Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Customer Protection in Cases of Fintech Lending Default: The Perspective of Indonesian Economic Law Markus Suryoutomo; Hasibatul Isniar Sepbrina Pratiwi S; Mig Irianto Legowo; Amsari Damanik; Ade Ari Gumilar
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 4: October-2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i4.8942

Abstract

The rapid development of financial technology (fintech) has fundamentally transformed national financial systems, particularly through the emergence of peer-to-peer (P2P) lending services that enable individuals to obtain funding quickly and easily without the involvement of traditional financial institutions. This business model not only promotes financial inclusion but also drives the growth of Indonesia’s digital economy. Nevertheless, behind its efficiency and convenience, fintech lending poses substantial legal and economic risks most notably the risk of default, which can cause significant losses for both lenders and borrowers. The occurrence of defaults in fintech lending illustrates an imbalance in the legal standing between platform providers, lenders, and borrowers. Within the framework of Indonesia’s economic law, consumer protection serves as a crucial element in maintaining fairness and trust in digital financial systems. This article aims to examine the forms and effectiveness of legal protection available to consumers in cases of fintech lending default, emphasizing the role and responsibility of the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan OJK) as the supervisory body of the financial services sector. This study employs a normative legal research method using statutory and conceptual approaches to analyze the existing regulations and policies, including OJK Regulation No. 10/POJK.05/2022 on Information Technology-Based Joint Funding Services. The findings indicate that, although OJK regulations have established a strong legal foundation, the practical implementation of consumer protection remains challenging particularly in areas of supervision, dispute resolution, and public financial literacy regarding digital finance.
MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN FONDASI HUBUNGAN YANG SEIMBANG DAN HARMONIS DI SEKOLAH DASAR Ma`rifatul Jannah; Anita Prawardani; Hasibatul Isniar Sepbrina Pratiwi; Aliffatullah Alyu RAJ; Mita April Lia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9916

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam membentuk karakter dan kepribadian yang baik dan bertanggung jawab. Pada zaman ini diperlukan gen yang tidak hanya unggul dalam akademik dan teknologi saja, tetapi juga dalam emosional, sehingga dapat menghargai lingkungan sekitar. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi , merumuskan , dan mendeskripsikan strategi komunikasi yang efektif dan harmonis di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pengolahan data menggunakan trianggulasi data yang diambil dari observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap data yang sudah didapatkan pada proses penelitian. Strategi komunikasi yang digunakan yaitu komunikasi orang tua, guru, sisw, dan warga sekolah lain nya. Komunikasi yang dilakukan dengan dengan hubungan yang seimbang dan harmonis akan menciptakan komunikasi yang efektif setiap warga sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi membangun komunikasi dengan fondasi hubungan yang seimbang dan harmonis akan menciptakan komunikasi yang efektif antar siswa kelas 5, wali kelas, dan orang tua siswa. Penelitian dilakukan di SD Negeri Mojorayung 01 pada kelas V yang berjumlah 27 siswa. Pada proses pengambilan data dilakukan sebanyak 4 kali selama 1 bulan. Hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh penelitian sebelumnya yaitu terdapat keterlibatan guru, orang tua dan siswa dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar. Penelitian sebelumnya memiliki hasil, bahwa komunikasi antar warga sekolah, siswa dan orang tua mengalami kendala dalam proses penyampaiannya, sehingga menyebabkan komunikasi tidak harmonis dan efektif. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk menyempurnakan penelitian sebelumnya dalam memilih dan menentukan strategi yang dapat diterapkan di sekolah dasar agar menciptakan komunikasi yang efektif dan harmonis.
Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Kealpaan Pengemudi Truk yang Menyebabkan Orang Lain Meninggal Dunia (Studi Kasus Putusan Nomor: 1535/Pid.B/2019/PN.Sby) Haniyah; Hasibatul Isniar Sepbrina Pratiwi S; Gunawan Tondo Rahardjo; Tito Novian Ardiansyah
Jurnal Preferensi Hukum Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Preferensi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak kasus kecelakaan yang melibatkan angkutan umum kususnya truk disebabkan olek faktor kealpaan dari pengemudi. Penelitian ini menganalisis penerapan tindak pidana kealpaan pengemudi truk yang menyebabkan orang lain meninggal dunia di Indonesia dengan studi kasus penerapan hukum pidana materil oleh hakim dalam putusan Nomor: 1535/Pid.B/2019/PN.Sby. Melalui metode yuridis normatif dengan pendekatan statuta dan studi kasus disimpulkan bahwa kecelakaan truk menabrak sepeda angin yang menyebabkan korban meninggal dunia di Jl. Raya Soekarno Hatta, akibat dari sopir yang kurang konsentrasi telah memenuhi unsur perbuatan delik yang terdapat dalam Pasal 310 ayat (4) UU RI No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kecelakaan yang di sebabkan oleh kealpaan pengemudi truk yang menimbulkan korban jiwa baik luka ringan, luka berat, ataupun meninggal dunia diatur dalam Pasal 359 KUHP serta Pasal 310 ayat Di dalam UU LLAJ No.22 tahun 2009.