Aulya Putri
Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Kepulauan Riau

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

URGENSI PEMBELAJARAN TAFSIR AL-QUR’AN DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH Silvia Rahayu; Aulya Putri; Natasya Amelia Loviana; Sarah Salsabila; Patimah; Sangkot Abdullah Efendi Harahap
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10870

Abstract

The learning of Qur’anic exegesis (tafsir) in Madrasah Aliyah plays an important role in developing students’ comprehensive and contextual understanding of Islam. However, Qur’anic learning in madrasahs often focuses on memorization and textual comprehension, resulting in Qur’anic values not being fully internalized in students’ attitudes and behavior. This study aims to analyze the urgency of Qur’anic exegesis learning within the Islamic education curriculum at Madrasah Aliyah. The research employs a qualitative approach using a literature study method by examining relevant books, scholarly articles, and related sources. The results indicate that Qur’anic exegesis learning plays a strategic role in fostering critical, moderate, and responsible religious understanding, as well as supporting the formation of students’ character and moral values. Therefore, strengthening and optimally integrating Qur’anic exegesis learning into the Islamic education curriculum of Madrasah Aliyah is essential.
Peluang dan Tantangan Transformasi Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Islam di MTs Hang Nadim Batam Deassy Arestya Sakhsita; Anis Nirmala Patmawati; Aulya Putri; Fathir Rahman Muzakhy; Muhammad Yusuf Budiarto; Patimah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17027

Abstract

The acceleration of digital technology stimulates a fundamental transformation in Islamic Religious Education (PAI), requiring madrasahs to optimize technological utility without reducing Islamic values. This study analyzes the opportunities and challenges of digital transformation in PAI learning at MTs Hang Nadim Batam. Utilizing a descriptive qualitative method, data were gathered through observations and interviews with the headmaster, teachers, and students, then analyzed using an interactive model. The findings indicate that digitalization successfully expands access to learning resources, enriches instructional media, enhances flexibility, and escalates students' digital literacy. Nevertheless, implementation encounters determinant obstacles, including a disparity in teachers' digital competence, challenges in students' self-regulation, internet connectivity limitations, and the urgency of digital supervision. Ultimately, the success of this digital transformation heavily depends on the integrated readiness of human resources, mature supporting infrastructure, firm institutional policies, and the collaborative synergy of all school stakeholders.
PARADIGMA PEMBELAJARAN ABAD KE-21 DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL Bagus Pratama; Muhammad Yusuf Budiarto; Aulya Putri; Patimah; Sabrun Jamil
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17138

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap dunia pendidikan sehingga menuntut adanya perubahan paradigma pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan abad ke-21. Pembelajaran tidak lagi berorientasi pada penyampaian materi oleh guru, tetapi diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta literasi digital peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep paradigma pembelajaran abad ke-21, implementasinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan strategi penerapannya di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research (studi kepustakaan). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa artikel jurnal ilmiah, buku, prosiding, dan dokumen yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, pengelompokan, interpretasi, dan sintesis informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma pembelajaran abad ke-21 berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pemanfaatan teknologi digital, serta penggunaan model pembelajaran inovatif yang mampu mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi digital guru, kesenjangan infrastruktur teknologi, serta belum meratanya akses terhadap sumber belajar digital. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi pendidik, pemerataan fasilitas pendidikan, serta kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat agar implementasi paradigma pembelajaran abad ke-21 dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.