Wina Sapitri
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontroversi Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah pada Platform Merdeka Mengajar (PMM) di Sekolah Penggerak : (Relevansi Teori Zona Perkembangan Proksimal Lev Vygotsky) Yani Mulyani; Wina Sapitri; Dede Ropi Fahmi; Sunan Hanif Ihsan Assalaam; Mohamad Erihadiana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam mendukung pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah di Sekolah Penggerak Kecamatan Sindangwangi, dengan fokus pada relevansinya terhadap penerapan teori Zona Perkembangan Proksimal (ZPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMM memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru dan kepala sekolah. Fitur-fitur seperti modul pelatihan, materi ajar, dan alat evaluasi mendukung guru dalam merancang pembelajaran yang adaptif dan berpusat pada siswa. Selain itu, kepala sekolah memainkan peran strategis dalam memberikan pelatihan tambahan, memfasilitasi kolaborasi, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. PMM juga relevan dengan konsep ZPD, di mana platform ini berfungsi sebagai scaffolding digital yang membantu guru dan kepala sekolah memberikan bimbingan sesuai kebutuhan perkembangan siswa. Namun, implementasi PMM menghadapi tantangan signifikan, seperti keterbatasan akses internet, beban administratif yang tinggi, dan variasi kemampuan teknologi di kalangan tenaga pendidik. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan berupa pelatihan intensif, pengembangan infrastruktur teknologi, dan pengurangan beban administratif untuk memastikan pemanfaatan PMM secara optimal. Dengan mengatasi tantangan ini, PMM memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi pendidikan di Indonesia.
Educational Fee Setting Strategy Based on Parents’ Economic Capacity (A Study on the Implementation of the ZISWAF Method at SD Islam Sabilul Qur’an) Yani Mulyani; Nina Napisah; Wina Sapitri; Badrudin; Qiqi Yuliati Zakiah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2593

Abstract

This study examines the strategy of SD Islam Sabilul Qur’an Majalengka in setting educational fees according to parents’ economic capacity, the management and use of ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, and Wakaf) funds to support school financing, and the challenges and opportunities in implementing a ZISWAF-based funding model at a private Islamic elementary school. A qualitative case study approach was employed, involving in-depth interviews with school administrators, ZISWAF coordinators, teachers, and parents, as well as document review and field observations. Findings indicate that the school categorizes families into “very poor,” “poor,” “lower‐middle,” and “upper‐middle” groups based on income, assets, and dependents. Subsidies range from 50 % to 100 % of full tuition for qualifying families, while higher‐income families pay full fees and may contribute additional infak to bolster the school’s endowment. ZISWAF funds are collected from internal and external donors comprising regular zakat contributions, one‐time sedekah, and wakaf invested as a perpetual fund and are allocated to cover tuition gaps after a verification process involving document checks and home visits. This model has successfully reduced tuition arrears and ensured universal access regardless of socioeconomic status. However, challenges remain in defining clear income thresholds, expediting verification, and mitigating dependency on fluctuating donations. Opportunities include implementing a cloud‐based beneficiary management system, strengthening wakaf endowment management for sustainability, and enhancing parent engagement through regular forums. The study concludes that an integrated ZISWAF‐based financing mechanism can achieve equitable access and financial stability when combined with transparent procedures and community participation. Keywords: differential tuition, Islamic elementary school, educational financing, beneficiary verification, wakaf endowment;