yang direkomendasikan.
MANFAAT GERAKAN SHALAT TERHADAP KESEHATAN MUSKULOSKELETAL: TINJAUAN FISIOLOGIS Jeprinaldi; Rifana Wahdi; Heru Afrian; Ayu Ningsih Almirus
Suluah: Journal of Insight Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salat merupakan ibadah wajib dalam Islam yang dilaksanakan secara berulang setiap hari dan melibatkan rangkaian aktivitas motorik berupa berdiri (qiyam), rukuk, bangkit dari rukuk, sujud, duduk, dan salam. Selain memiliki dimensi spiritual, rangkaian gerakan tersebut melibatkan berbagai kelompok otot dan persendian sehingga memiliki relevansi untuk dikaji dari perspektif fisiologi dan kesehatan muskuloskeletal. Artikel ini bertujuan menganalisis potensi manfaat gerakan salat terhadap kesehatan sistem muskuloskeletal berdasarkan perspektif fisiologis dan temuan penelitian ilmiah. Penelitian menggunakan metode literature review dengan menelaah artikel ilmiah mengenai salat, aktivitas fisik, biomekanika, fleksibilitas, keseimbangan, rentang gerak sendi, aktivitas otot, serta kesehatan muskuloskeletal. Hasil kajian menunjukkan bahwa gerakan salat melibatkan aktivitas berbagai kelompok otot ekstremitas bawah, batang tubuh, dan ekstremitas atas serta menghasilkan perubahan posisi sendi pada lutut, panggul, pergelangan kaki, dan tulang belakang. Gerakan rukuk dan sujud berpotensi memberikan stimulus terhadap mobilitas dan fleksibilitas tubuh, sedangkan perpindahan posisi secara berulang dapat melibatkan kontrol postural dan keseimbangan. Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara praktik salat dan fleksibilitas punggung bawah serta keterlibatan aktivitas otot selama gerakan salat. Namun demikian, salat tidak dapat secara otomatis disamakan dengan latihan fisik terstruktur karena intensitas, durasi, dan karakteristik gerakannya berbeda dengan rekomendasi aktivitas fisik. Oleh karena itu, manfaat muskuloskeletal salat lebih tepat dipahami sebagai potensi aktivitas gerak ringan yang dapat melengkapi, bukan menggantikan, aktivitas fisik dan latihan kebugaran yang direkomendasikan.