Anita Prawardani
Universitas Muhammadiyah Madiun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN FONDASI HUBUNGAN YANG SEIMBANG DAN HARMONIS DI SEKOLAH DASAR Ma`rifatul Jannah; Anita Prawardani; Hasibatul Isniar Sepbrina Pratiwi; Aliffatullah Alyu RAJ; Mita April Lia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9916

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam membentuk karakter dan kepribadian yang baik dan bertanggung jawab. Pada zaman ini diperlukan gen yang tidak hanya unggul dalam akademik dan teknologi saja, tetapi juga dalam emosional, sehingga dapat menghargai lingkungan sekitar. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi , merumuskan , dan mendeskripsikan strategi komunikasi yang efektif dan harmonis di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pengolahan data menggunakan trianggulasi data yang diambil dari observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap data yang sudah didapatkan pada proses penelitian. Strategi komunikasi yang digunakan yaitu komunikasi orang tua, guru, sisw, dan warga sekolah lain nya. Komunikasi yang dilakukan dengan dengan hubungan yang seimbang dan harmonis akan menciptakan komunikasi yang efektif setiap warga sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi membangun komunikasi dengan fondasi hubungan yang seimbang dan harmonis akan menciptakan komunikasi yang efektif antar siswa kelas 5, wali kelas, dan orang tua siswa. Penelitian dilakukan di SD Negeri Mojorayung 01 pada kelas V yang berjumlah 27 siswa. Pada proses pengambilan data dilakukan sebanyak 4 kali selama 1 bulan. Hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh penelitian sebelumnya yaitu terdapat keterlibatan guru, orang tua dan siswa dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar. Penelitian sebelumnya memiliki hasil, bahwa komunikasi antar warga sekolah, siswa dan orang tua mengalami kendala dalam proses penyampaiannya, sehingga menyebabkan komunikasi tidak harmonis dan efektif. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk menyempurnakan penelitian sebelumnya dalam memilih dan menentukan strategi yang dapat diterapkan di sekolah dasar agar menciptakan komunikasi yang efektif dan harmonis.
Hubungan Antara Stres Dan Biaya Internet Dengan Tingkat Kecanduan Internet Pada Remaja Aliffatullah Alyu RAJ; Hasibatul Isniar Sepbrina Pratiwi; Ma’rifatul Jannah; Anita Prawardani; Ony Ditasari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.804

Abstract

Kecanduan internet adalah ketidakmampuan seseorang untuk mengatur dirinya sendiri saat sedang asyik mengakses internet. Faktor yang memungkinkan seseorang mengalami kecanduan internet diantaranya karena adanya keadaan frustrasi di kalangan remaja. Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke masa dewasa, dimana pada masa ini remaja memiliki kondisi emosi yang labil. Selama masa transisi menuju dewasa remaja sering mengalami stress, sehingga remaja sering menggunakan internet untuk mengatasi stres. Akibat kecanduan internet remaja menjadi lebih banyak membutuhkan biaya untuk berinternet agar tetap online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stress dan biaya internet dengan kecanduan internet.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, jumlah subjek adalah sejumlah 200 subjek yang bersekolah di PKBM KA-ER Madiun dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu skala psikologi ialah Skala Internet Addiction Test (IAT) dan Skala Depression Anxiety and Stress Scale (DASS). Skala Internet Addiction Test (IAT) versi bahasa Indonesia memiliki validitas yang baik (χ2 p < 0.001; RMSEA = 0.076; CFI = 0.95; SRMR = 0.057, and AIC = 784.63) dan realibilitas skor alfacronbach sebesar 0,855. Skala Depression Anxiety and Stress Scale (DASS) memiliki validitas yang baik yaitu semua item DASS-21 valid (RMSEA = 0,076, CFI = 0,961, TLI = 0,955, SRMR = 0,065) dan hasil realibilitas skor alfacronbach sebesar 0,850-0,923. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda melalui alat bantu program SPSS version 32. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil: 1) terdapat hubungan positif antara stress dan biaya internet dengan kecanduan internet ditunjukan dengan nilai F hitung = 19.917 dengan nilai signifikansi sebesar 0,001<0,05. 2) ada hubungan positif antara stress dengan kecanduan internet dilihat dari nilai Sign 0,001 < 0,05. 3) tidak adanya hubungan positif antara biaya internet dengan kecanduan internet pada remaja, yang artinya biaya internet tidak mempengaruhi kecenderungan kecanduan internet pada remaja dibuktikan dengan hasil nilai Sign= 0,259 > 0,05