Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REMAJA CERDAS, SEHAT, DAN BERAKHLAK: PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DI MAS BABUN NAJAH Ulfa Husna Dhirah; Fitriyanti Fitriyanti; Rizka Amalia Putri; Finaul Asyura; Ririn Nabila
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi, seperti pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan, serta infeksi menular seksual. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman yang benar menjadi salah satu faktor utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui penyuluhan di MAS Babun Najah. Metode yang digunakan adalah edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi, serta pembagian leaflet. Kegiatan diikuti oleh 45 siswi putri kelas XI. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep pubertas, kebersihan organ reproduksi, risiko pergaulan bebas, serta pentingnya menjaga nilai moral dan agama dalam pergaulan. Kesimpulan penyuluhan kesehatan reproduksi efektif meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi sesuai nilai agama dan norma sosial. Kata Kunci: Remaja, Kesehatan Reproduksi, Penyuluhan, Edukasi, Sekolah
REMAJA CERDAS, SEHAT, DAN BERAKHLAK: PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DI MAS BABUN NAJAH Ulfa Husna Dhirah; Fitriyanti Fitriyanti; Rizka Amalia Putri; Finaul Asyura; Ririn Nabila
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi, seperti pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan, serta infeksi menular seksual. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman yang benar menjadi salah satu faktor utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui penyuluhan di MAS Babun Najah. Metode yang digunakan adalah edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi, serta pembagian leaflet. Kegiatan diikuti oleh 45 siswi putri kelas XI. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep pubertas, kebersihan organ reproduksi, risiko pergaulan bebas, serta pentingnya menjaga nilai moral dan agama dalam pergaulan. Kesimpulan penyuluhan kesehatan reproduksi efektif meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi sesuai nilai agama dan norma sosial. Kata Kunci: Remaja, Kesehatan Reproduksi, Penyuluhan, Edukasi, Sekolah
MEWUJUDKAN SANTRI SEHAT HOLISTIK MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN, EDUKASI PERILAKU HIDUP SEHAT, DAN PENGUATAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI DAYAH DARUL HIKMAH KABUPATEN ACEH BESAR Ulfa Husna Dhirah; Mutiawati; Fitriyanti; Rizka Amalia Putri; Finaul Asyura; Kurnia Rahmayanti; Rossi Aulia Pratiwi; Alfitri Wahyuni; Ferali Suci
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai permasalahan kesehatan fisik maupun kesehatan mental akibat perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang terjadi selama masa pertumbuhan. Lingkungan dayah memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku hidup sehat sekaligus mendukung kesehatan mental santri melalui pendekatan promotif dan preventif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan santri melalui pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta seminar kesehatan mental remaja. Kegiatan dilaksanakan di Dayah Darul Hikmah Kabupaten Aceh Besar pada Selasa, 14 Juli 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Sasaran kegiatan meliputi santri kelas VII, VIII, dan IX SMP, kelas X, XI, dan XII SMA, serta dewan guru. Metode kegiatan terdiri atas pemeriksaan kesehatan dasar berupa pengukuran tekanan darah, frekuensi nadi, suhu tubuh, frekuensi pernapasan, dan Lingkar Lengan Atas (LILA), dilanjutkan dengan edukasi perilaku hidup sehat serta seminar kesehatan mental menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Pemeriksaan kesehatan memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan santri serta membantu mengidentifikasi peserta yang memerlukan pemantauan lebih lanjut. Edukasi kesehatan dan seminar kesehatan mental meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik, menerapkan perilaku hidup sehat, serta membangun kemampuan mengelola stres dan emosi secara positif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan dayah melalui kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga pendidikan. Kata kunci: pemeriksaan kesehatan, perilaku hidup sehat, kesehatan mental, remaja, santri     sehat Abstract Adolescents are an age group vulnerable to various physical and mental health issues due to the biological, psychological, and social changes occurring during their growth period. Dayah (Islamic boarding school) environments play a strategic role in shaping healthy lifestyle behaviors and supporting the mental health of santri (students) through promotive and preventive approaches. This community service initiative aims to improve the health status of santri through basic health screenings, education on Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), and adolescent mental health seminars. The activity was conducted at Dayah Darul Hikmah in Aceh Besar Regency on Tuesday, July 14, 2026 starting at 09:00 WIB. The target participants included santri from junior high (SMP) grades VII, VIII, and IX, senior high (SMA) grades X, XI, and XII, as well as the teaching staff. The activity methods comprised basic health screenings—specifically measurements of blood pressure, pulse rate, body temperature, respiratory rate, and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC)—followed by healthy lifestyle education and mental health seminars utilizing interactive lectures, discussions, and Q&A sessions. The results showed that participants engaged enthusiastically throughout the entire program. The health screenings provided an initial overview of the santri's health status and helped identify participants requiring further monitoring. The health education and mental health seminars enhanced participants' understanding of the importance of maintaining physical health and adopting healthy lifestyle behaviors, while also fostering skills to manage stress and emotions positively. This activity is expected to serve as a first step toward establishing a culture of healthy living within the dayah environment through collaboration between higher education institutions and educational establishments.   Keywords: health screening, healthy lifestyle behavior, mental health, adolescents,santri