Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Sosialisasi Pengenalan 3D Printing Untuk Siswa SMK 4 Dan Pemuda Di Kelurahan Kastela Kota Ternate Selatan Rais, Sandi; Asyriati, Lita; Abbas, M. Fadly; Muni, Yulinda Sakinah; Sukiman B, Sukiman B; Radjak, Sahdar; Fajrin, Syarif Al
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 4, No 2 (2024): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v4i2.884

Abstract

3D printing merupakan metode manufaktur terkini, di mana material dicetak layaknya pencetakan kertas dengan printer dua dimensi, namun bahan cetak bukan tinta melainkan polimer, logam, atau material lain, sehingga produk cetak adalah benda tiga dimensi (Yin dkk., 2018). 3D printing bergantung erat pada teknologi informasi, terutama koneksi internet dan komputerisasi, untuk membuat model cetak, mendistribusikan model cetak ke lokasi pembuatan, dan memproduksi model cetak sebagai benda jadi di lokasi cetak (Dilberoglu dkk., 2017). Dengan demikian, 3D printing merupakan cerminan langsung dari penerapan Industri 4.0. Meskipun 3D printing sudah menjadi konten pendidikan di Asia (Chong dkk., 2018), namun metode produksi ini belum banyak dikenal bahkan dalam masyarakat Indonesia. Dengan semakin dalam Indonesia masuk ke perdagangan dan ekonomi global, tuntutan pasar untuk pekerja yang cakap dengan teknologi terbaru menjadi semakin genting. Karena adanya tuntutan dan kecenderungan global untuk menerapkan produksi berbasis 3D printing secara masif dan masih kurangnya pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai proses produksi dengan metode 3D printing, maka kelompok pengabdian masyarakat Program Studi Teknik Industri Fakuktas Teknik Universitas Khairun, berinisiatif memberikan pendidikan dan pemahaman mengenai proses produksi dengan metode 3D printing. Sosialisasi pengenalan 3D printing diberikan kepada kelompok masyarakat yang akan sangat memerlukan kompetensi dalam aplikasi 3D printing di masa depan, Target dari sosialisasi ini adalah semua pemuda dan pemudi (siswa SMA dan sederajat serta mahasiswa dari di Kelurahan Kastela
Pengaruh Suhu Penuangan Terhadap Kualitas Dan Cacat Coran Aluminium Bekas Kaleng Minuman Dengan Metode Lost Foam Casting Tjiroso, Bambang; Umar, Kifli; Rais, Sandi; Rajak, Sahdar; Zulfikram, Zulfikram
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.9322

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of pouring temperature on defect quality in aluminum castings for beverage cans, using the Lost Foam Casting method. The results indicate that pouring temperature significantly influences casting quality. Higher pouring temperatures improve casting quality by increasing fluidity, allowing the molten metal to better fill the mold cavities. Conversely, lower pouring temperatures reduce the aluminum's flowability. Observed defects primarily include cavities or small holes ranging in size from approximately 0.28000 µm to 0.6843 µm, suggesting porosity defects. Larger cavities (0.6843 µm) likely result from gas entrapment or shrinkage during cooling, while smaller cavities may be due to gas trapped on the surface of the castings.
Inovasi Kompor Alternatif Berbahan Berbahan Bakar Oli Bekas Untuk Pencegahan Terhadap Pencemaran Lingkungn Akibat Dari Kegiatan Usaha Bengkel Rajak, Sahdar
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i3.10853

Abstract

Marikurubu merupakan salah satu kelurahan yang berada di kota ternate tengah dan merupakan daerah kawasan perkotaan padat penduduk. Hal ini dapat mendorong perkembangan UMKM semakin pesat seperti usaha perbengkelan servis motor dan pergantian oli pada kendaraan, oli merupakan salah satu limbah B3 yang perlu dicegah dan di atasi dengan melakukan pelatihan pemanfaatan limbah oli bekas menjadi bahan bakar kompor alternatif. Melalui program PKM tahun 2025 kami akan melakukan pemberdayaan ibu rumah tangga dan UMKM di kelurahan Marikurubu kecamatan ternate tengah dalam pengolahan limbah oli bekas dengan teknologi yang sederhana dan ramah lingkungan sehingga dapat berdaya guna. Dari hasil kuisioner Pos-Test,  100% peserta sudah mendengar oli bekas dapat digunakan sebagai bahan bakar kompor ateratif. sedangkan 0% peserta belum pernah, 100% peserta pernah mendengar tentang kompor alternatif berbahan bakar oli bekas sedangkan 0% tidak pernah, 100% peserta mempunyai keinginan untuk menggunakan kompor alternatif sedangkan 0% tidak ingin menggunakan kompor alternatif, 95% peserta sudah mengetahui prinsip kerja kompor alternatif dan hanya 5% peserta belum mengetahui prinsip kerjanya, 100% peserta mengetahui prosedur penggunaan kompor alternatif, dan 0% peserta yang tidak megetahui prosedur penggunaaannya, 100% peserta sudah mengetahui bahan membuat kompor alternatif dan 0% peserta tidak mengetahui bahan yang digunakannya.
INVESTIGASI SIFAT MEKANIK MODEL BIODEGRADABLE STENT BERBASIS BAHAN PLLA Muhammad Fadly Hi. Abbas; Sukiman B; Sandi Rais; Lita Asyriati Latif; Syarif Al Fajrin; Yulinda Sakinah Munim; Sahdar Rajak
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 9 No 2 (2024): SJME Kinematika Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v9i2.327

Abstract

Cardiovascular diseases are the leading cause of death worldwide, with diseases related to the narrowing of blood vessels being the primary cause of death in Indonesia. One solution for addressing this issue is the use of stents, specifically biodegradable polymer stents made from poly L-lactic acid (PLLA). The stent investigated in this study features a batik design (BT) with unidirectional struts (S><), combining open cell and close cell structures. This research employs a design analysis method using the finite element method (FEM) with the assistance of Abaqus student software. Data were collected by simulating the application of moments on each design combination of the stent in crimped and expanded configurations, with varying stent thicknesses of 120 µm, 130 µm, and 140 µm. The results indicate that, in the crimped configuration, the stent with a thickness of 130 µm produced the highest curvature index value, indicating the best flexibility. Meanwhile, in the expanded configuration, the stent with a thickness of 120 µm yielded the best flexibility results. This study makes a significant contribution to the development of more flexible and optimal biodegradable stents, with practical implications for improving stent design to reduce post-implantation complications and enhance clinical outcomes for patients with cardiovascular diseases.
Pelatihan Penggunaan Kompor Alternatif Berbahan Bakar Minyak Jelantah Di Kelurahan Sasa Mukhlis Muslimin; Mohammad Muzni Harbelubun; Lita Asyriati Latif; Raznilawati zainuddin; Sahdar rajak; Syarif Al Fajrin; Yulinda Sakinah
Journal Of Khairun Community Services Vol 6 No 1 (2026): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v6i1.11025

Abstract

Kelurahan Sasa merupakan Kelurahan yang terletak di dekat kampus UNKHAIR, dengan kondisi tersebut perkembangan usaha kecil menengah (UMKM) semakin pesat seperti pedagang makanan ringan dan rumah makan, sehingga limbah minyak jelantah dari kegiatan dimaksud harus dapat diatasi dengan melakukan pelatihan pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar kompor alternatif. Kelurahan Sasa yang terletak di Kecamatan Ternate Selatan memiliki penduduk yang berprofesi sebagai petani, nelayan, dan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Dari kegiatan usaha tersebut muncul permasalahan lingkungan seperti pembuangan limbah minyak jelantah. Berdasarkan hasil survei, pada pelaksanaan PKM tahun 2023 belum dilakukan kegiatan pelatihan pengelolaan limbah minyak jelantah. Melalui program PKM tahun 2024, pelaksana akan melakukan penguatan terhadap elemen masyarakat dalam pemberdayaan ibu rumah tangga dan remaja putri di Kelurahan Sasa Kecamatan Ternate Selatan dengan melakukan pengolahan limbah minyak jelantah dengan teknologi sederhana dan ramah lingkungan sehingga bermanfaat. Hasil evaluasi pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di awal (pre-test) dan akhir kegiatan (post-test) menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar kompor alternatif, keberadaan kompor alternatif dengan menggunakan minyak jelantah, prinsip kerja kompor alternatif, tata cara penggunaan kompor alternatif, dan bahan pembuatan kompor alternatif dengan rata-rata sebesar 71,6%.
Edukasi dan Penerapan Ergonomi pada UMKM Pemecah Batu Yaya Madodara di Kelurahan Togafo sandi rais; Muhammad Fadly Hi. Abbas; Lita Asyriati Latif; Yulinda Sakinah Munim; Syarif Al Fajrin; Sahdar Rajak; Sukiman B Sukiman B
Journal Of Khairun Community Services Vol 6 No 1 (2026): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v6i1.11912

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kondisi kerja dan produktivitas pada UMKM pemecah batu Yaya Madodara di Kelurahan Togafo, Kota Ternate melalui pendekatan ergonomi. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi postur kerja yang tidak ergonomis, penggunaan alat kerja tradisional, kurangnya pemahaman tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta lingkungan kerja yang tidak memadai. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, edukasi ergonomi, implementasi solusi sederhana, serta pendampingan dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja terkait pentingnya ergonomi dan K3, serta perubahan perilaku kerja ke arah yang lebih sehat melalui penerapan postur kerja yang benar, penggunaan alat bantu sederhana seperti kursi ergonomis dan modifikasi alat kerja, serta penerapan peregangan otot secara berkala. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kenyamanan kerja dan potensi peningkatan produktivitas. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan partisipasi peserta dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi mesin pemecah batu. Oleh karena itu, diperlukan tindak lanjut berupa pengembangan alat yang lebih ergonomis serta analisis perbandingan antara metode manual dan mekanis. Program ini diharapkan dapat menjadi model penerapan ergonomi pada UMKM sejenis di wilayah lain. 
Transfer Teknologi Kompor Alternatif Berbahan Minyak Jelantah untuk Masyarakat dan Pelaku UMKM di Kelurahan Gambesi Mukhlis, Mukhlis; Seng, Ahmad; Tjiroso, Bambang; Harbelubun, Mohammad Muzni; Munim, Yulinda Sakinah; Rajak, Sahdar; B, Sukiman
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol7.iss2.art10

Abstract

Kelurahan Gambesi merupakan wilayah yang terletak di dekat kampus Universitas Khairun. Kondisi ini mendorong perkembangan UMKM, seperti pedagang jajanan dan rumah makan, yang berkembang pesat sehingga menghasilkan limbah minyak jelantah dari kegiatan tersebut. Permasalahan ini perlu diatasi melalui pelatihan pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar untuk kompor alternatif. Melalui program PKM tahun 2024, pelaksana bertujuan untuk memperkuat elemen masyarakat dengan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga dan pelaku UMKM di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, dalam pengolahan limbah minyak jelantah menggunakan teknologi sederhana dan ramah lingkungan sehingga memiliki nilai guna yang optimal. Berdasarkan hasil kuesioner post-test, 100% peserta telah mengetahui atau pernah mendengar tentang pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar, dibandingkan dengan 70% yang sebelumnya belum mengetahuinya. Selain itu, 100% peserta telah mendengar tentang kompor alternatif berbahan bakar minyak jelantah, sedangkan sebelumnya 80% peserta belum mengetahuinya. Sekitar 90% peserta memiliki keinginan untuk menggunakan kompor alternatif, 100% memahami prinsip kerja kompor alternatif, 100% mengetahui prosedur penggunaannya, dan 100% mengetahui bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat kompor alternatif.