Sri vamiati
Universitas Indraprasta PGRI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AKM; Inovasi Evaluasi Pembelajaran Menyongsong Pendidikan Global Sri vamiati; Hendro Prasetyono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11465

Abstract

The Minimum Competency Assessment (AKM) as one of the National Assessment instruments is a new policy innovation in learning evaluation in Indonesia which is expected to improve the quality of education and the competence of students in facing global challenges. However, the fact is that this policy has not been socialized properly at every level of the education unit. The purpose of this study is to provide a holistic understanding of the AKM concept and its implementation at the education unit level as part of the National Assessment. The method used is library research. The results of this study obtained empirical facts that the AKM is an innovation in a national assessment designed to measure reading literacy and mathematical literacy (numeracy). Literacy AKM is used to measure the ability to understand, use, evaluate and reflect on various types of texts to solve problems and develop individual capacities as citizens of Indonesia and citizens of the world so that they can contribute productively to society, meanwhile AKM numeracy is implemented to measure the ability to think using concepts, procedures facts, and mathematical tools to solve everyday problems in contexts that are relevant to individuals as citizens of Indonesia and the world.
Pengaruh Integrasi Platform Padlet dalam Model Project-Based Learning (PjBL) terhadap Kreativitas dan Inovasi Siswa pada Mata Pelajaran Sains Hendra Wijaya; Rosynanda Nur Fauziah; Sri Vamiati; Lita Aryati Oktiani; Yova Bella
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.1039

Abstract

Transformasi teknologi digital telah mendorong perubahan paradigma dalam dunia pendidikan menuju pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berfokus pada keterampilan abad ke-21. Dalam konteks pembelajaran sains, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana menumbuhkan kreativitas dan inovasi siswa. Salah satu solusi yang efektif adalah mengintegrasikan model project-based learning dengan platform Padlet, yang dapat meningkatkan kolaborasi, kemampuan berpikir kritis, dan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat bagaimana model project-based learning  berbantu Padlet terhadap peningkatan kreativitas dan inovasi siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment), melibatkan 60 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis multivariat (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi normal (Asymp. Sig = 0,200) dan memenuhi asumsi homogenitas (Sig > 0,05). Uji multivariat menghasilkan nilai Wilks’ Lambda sebesar 0,525 dengan signifikansi 0,000, mengindikasikan adanya perbedaan yang berarti antara kedua kelompok. Secara parsial, model project-based learning berbantu Padlet memiliki pengaruh signifikan terhadap kreativitas (F = 24,414; p = 0,000) dan inovasi (F = 44,429; p = 0,000), dengan nilai R² masing-masing 0,296 dan 0,434, yang menunjukkan kontribusi model terhadap kedua variabel tersebut. K Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan project-based learning berbantu Padlet tidak hanya efektif dalam menumbuhkan kreativitas, tetapi juga mendukung pengembangan berbagai keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, berkolaborasi, berkomunikasi, dan berkreasi.