Fitria Rohmah Azizah
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Musik Klasik Jawa untuk Meningkatkan Konsentrasi Anak ADHD: Kajian Sistematis dalam Perspektif Pembelajaran Inklusif Fitria Rohmah Azizah; Akbar Al Masjid; Ana Fitrotun Nisa; Berliana Henu Cahyani; Elyas Djufri
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3627

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi musik klasik Jawa sebagai strategi pembelajaran inklusif untuk meningkatkan konsentrasi anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 penelitian relevan yang dipublikasikan pada rentang tahun 2016–2025. Kajian difokuskan pada pengaruh musik klasik baik musik klasik Barat maupun musik tradisional Jawa terhadap konsentrasi, regulasi emosi, memori kerja, dan performa belajar anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa mayoritas penelitian melaporkan dampak positif musik klasik dalam meningkatkan fokus, menurunkan kecemasan, serta memperkuat fungsi eksekutif anak ADHD. Bukti neurofisiologis berbasis EEG menunjukkan bahwa paparan musik klasik berkaitan dengan peningkatan aktivitas gelombang otak alfa dan beta, yang pada anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) berperan penting dalam modulasi perhatian dan kontrol impuls. Pada anak ADHD, peningkatan gelombang alfa dikaitkan dengan penurunan hiperaktivitas kortikal dan regulasi tingkat arousal, sementara peningkatan gelombang beta berhubungan dengan perbaikan fungsi perhatian berkelanjutan dan kesiapan kognitif. Mekanisme ini berbeda dengan anak non-ADHD, pada anak non-ADHD musik lebih berfungsi sebagai stimulus relaksasi umum, bukan sebagai kompensasi terhadap disfungsi atensi. Meskipun penelitian empiris mengenai musik klasik Jawa masih terbatas, karakteristik musikalnya yang stabil, repetitif, dan minim distraksi memiliki potensi untuk mendukung regulasi atensi anak ADHD secara serupa dengan musik klasik Barat. Dengan demikian, musik klasik Jawa berpeluang dikembangkan sebagai strategi neuroedukatif yang relevan dalam pembelajaran inklusif.