Alivia Salsabila Herlina Sari
Universitas Tangerang Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELESTARIAN BATIK SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL DI ERA DIGITAL Alivia Salsabila Herlina Sari; Siti Hamidah; Rifa’atussalwa Hayati; Sonya Trikandi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11814

Abstract

Batik is an Indonesian cultural heritage that plays a crucial role as a national identity. In the digital era, the preservation of batik faces new dynamics shaped by technological advancement, cultural globalization, and changes in public consumption patterns. This article aims to analyze the preservation of batik as a national identity in the digital era by examining its opportunities, challenges, and preservation strategies. This study employs a descriptive qualitative method through literature review of academic books, national and international journals, and official documents related to batik and culture. The findings indicate that the digital era provides significant opportunities for batik promotion and innovation through social media and digital platforms; however, it also presents challenges such as excessive commercialization, cultural value shifts, and declining understanding of batik’s philosophical meanings among younger generations. Therefore, adaptive and sustainable preservation efforts are required through cultural literacy enhancement, wise utilization of digital technology, and strong government policy support alongside youth participation to maintain batik as Indonesia’s national identity. Keywords: Batik, national identity, cultural preservation, digital era.
Analisis Semantik Makna Leksikal dalam Wacana Politik Indonesia: Lexical Meaning in Indonesian Political Discourse: A Semantic Study Alivia Salsabila Herlina Sari; Sonya Trikandi; Miftakhuddin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2569

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna leksikal dalam wacana politik Indonesia melalui pendekatan semantik. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa bahasa politik tidak bersifat netral, tetapi sering digunakan untuk membangun ideologi, membentuk persepsi publik, dan melegitimasi kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna leksikal dalam wacana politik Indonesia, mengidentifikasi pergeseran makna, serta menjelaskan fungsi pilihan leksikal dalam persuasi politik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis semantik leksikal dan analisis wacana kritis. Data bersumber dari pidato politik, pernyataan resmi, debat kandidat, dan teks berita politik daring. Analisis difokuskan pada makna denotatif dan konotatif, sinonimi, antonimi, medan makna, kohesi leksikal, serta pembingkaian ideologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksikon netral seperti rakyat, keadilan, perubahan, kesejahteraan, dan stabilitas mengalami penguatan, perluasan, atau penyempitan makna sesuai kepentingan politik. Implikasinya, makna leksikal berfungsi sebagai instrumen persuasi, legitimasi, polarisasi, dan reproduksi kekuasaan dalam komunikasi politik Indonesia.