Fatkhiyatur Rizkiyah
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Supervisi Klinis Kepala Sekolah sebagai Learning Leader melalui Kepemimpinan Instructional dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Mohammad Nuruddhalam Bakri; Fatkhiyatur Rizkiyah; Ayu Wulandari; Nunuk Hariyati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3170

Abstract

Kualitas pendidikan tingkat dasar sangat bergantung pada peningkatan kapabilitas profesional para pengajarnya. Dalam konteks ini, kepemimpinan instruksional dari kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran memegang peran krusial. Salah satu mekanisme pembinaan yang terbukti efektif adalah supervisi klinis. Suatu pendekatan yang dilaksanakan secara reflektif dan kolaboratif. Berdasarkan analisis studi pustaka terhadap literatur ilmiah, jurnal terakreditasi, dan laporan resmi pada tahun 2019 hingga 2024 dengan kata kunci supervisi klinis, kepemimpinan instuksional, dan profesionalsime guru. Penelitian ini ini mengungkap hasil bahwa implementasi supervisi klinis yang sistematis signifikan dalam meningkatkan kompetensi guru secara holistik, mencakup aspek pedagogis, profesional, sosial, dan kepribadian. Kemudian efektivitasnya diperkuat oleh kapasitas kepala sekolah dalam menegakkan visi pembelajaran, membangun komunitas belajar, serta memberikan umpan balik yang membangun. Sinergi antara kedua elemen ini pada akhirnya menciptakan ekosistem sekolah yang reflektif dan kolaboratif, dimana kepala sekolah berfungsi sebagai katalisator bagi lahirnya guru-guru pembelajar yang adaptif dan profesional.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Manajemen Kurikulum Program Bahasa Inggris: Studi Kasus di MA Billingual Junwangi Krian Fatkhiyatur Rizkiyah; Amelia Damayanti Khairunnisa; Mohammad Nuruddhalam Bakri; Bachtiar Sjaiful Bachri; Ima Widiyanah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3558

Abstract

Manajemen kurikulum merupakan suatu sistem perencanaan yang mencakup penentuan isi, tujuan, dan capaian yang hendak diwujudkan oleh satuan pendidikan. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, manajemen kurikulum bahasa Inggris menjadi penting mengingat statusnya sebagai mata pelajaran wajib. Penguasaan bahasa Inggris secara akurat dan fasih membuka peluang bagi peserta didik untuk berkomunikasi, bertukar gagasan, serta membangun jejaring dalam lingkup pendidikan dan profesional di tingkat global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum Program Bahasa Inggris dalam kerangka implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan melalui Sanggar Bahasa Internasional (SBI) di MA Bilingual Junwangi Krian. Kajian difokuskan pada empat fungsi utama manajemen kurikulum, yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus yang bersifat deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama penanggung jawab program, guru bahasa Inggris, dan peserta didik, observasi nonpartisipatif, serta telaah dokumen terkait rancangan dan pelaksanaan kurikulum. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menelusuri keterkaitan antar fungsi manajemen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum Program Bahasa Inggris diarahkan pada pengembangan kompetensi kebahasaan dan pembentukan karakter peserta didik yang sejalan dengan nilai-nilai serta visi madrasah. Pengorganisasian kurikulum difokuskan pada penguatan keterampilan berbahasa dan pengembangan potensi peserta didik. Pelaksanaan kurikulum diintegrasikan ke dalam Kurikulum Nasional dan lingkungan pesantren melalui pembiasaan berbahasa serta berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Sementara itu, evaluasi kurikulum dilakukan secara formatif dan sumatif melalui sistem penilaian yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa manajemen kurikulum Program Bahasa Inggris melalui Sanggar Bahasa Internasional berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kompetensi berbahasa peserta didik. Meskipun demikian, diperlukan penguatan dalam aspek pengendalian dan evaluasi guna menjamin keberlanjutan serta efektivitas program dalam kurun waktu lama.