Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transformasi Perencanaan Sekolah: Implementasi Siklus IRB Berbasis Rapor Pendidikan Panggih Cahyo Imami; Rina Taurisia; Saguh Miliarto; Nurkolis
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2378

Abstract

Penelitian ini mengkaji urgensi transformasi perencanaan sekolah melalui implementasi siklus Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB) berbasis Rapor Pendidikan di Indonesia. Kesenjangan antara ketersediaan data evaluasi dan implementasi program peningkatan mutu mendorong pengembangan model perencanaan yang sistematis. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka sistematis, penelitian ini menganalisis 10 artikel ilmiah terbitan 2023-2025 dari database jurnal terakreditasi Sinta 3 melalui teknik meta-sintesis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi siklus IRB memiliki potensi transformatif dalam menggeser paradigma perencanaan sekolah dari pendekatan intuitif menuju pendekatan berbasis bukti empiris. Studi ini mengidentifikasi interkoneksi antara kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kompetensi digital sebagai faktor determinan kesuksesan implementasi siklus IRB. Kerangka implementatif yang dikembangkan tidak hanya mentransformasi proses perencanaan teknis, tetapi juga mereorientasi peran kepala sekolah sebagai fasilitator kolaboratif dan guru sebagai partisipan aktif dalam interpretasi data. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual yang mengintegrasikan teori perencanaan strategis, kepemimpinan transformasional, dan manajemen perubahan dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan.
IMPLEMENTATION OF POSITIVE MANAGERIAL CULTURE OF SCHOOL PRINCIPALS IN THE FORMATION OF 'DISCIPLINE AND ORDER' CHARACTER AT SMP NEGERI 1 ULUJAMI Saguh Miliarto; Supandi; Harjito
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/jurnalmanajemenpendidikanislam.v6i1.2496

Abstract

Character education faces the challenge of degrading disciplinary values that demand a paradigm transformation of student management from a punitive to a restorative approach. This study aims to analyze the implementation of positive managerial culture of school principals in the formation of discipline and order character in SMP Negeri 1 Ulujami. The research uses a qualitative approach with a descriptive case study design. The subjects of the study include school principals, counseling guidance teachers, subject teachers, and students who  are determined purposively. The data collection technique integrates triangulation methods through structured in-depth interviews, participatory observations, and documentation studies. The data analysis adopts the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana which includes data condensation, data presentation, and conclusion drawing by cross-verification between sources. The results of the study show that the implementation of a positive culture is carried out through planning that integrates values into the vision and mission, organization by placing the counseling guidance team as the lead mediator, implementation through daily habituation programs, and continuous supervision through exit interviews as well as analysis of violation data. This implementation has proven to be effective in changing student behavior from extrinsic compulsion to a sustainable intrinsic habit
Managing learning communities to improve student learning outcomes: A systematic literature review Saguh Miliarto; Nurul Falah Rahmawati
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 4 (2025): Inovasi Kurikulum, November 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i4.199

Abstract

This study aims to analyze the management of learning communities as a strategy to improve student learning outcomes through a Systematic Literature Review (SLR). The review covered academic literature published between 2018 and 2024, indexed in the Directory of Open Access Journals (DOAJ). A total of 10 eligible articles were selected and analyzed using qualitative content analysis, which consisted of four stages: open coding, axial coding, selective coding, and theoretical coding. The findings led to an integrative model of learning community management, encompassing four fundamental dimensions: structural, functional, contextual, and impact on learning outcomes. The structural dimension highlights the importance of competence stratification, role rotation, and multi-stakeholder coordination. The functional dimension involves knowledge sharing, systematic reflection, and the transformation of pedagogical practices. The contextual dimension emphasizes adaptability to socio-cultural conditions, the use of technology, and the accommodation of diverse learning needs. Meanwhile, the impact dimension includes improvements in cognitive competence, strengthening of non-cognitive aspects, institutional capacity, and school identity. The study also identifies moderating variables, including transformative leadership, institutional policy support, and integrated learning infrastructure.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan komunitas belajar sebagai strategi peningkatan capaian belajar murid melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan terhadap literatur akademik yang dipublikasikan pada periode 2018–2024 dan terindeks dalam Directory of Open Access Journals (DOAJ). Proses seleksi menghasilkan 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, dianalisis menggunakan teknik analisis konten kualitatif dengan empat tahapan: open coding, axial coding, selective coding, dan theoretical coding. Hasil analisis menunjukkan terbentuknya model integratif pengelolaan komunitas belajar yang mencakup empat dimensi fundamental, yakni struktural, fungsional, kontekstual, dan dampak terhadap capaian belajar. Dimensi struktural menekankan pentingnya stratifikasi kompetensi anggota, rotasi peran, dan koordinasi multistakeholder. Dimensi fungsional mencakup berbagi pengetahuan, refleksi sistematis, dan transformasi praktik pedagogis. Dimensi kontekstual menegaskan adaptabilitas terhadap kondisi sosio-kultural, pemanfaatan teknologi, dan keragaman kebutuhan pembelajaran. Sementara itu, dimensi dampak mencakup peningkatan kompetensi kognitif, penguatan aspek non-kognitif, kapasitas institusional, serta identitas sekolah. Penelitian ini juga mengidentifikasi variabel moderator berupa kepemimpinan transformatif, dukungan kebijakan institusional, dan infrastruktur pembelajaran terintegrasi. Kata Kunci: capaian belajar; komunitas belajar; pendidikan kolaboratif; pengelolaan pendidikan