Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SISWA SMP NEGERI 3 MAJAULENG KABUPATEN WAJO Firdaus Firdaus; Sugeng A. Karim; Hilda Ashari; Risdayanti Risdayanti
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v4i1.10378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi dengan hasil belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi SMP Negeri 3 Majauleng. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ada tiga yaitu, angket/kuisioner, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan tepatnya di SMP Negeri 3 Majauleng pada tanggal 25 September sampai 25 Oktober 2023. Sampel penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 3 Majauleng sebanyak 60 siswa. Data yang diperoleh kemudian di analisa menggunakan korelasi PearsonProduct Moment untuk mengetahui derajat hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar TIK. Berdasarkan hasil analisa data diperoleh nilai rhitung 0,406 dan rtabel sebanyak 0,258 memiliki tingkat interpretasi yang sedang atau cukupan. Maka dari itu rhitung lebih besar dari rtabel maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan (Ho) ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar TIK siswa SMP Negeri 3 Majauleng. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa motivasi belajar merupakan suatu kecenderungan untuk mengembangkan prestasi atau hasil belajar pada diri seorang pelajar untuk melakukan kegiatan aktif dalam pembelajaran, sehingga dapat mencapai hasil yang diinginkan dan intensitas motivasi belajar seseorang akan sangat menentukan prestasi belajarnya
Peran Peer Group dalam Meningkatkan Motivasi Belajar dan Academic Resilience Mahasiswa Windy Bara Tau; Ardianti Dwi Andini; Mutmainnah Rusli; Irwansyah Irwansyah; Asrini Asrini; Muhammad Nurhidayat; Jumriana Jumriana; Siti Nur Khalisa; Risdayanti Risdayanti; Ribka Paseno; Elfrida Febriani Sastri; Dyan Paramitha Darmayanti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 12 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran peer group dalam meningkatkan motivasi belajar dan academic resilience mahasiswa serta memahami dinamika kelompok pertemanan dalam kehidupan akademik di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian berjumlah 14 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang memiliki kelompok pertemanan tetap dan aktif dalam interaksi akademik di kampus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan “bahwa peer group memiliki peran penting dalam kehidupan akademik mahasiswa. Kelompok pertemanan terbentuk melalui proses interaksi sosial yang berlangsung secara alami berdasarkan kedekatan emosional, intensitas komunikasi, pengalaman bersama, serta kesamaan tujuan selama menjalani perkuliahan. Peer group berfungsi sebagai sumber motivasi belajar melalui kebiasaan saling membantu, berbagi informasi akademik, belajar bersama, serta memberikan dukungan emosional antaranggota kelompok. Selain itu, peer group juga berperan dalam memperkuat academic resilience mahasiswa melalui dukungan sosial, kerja sama, dan kebiasaan saling mengingatkan ketika menghadapi” tekanan akademik. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dinamika kelompok pertemanan tidak selalu memberikan pengaruh positif. Aktivitas nongkrong yang berlebihan, suasana pertemanan yang terlalu santai, serta kebiasaan menunda tugas dapat menurunkan fokus belajar dan kedisiplinan akademik mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan dalam memilih lingkungan pertemanan yang suportif, menjaga keseimbangan antara aktivitas sosial dan akademik, serta tetap memiliki tujuan akademik yang jelas. Dengan demikian, peer group menjadi salah satu faktor sosial yang berpengaruh dalam membentuk motivasi belajar dan academic resilience mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.