Kepemimpinan kepala madrasah dalam mendorong pengembangan soft skill siswa di MI Darussalam Samarinda, khususnya dalam konteks keberhasilan siswa meraih juara 1 Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Pengembangan soft skill merupakan kebutuhan penting dalam era pendidikan abad ke-21, di mana kemampuan seperti komunikasi, disiplin, kerja sama, kreativitas, dan kepemimpinan merupakan faktor pendukung prestasi akademik dan non-akademik. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah memainkan peran strategis sebagai pemimpin visioner, motivator, fasilitator, dan pengawas dalam menciptakan budaya madrasah yang kondusif untuk memperkuat soft skill. Kepala madrasah secara aktif mendorong guru untuk menerapkan pembelajaran berbasis proyek, meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler, dan memperluas kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi dalam kompetisi akademik dan non-akademik. Pendekatan komunikatif dan kolaboratif yang dikembangkan oleh kepala madrasah juga berdampak pada peningkatan kepercayaan diri, tanggung jawab, dan keterampilan kerja sama siswa. Keberhasilan siswa meraih juara pertama dalam kompetisi OMI tingkat provinsi merupakan indikator keberhasilan model kepemimpinan yang berfokus pada pengembangan karakter dan soft skill. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif oleh kepala madrasah dapat menjadi penggerak utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang produktif yang mendorong kompetensi siswa secara komprehensif. Kata kunci: Kepemimpinan Kepala Madrasah, Soft Skill, Pengembangan Siswa.