Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Debit dan Head Terhadap Daya Mikro Hidro Pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Papaloang Pulau Bacan Tri Suyono; Lita Asyriati Latif; Kifli Umar; Fitra Putra Siko
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2018): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v3i1.1569

Abstract

Pengoperasian Instalasi Pengolahan Air tidak memerlukan energy listrik untuk menggerakkan sistem kimia yaitu pompa dossing dan mixer pengaduk bahan kimia serta lampu penerangan, pada IPA sitem gravitasi kebanyakan lokasinya berada jauh dari permukiman dan akses jalannya kebanyakan cukup sulit, dan tidak tersedia jaringan listrik dari PLN, sedangkan jika menggunakan genset penyediaan dan pengangkutan BBM tidak mudah, sehingga diperlukan solusi pengadaan energy yang tidak tergantung bahan bakar.Sisa tekan air yang mengalir dari intake ke IPA rata-rata diatas 3 bar, atau setara dengan 30 meter kolom air, sehingga masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan untuk menghasilkan energy listrik dengan mikro hidro dengan memasang mikro hidro diatas tangki V-note, sehingga air yang masuk dimanfaatkan uintuk menggerakkan mikro hidro sebelum selanjutnya dimasukkan ke tangki V-note untuk dilakukan proses pengolahan sampai mencapai standar air minum yang disyaratkan. Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap pengaruh debit dan head terhadap daya mikrohidro dengan melakukan variasi debit, hal tersebut untuk mengatahui performance dari mikro hidro.Dari setiap variasi debit tersebut akan didapatkan data yang digunakan untuk perhitungan dalam mencari beberapa formula dasar, diperoleh hasil daya keluaran generator dan efisiensi total. Pada data hasil perhitungan dimana debit air (Q) = (0,01 – 0,02) m3/s menghasilkan daya keluaran generator (Pg) = (5,02 – 8,97) kW, Pada data penelitian dimana debit air (Q) = (0,01 – 0,02) m3/s menghasilkan daya keluaran generator (Pg) = (4,80 – 8,94) kW dengan efisiensi total (ηT) = (0,727 – 0,759). Maka dapat dinyatakan bahwa semakin besar debit air semakin besar pula daya keluaran dan efisiensi total yang dihasilkan. Hal ini dipengaruhi oleh head, panjang dan diameter pipa pesat, serta kecepatan aliran air. Dengan demikian hasil perhitungan dengan hasil penelitian yang didapat sudah mendekati.
ANALISA CACAT CORAN PEMBUATAN PROPELLER DENGAN METODE SAND CASTING Ivan Junaidy Abdul Karim; Kifli Umar; Saiful Asri
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 1 (2020): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v5i1.2940

Abstract

Propeller merupakan salah satu komponen mesin yang memegang penting dalam konstruksi transportasi laut. Propeller mempunyai fungsi yang sangat besar, karena kecepatan kapal ditentukan oleh kondisi propeller. Ketangguhan propeller dibutuhkan untuk meminimalkan atau mengurangi terjadinya kerusakan (patah). Cacat pada saat proses pengecoran dapat mempengaruhi ketangguhan dari propoler tersebut.Pembuatan propeller dengan cara dicor dengan bahan aluminium velk bekas dan menggunakan cetakan pasir abu vulkanik dengan variasi suhu penuangan 660oC, 700oC dan 740oC. Pengujian dilakukan secara visual untuk melihat cacat rongga udara dan pengujian porositas.Temperature pengecoran yang rendah mempecepat proses pembekuan sehingga cacat gas terperangkap terlihat kecil, sedangkan pembekuan yang lama gas yang terperangkap membentuk rongga udara terlihat semakain besar. Porositas tertinggi diperoleh pada temperature rendah 6% sedangkan porositas tekecil diperoleh pada temperature tinggi 1,6%.
Analisis Pengaruh Internal Geometri Terhadap Properti Mekanik Material Dental Resin Menggunakan SLA 3D Printer Tipe Anycubic kifli kumar; Sukiman B; Ivan Junaidi Abdul Karim; Mukhlis M
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2021): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v6i2.4102

Abstract

Teknologi 3D Printing adalah proses pembuatan benda padat menggunakan 3D Printer dengan perintah berupa file program. Proses pencetakan objek tiga dimensi ini dikenal sebagai additive. Terdapat pembagai teknologi additive manufacturing yang tersedia di pasaran seperti Fused Deposition Modeling (FDM), Direct Metal Deposition (DMD), Selective Laser Sintering (SLS), Inkjet Modeling (IJM), Digital Light Processing (DLP), dan Stereolithography (SLA). Bahan baku pembuatan objek 3D dengan teknologi SLA disebut dengan photopolymer liquid resin yang terbuat dari campuran bahan kimia. Dalam poroses pencetakan terdapat beberapa parameter seperti Layer Thickness, Exposure Time, Overhang Angle, Hatch Spacing, the Fill spacing, Hatch Overcure, Border Overcure, dan the Fill Cure Depth. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi internal geometri dan dimensinya terhadap sifat mekanik Dental Model Resin menggunakan 3D Printer Anycubic (SLA). Internal geometri yang divariasikan adalah triangle dan honeycomb, dengan variasi ketebalan setiap geometri 1 mm dan 2 mm, serta variasi sumbu simetri 4,5 mm dan 9 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel kontrol memiliki hasil kekuatan tarik yang sesuai. Objek dengan internal geometri triangle berukuran 4,5 mm dan ketebalan 2 mm memiliki kekuatan tarik yang lebih baik dari geometri honeycomb.
Analisis Pengaruh Variasi Bentuk Kampuh dan Tegangan Arus Listrik pada Penyambungan Baja Kontruksi WFF dengan Metode Pengelasan SMAW Tita Nurhalisa Potale; Ivan Junaidy Abdul Karim; Kifli Umar
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 2 (2020): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v5i2.2964

Abstract

Penggunaan jenis kampuh las dan arus pengelasan yang tidak tepat dapat menyebabkan kegagalan pada sambungan las.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kampuh las dan arus pengelasan terhadap ketangguhan baja kontruksi WF pada las SMAW menggunakan kampuh V, kampuh I, dan kampuh X dengan elektroda E6013 berdiameter 2,6mm pada polaritas DC+ dengan arus 45 ampere, 65 ampere, dan 95 ampere, proses pembuatan sampel uji menggunakan standar ASTM A370. Hasil dari pengujian impact metode charpy menunjukan bahwa nilai ketangguhan tertinggi adalah kelompok kampuh X sebesar 6551,391KJ/m2, diikuti dengan kelompok kampuh I sebesar 5175,364KJ/m2, dan kelompok V memiliki nilai ketangguhan terendah sebesar 3499,141KJ/m2. Melalui jenis patahan dengan diberikan variasi arus dan kampuh las.Jenis perpatahan yang terjadi pada kelompok base metal dan 95 ampere adalah patah ulet dan kelompok arus 65 ampere dan 45 ampere adalah patah getas.Kata kunci : SMAW, Bentuk kampuh, arus pengelasan
Analisis Pengaruh Komposisi Lapisan/Laminat Terhadap Kekutan Impak pada Komposit Hybrid Serat Jute, Glass dan Resin Yukalac 157 Katalis Ardians Susanto Mokar; kifli kumar; Mukhlis M
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2021): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v6i2.4103

Abstract

Salah satu pertimbangan dalam merencanakan bahan komposit adalah bagaimana agar material komposit yang akan digunakan dalam suatu konstruksi dapat terdegradaksi secara alami di alam. Perkembangan pengunaan serat alam dan sintetis telah digunakan diberbagai aplikasi untuk masing-masing serat, namun kedua rumpun tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Serat sintetis memiliki kualitas sifat mekanis yang sangat baik, kelemahannya adalah sulit untuk didaur ulang, sebaliknya serat alam serat alam mempunyai bahan baku yang terbarukan yang dapat didaur ulang. Pengaruh dari variasi lapisan terhadap kekuatan impak adalah nilai kekuatan impak yang berbedah-bedah dan bentuk-bentuk patahan yang berbedah-bedah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi lapisan dan bentuk-bentuk patahan. Pembuatan Spesimen dan pengujian impak dengan metode charpy dilakukan di laboratorium Teknik Mesin Universitas Khairun Ternate. Alat dan bahan yang digunakan berupa timbangan digital, gunting, jangka sorong, alat uji impak dan alat pendukung lainnya, sadangkan bahan yang digukan adalah serat jute ( karong goni ) dan serat glass ( woven ) dan matriks/Resin sebagai pengikat yang digunakan adalah jenis Resin Yukalac 157 Katalis. Cetakan yang digunakan adalah berupa cetakan kayu dengan ukuran 20 cm x 20 cm dilengkapi pembatas ketebalan 6 mm. Perbandingan antar Resin dan Katalis adalah 100:1% ( wt/wt ), perbandingan fraksi volume serat Vf= 50% dan Resin – Katalis 100:1% ( wt/wt ) dimana ikatan kimiawi antara serat jute serat glass dan resin yukalac 157 katalis menyatu dengan sempurna selama waktu pembekuan. Dari hasil penelitian Spesimen 2 lapis dengan nilai kekuatan impak 0,482 Kj/m² dan kemudian nilai kekuatan impak menjadi naik pada spesimen 3 lapis dengan nilai kekuatan impak menjdai 0,624 Kj/m² dan pada spesimen 4 lapis dengan nilai kekuatan impak 0,965 Kj/m², ini menyebabkan semakin banyak lapisan maka nilai kekuatan impak semakin besar dan semakin banyak serat yang pull out serta spesimen mengalami patah getas.
Analysis of The Quality Recycled Aluminum Mix of Soft Drink Cans And Engine Block With Sand Casting Method Volcanic Ash Ivan Junaidi Abdul Karim; Kifli Umar; Sukiman Sukiman
ICETIA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : ICETIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.532 KB)

Abstract

The use of aluminum for construction materials continues to rise, this led to use of aluminum raw materials continue to increase, and led to scarcity of raw material for aluminum. Recycles aluminum waste can reduce the use of aluminum raw materials. Recycled aluminum material like the soft drink cans have low mechanical properties, so that the necessary a mixture of aluminum with characteristics better mechanical properties to improve mechanical properties, one of which is waste engine block. Scrap mix soft drink 70% and 30% scrap engine block melted together. After melting do foundry in the mold of volcanic ash with water binding 10% in difference of pour temperature 660oC, 690oC and 720oC. Shaped silicon microstructure visible polygons or nearly unanimous well as large size and shape of the lines very little between the Al matrixes. Hardness increased at pouring temperature of 660oC is 32.2 HVN, and decreasing at pouring temperature of 720oC is 26.6 HVN. Tensile strength increased by 59.09 kg/mm2, at temperature 660oC pouring, and decreasing at pouring temperature of 720oC is 32.91 kg/mm2. Increased porosity in pouring temperature 660°C is 5.3%, and decreased in pouring temperature 720oC, is 3.9%.
Pengujian Portable Solar Cell Kapasitas 100 WP Sebagai Energi Listrik Penggerak Blower Pengering Cengkeh 250 Watt Sandi Rais; Bambang Bambang; Kifli Umar; Witono Hardi; Ari Setia Pratama
Patria Artha Technological Journal Vol 6, No 2 (2022): Patria Artha Technological Journal
Publisher : Department of Electrical Engineering, University of Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/patj.v6i2.650

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan pengujian portable solar panel dengan sudut kemiringan hasil rancangan yang dilakukan oleh peneliti terdahulu. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahapan antara lain, pengukuran kapasitas arus yang di hasilkan oleh dua buah solar cell kapasitas 50wp dengan aki dan tanpa aki, perhitungan waktu pengisian batrei, dan pengukuran kapasitas listrik yang dihasilkan dengan pembebanan blower 350 Watt. Dari hasil pengujian penggunaan beban pada malam hari yaitu mendapatkan rata-rata 11,86 V sampai dengan 12 V per jam dan pengambilan data setiap 5 menit sekali.  Pengujian dilakukan selama 2 Jam dan kondisi baterai pada saat pengujian adalah sebesar 60 %. Selama 2 Jam pengujian baterai mengalami penurunan kapasitas listrik sebesar 20 % maka dapat diasumsikan bawha jika baterai terisi penuh blower dapat dioperasikan selama 10 Jam. Voltase yang terbaca pada saat pengujian stabil di angka 11,9 volt. Dengan demikian maka pengujian pembebanan dengan blower 250-watt dapat dikatakan stabil.  Untuk pengujian solar panel pada siang hari dengan menggunakan Baterai terlihat bahwa voltase yang dihasilkan mengalami penurunan jika dibandingkan dengan pengujian pada malam hari yang hanya menggunakan baterai. Hal ini disebabkan karna system pada solar panel yang dilakukan pengujian pada siang hari bekerja secara keseluruhan dibandingkan dengan pada malam hari yang hanya mengunakan baterai. Untuk Pengujian solar panel dengan beban blower 250-watt tanpa Baterai pada siang hari rata-rata volatse yang dihasilkan adalah sebesar 11,87 V sampai dengan 12,57 per jam dan pengambilan data setiap 5 menit sekali. Dari hasil pengujian terlihat bahwa voltase yang dihasilkan terlihat lebih besar atau lebih tinggi jika dibandingkan apabila menggunakan seluruh komponen solar panel yaitu dengan menyambungkan baterai. Meskipun blower dapat bekerja dengan kondisi pengoperasian seperti ini, namun pengujian ini harus dilakukan dengan kondisi cuaca cerah dimana pada kondisi cuaca cerah, solar panel akan bekerja dengan baik dan tidak mengalami penuruan kapasitas listrik yang masuk.
Pemberdayaan warga di Desa Takofi Kecamatan Pulau Moti Dalam Pengolahan Sampah Dapur Mukhlis Muslimin Mallomoang; Kifli Umar; Ivan Junaidy Abd Karim; Ahmad Seng
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v6i2.1379

Abstract

Kegiatan PKM Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Khairun terpusat di Desa Takofi Kecamatan Pulau Moti. Salah satu kegiatan yang diusulkan adalah “Pemberdayaan warga di Desa Takofi Kecamatan Pulau Moti Dalam Pengolahan Sampah Dapur Bernilai Ekonomi Dan Berdaya Guna”. Desa Takofi adalah salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Pulau Moti, Rata-rata penduduk berprofesi sebagai petani dan nelayan. Kondisi sampah organik yang bersumber dari olahan dapur rumah tangga di desa ini dari hasil survey pada pelaksanaan PKM tahun 2021 belum memberdayakan ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri dalam pengelolaan sampah organik. Melalui program PKM tahun 2022 pelaksanaan kegiatan memberikan penguatan elemen masyarakat dalam pemberdayaan ibu rumah tangga dan remaja putri di desa takofi kecamatan pulau moti dalam pengolahan sampah dapur dengan teknologi yang sederhana dan ramah lingkungan sehingga dapat bernilai ekonomi dan berdaya guna
Analisa Kekuatan Impact Serta Kekuatan Tarik Komposit Fiberglass Pembuatan Perahu Nelayan abdul karim, ivan junaidy; Mukhlis, M.; Usman, Ishak; Umar, Kifli; Rahmat, Rahmat
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.21316

Abstract

Indonesia memiliki garis pantai yang panjang sehingga sebahagian besar masyarakat pesisir memilih nelayan sebagai mata pencaharian. Masyarakat pesisir kebanyakan berprofesi sebagai nelayan. Alat tangkap nelayan tradisional kebanyakan terbuat dari kayu atau batang pohon yang digali. Kapal kayu ataupun logam sangat mahal biaya produksinya dibanding dengan faiberglass yang memiliki kelebihan teknis dan ekonomis. Ketebalan lapisan fiber perlu diperhatikan shingga kapal dapat diproduksi dengan efisien. Penelitian ini menggunakan tiga jenis fiberglass yakni dengan fariasi serat matt 350, matt 450, woven 600, dengan variasi layer 4, 8, 12 dengan resin berjenis yukalak 157. Komposit dibuat menggunakan metode hand lay up dengan ukuran spesimen uji impak dibuat menggunakan standarisasi ASTM D256 dan spesimen uji tarik menggunakan standarisasi ASTM D 638 tipe IV. Hasil pengujian impak menunjukan bahwa serat 4 lapis memiliki kekuatan impak sebesar 8.417 , pada serat 8 lapis sebesar 9.88 dan pada serat 12 lapis sebesar 224.1 Kekuatan tarik serat 4 lapis memiliki kekuatan tarik rata-rata sebesar 184,85 MPa serat 8 lapis sebesar 211,62 MPa dan pada serat 12 lapis sebesar 231,70 MPa.
Pengaruh Suhu Penuangan Terhadap Kualitas Dan Cacat Coran Aluminium Bekas Kaleng Minuman Dengan Metode Lost Foam Casting Tjiroso, Bambang; Umar, Kifli; Rais, Sandi; Rajak, Sahdar; Zulfikram, Zulfikram
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.9322

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of pouring temperature on defect quality in aluminum castings for beverage cans, using the Lost Foam Casting method. The results indicate that pouring temperature significantly influences casting quality. Higher pouring temperatures improve casting quality by increasing fluidity, allowing the molten metal to better fill the mold cavities. Conversely, lower pouring temperatures reduce the aluminum's flowability. Observed defects primarily include cavities or small holes ranging in size from approximately 0.28000 µm to 0.6843 µm, suggesting porosity defects. Larger cavities (0.6843 µm) likely result from gas entrapment or shrinkage during cooling, while smaller cavities may be due to gas trapped on the surface of the castings.