Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

SOSIALISASI EDUKASI MINUMAN BERISIKO TERHADAP KESEHATAN GINJAL UNTUK PENCEGAHAN GAGAL GINJAL KRONIS PADA REMAJA DAYAH MODERN DARUL ULUM BANDA ACEH Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati; Ella Frisella; Herawati Herawati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Putri Serianti; Melda Sofia; Syarifah Yanti Astrina; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, termasuk pada kelompok usia muda. Salah satu faktor risiko yang sering diabaikan adalah konsumsi minuman berisiko seperti minuman bersoda, minuman energi, dan minuman instan dengan kandungan gula tinggi, pemanis buatan, serta bahan kimia tambahan. Remaja yang menempuh pendidikan di dayah modern memiliki potensi terpapar risiko ini akibat kebiasaan mengonsumsi minuman kemasan yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri remaja Dayah Modern Darul Ulum tentang minuman berisiko bagi kesehatan ginjal dan langkah pencegahannya. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, pemutaran video edukasi, diskusi kelompok, dan pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 43% setelah intervensi, khususnya pada pemahaman tentang jenis minuman yang perlu dihindari dan pentingnya menjaga hidrasi dengan air putih. Program ini terbukti efektif sebagai langkah promotif-preventif untuk mencegah GGK pada remaja di lingkungan dayah modern, serta berpotensi direplikasi di lembaga pendidikan serupa. 
SOSIALISASI TENTANG KEBIASAAN MENGKONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN JUNK FOOD PADA REMAJA DI PESANTREN DARUL ULUM BANDA ACEH Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati; Ella Frisella; Herawati Herawati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Putri Serianti; Melda Sofia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan masa yang sangat penting untuk memperhatikan pola makan yang sehat dan bergizi, karena pada masa ini remaja akan terus tumbuh dan berkembang sehingga kebutuhan nutrisi harus seimbang dengan besarnya aktivitas. Namun pada saat ini, banyak remaja memiliki kegemaran untuk mengkonsumsi junk food hal ini disebabkan karena cita rasanya yang enak. Junk food adalah makanan yang rendah nilai gizinya namun tinggi kalori,lemak yang tidak sehat, gula dan garam serta akan berdampak negatif bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang. Maka tujuan dari program pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada siswa serta mengenalkan kepada siswa beberapa jenis makanan siap saji atau junk food bagi kesehatan. Sosialisasi ini dilakukan sebagai salah satu pencegahan terhadap perilaku siswa yang sering mengkonsumsi junk food. Berdasarkan survey yang telah kami lakukan kepada siswa beberapa jenis junk food dalam kehidupan sehari-hari serta dampak negatif yang akan ditimbulkan akibat sering mengkonsumsi junk food. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi penyuluhan interaktif antara pemateri dan siswa, pemutaran video edukasi, diskusi dan tanya jawab, serta pembagian leaflet. Evaluasi yang dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 45% setelah intervensi, khususnya pada pemahaman tentang jenis makanan dan minuman yang mengandung junk food. Program ini terbukti efektif sebagai langkah dalam mencegah siswa dalam mengkonsumsi junk food pada remaja di lingkungan dayah modern, serta berpotensi direplikasi di lembaga pendidikan serupa.
PSIKOEDUKASI DUKUNGAN PSIKOLOGIS AWAL DI PESANTREN BABUL MAGHFIRAH Melda Sofia; Kamarullah Kamarullah; Herawati Herawati; Kurnia Rahmayanti; Pardi Pardi; Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Cut Nursadrina; Nanda Fitriana; Abdul Mukti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Dukungan Psikologis awal merupakan salah satu bentuk intervensi yang dilakukan seseorang yang digunakan untuk menangani situasi krisis dan bencana. Dukungan psikologis awal sangat membantu pelajar khususnya siswa di pesantren babulmaghfirah yang sudah mengalami musibah kebakaran. Efek bencana tersebut membawa dampak buruk bagi siswa sehingga mengalami trauma, cemas, panik, takut dan kondisi kesehatan memburuk. Dengan pemaparan psikoedukasi dukungan psikologis awal kepada siswa dapat mengubah pikiran dan kondisi kesehatan mental semakin baik.  
MEMBANGUN KESADARAN MAHASISWA SEBAGAI SOCIAL CONTROL MELALUI PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE THERAPY (RET) DALAM MENANGKAL TERJADINYA MONEY POLITIC PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 DI PROVINSI ACEH Hendri Hendri; Kurnia Rahmayanti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik money politik dapat memunculkan dampak yang tidak sehat dalam proses perpolitikan di Indonesia, terutama di provinsi aceh sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang menegakkan Syariat Islam. Praktik money politik tidak dibenarkan baik secara hukum positif maupun secara hukum Islam. Namun, faktanya di lapangan masih banyak terjadinya fenomena praktik money politik pada saat pemilu, iroinisnya ini juga terjadi di provinsi yang menjunjung nilai-nilai Islam, yaitu provinsi Aceh. Kemudian, mahasiswa juga sudah tidak menyadari lagi akan eksistensi perannya selaku mahasiswa, yang salah satunya adalah sebagai social control dalam kehidupan bermasyarakat. Lebih parahnya lagi tejadinya kesalahan dalam berpikir dan mempersepsikan praktik money politik sebagai hal yang wajar, dan benar. Didasari atas fenomena tersebut maka dianggap penting dilakukan sebuah kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan intervensi psikologi melaui Rational Emotive Therapy (RET) untuk menumbuhkan kembali kesadaran mahasiswa sebagai social control dalam mencegah terjadinya praktik money politik pada pemilu tahun 2024 mendatang. Peserta dalam kegiatan pengabmas ini berjumlah 30 orang, yaitu mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Tujuan dilakukan kegiatan pengabmas ini agar mahasiswa dapat berpikir kembali secara rasional dan dapat mempersepsi secara tepat bahwa praktik money politik adalah hal yang salah. Hasil kegiatan pengabmas ini menunjukkan hal yang positif, di mana terjadinya perubahan pada peserta, baik pada aspek kognitif, afeksi, maupun perilaku. Kemudian, peserta juga sudah menyadari kembali akan perannya sebagai social control dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya dalam mengontrol agar tidak terjadinya praktik money politik pada pemilu tahun 2024 mendatang.Kata Kunci : Membangun Kesadaran Mahasiswa sebagai Social Control, Rational Emotive Therapy (RET), Money PoliticThe practice of money politics can have an unhealthy impact on the political process in Indonesia, especially in the province of Aceh as one of the provinces in Indonesia that enforces Islamic Sharia. The practice of money politics is not justified either in positive law or in Islamic law. However, the fact is that on the ground there are still many phenomena of the practice of money politics during elections, ironically this also occurs in a province that upholds Islamic values, namely the province of Aceh. Then, students are also no longer aware of the existence of their role as students, one of which is as social control in social life. What's even worse was the occurrence of errors in thinking and perceiving the practice of money politics as a normal thing, and right. Based on this phenomenon, it was considered important to carry out a community service activity with a psychological intervention approach through Rational Emotive Therapy (RET) to revive students awareness as social control in preventing the practice of money politics in the upcoming 2024 elections. Participants in this community service activity totaled 30 people, namely students from the Faculty of Da'wah and Communication at UIN Ar-Raniry Banda Aceh. The purpose of this community service activity was so that students can think rationally again and can perceive correctly that the practice of money politics was wrong. The results of this community service activity show positive things, where positive changes occur in participants, both in cognitive, affective, and behavioral aspects. Then, the participants have also become aware again of their role as social control in social life, one of which is in controlling so that the practice of money politics does not occur in the upcoming 2024 elections.Keywords: Revive Students Awareness as Social Control, Rational Emotive Therapy (RET), Money Politic
PSIKOEDUKASI MENGELOLA KECEMASAN MENJADI KEKUATAN DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN REMAJA MENUJU DUNIA PENDIDIKAN DAN KERJA Kurnia Rahmayanti; Melda Sofia; Cut Nursadrina; Herawati Herawati; Syarifah Asyura; Pardi Pardi; Putri Serianti; Jernih Rizkia Putri; Kamsia Kamsia; Freity Freity
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Abstract Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami remaja dan berpotensi menghambat kesiapan mereka menghadapi tuntutan pendidikan maupun dunia kerja. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola kecemasan melalui psikoedukasi berbasis webinar bersama EDUNITAS. Kegiatan diikuti oleh lebih dari 250 remaja dari berbagai latar belakang pendidikan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep kecemasan, perbedaan kecemasan adaptif dan maladaptif, serta kemampuan mengidentifikasi faktor pemicu kecemasan. Peserta juga mempraktikkan strategi pengelolaan, seperti teknik relaksasi, positive self-talk, manajemen waktu, dan restrukturisasi kognitif. Lebih jauh, mereka menyadari bahwa kecemasan tidak selalu menjadi hambatan, melainkan dapat menjadi kekuatan motivasi untuk meningkatkan kesiapan diri. Psikoedukasi ini terbukti efektif dalam memperkuat kesiapan mental, regulasi diri, dan resiliensi remaja untuk menghadapi transisi menuju dunia pendidikan dan kerja yang kompetitif.Kata Kunci: Psikoedukasi, Kecemasan, Remaja
TRAUMA HEALING SMAS BABUL MAGFIRAH PADA SISWA YANG MENGALAMI KORBAN KEBAKARAN ASRAMA KABUPATEN ACEH BESAR Cut Nursadrina; Kurnia Rahmayanti; Herawati Herawati; Putri Serianti; Melda Sofia; Syarifah Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa kebakaran merupakan salah satu musibah yang mampu meninggalkan luka batin mendalam, terutama pada kelompok usia anak dan remaja. Pada awal tahun 2024, asrama SMA Swasta Babul Maghfirah di Kabupaten Aceh Besar mengalami kebakaran besar yang merusak sebagian besar fasilitas tempat tinggal siswa. Tragedi ini tidak hanya menyebabkan kehilangan secara material, tetapi juga menimbulkan tekanan psikologis serius pada siswa yang menjadi korban.Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakan sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan: (1) memberikan pendampingan psikologis bagi siswa agar mampu mengurangi dampak trauma akibat kebakaran, melalui terapi psikososial dan konseling kelompok; (2) menumbuhkan kembali semangat belajar serta mengembalikan rasa aman, keyakinan diri, dan ketahanan emosional siswa; (3) meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan mental serta membekali siswa dengan strategi penyesuaian diri dalam menghadapi tekanan pasca bencana; dan (4) menciptakan suasana sekolah yang lebih ramah, suportif, dan kondusif setelah peristiwa kebakaran.Pelaksanaan program ini dilakukan melalui empat tahapan, yakni: perencanaan, implementasi kegiatan, pemantauan serta evaluasi, dan tahap refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) siswa mulai memperlihatkan keceriaan, keberanian, dan kepercayaan diri yang lebih baik, serta tidak lagi menampakkan rasa takut berlebihan dalam keseharian; (2) siswa maupun pihak sekolah berharap adanya kelanjutan dari program pendampingan psikologis ini agar mereka dapat kembali beraktivitas normal; dan (3) selama proses pendampingan ditemukan pula indikasi trauma lain di luar akibat kebakaran, sehingga diperlukan upaya lanjutan berupa pemetaan psikologis untuk membantu siswa terbebas dari berbagai bentuk gangguan emosional yang dialami.  
IMPLEMENTASI PARENTING ISLAMI DALAM MENDIDIK MENTAL SPIRITUAL ANAK USIA DINI Herawati Herawati; Kurnia Rahmayanti; Pardi Pardi; Lena Hati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Undang-undang Nomor: 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat juga dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia secara berkala dalam satu semester atau pun pertahun akademik. Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia adalah: “Implementasi Parenting Islami dalam Mendidik Mental Spiritual Anak Usia Dini”. Keluarga merupakan lembaga pendidikan tertua yang bersifat informal dan kodrati. Keluarga berperan penting dalam membentuk pola kepribadian anak, karena di dalam keluarga anak pertama kali berkenalan dengan nilai dan norma. Pendidikan keluarga memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar, agama, dan kepercayaan, nilai moral, norma sosial dan pandangan hidup yang diperlukan anak untuk berperan dalam keluarga dan masyarakat Peran dan tanggungjawab pendidikan anak dalam keluarga menjadi tugas bersama ayah dan ibu. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) membuka wawasan dan kecakapan, (2) memberikan informasi dan teknis penerapan parenting islami yang tepat dalam mendidik, dan (3) meningkatkan kesadaran/daya nalar orangtua akan pentingnya parenting islami sebagai standar acuan dalam mendidik mental spiritual anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan pembekalan ini mengikuti teknis pelaksanaan tindakan yang terdiri dari 4 tahapan, yang terdiri dari tahap: persiapan atau perencanaan, pelaksanaan sosialisasi, evaluasi dan refleksi. Hasil pelaksanaan pembekalan ini menunjukkan: (1) seluruh peserta menunjukkan respon positif terhadap berbagai kegiatan, (2) adanya peningkatan nalar kesadaran orangtua akan pentingnya implementasi parenting islami dalam mendidik mental spiritual anak usia dini, dan (3) seluruh peserta pembekalan sangat antusias untuk mengikuti kegiatan serupa atau lanjutan kegiatan terkait materi parenting islami dalam waktu dekat.Kata Kunci: Implementasi, Parenting Islam, dan Anak Usia DiniIn Law Number: 20 of 2003 concerning the National Education System, it is stated that universities are obliged to implement the Tri Dharma of Higher Education, namely: teaching, research and community service. Community service programs are also carried out by Ubudiyah University Indonesia periodically in one semester or per academic year. As one form of community service that can be carried out by Ubudiyah University Indonesia is: "Implementation of Islamic Parenting in Educating Early Childhood Spiritual Mentality". The family is the oldest educational institution that is informal and natural. The family plays an important role in forming a child's personality pattern, because it is in the family that children are first introduced to values and norms. Family education provides the basic knowledge and skills, religion and beliefs, moral values, social norms and outlook on life that children need to play a role in the family and society. The role and responsibility of children's education in the family is a joint responsibility of the father and mother. Therefore, the implementation of this community service aims to: (1) open insight and skills, (2) provide information and techniques on the appropriate application of Islamic parenting in education, and (3) increase awareness/reasoning power of parents regarding the importance of Islamic parenting as a standard reference in educating the spiritual mentality of early childhood. The method for implementing this debriefing activity follows the technical implementation of the action which consists of 4 stages, consisting of: preparation or planning, implementation of socialization, evaluation and reflection. The results of the implementation of this briefing show: (1) all participants showed a positive response to various activities, (2) there was an increase in parents' awareness of the importance of implementing Islamic parenting in educating the spiritual mentality of early childhood, and (3) all briefing participants were very enthusiastic about taking part. similar activities or continuation of activities related to Islamic parenting material in the near future.Keywords: Implementation, Islamic Parenting, and Early Childhood
PENTINGNYA MEMAHAMI MINAT DAN BAKAT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA Kurnia Rahmayanti; Herawati Herawati; Soraya Lestari; Cut Nursadrina; Sastria Minanggi; Rafni Fajriati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakat dan minat merupakan faktor kunci yang memengaruhi motivasi belajar siswa, terutama di kalangan remaja saat ini yang menghadapi tantangan unik dalam pendidikan. Banyak siswa SMA mengalami penurunan motivasi belajar akibat tekanan akademik, banyaknya informasi dari media sosial, dan kurangnya dukungan dalam menemukan minat mereka. Di sisi lain, pemahaman tentang minat dan bakat sering kali kurang terintegrasi dalam sistem pendidikan, sehingga siswa tidak sepenuhnya menyadari potensi diri mereka. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu siswa mengetahui dan memahami minata dan bakat serta implikasinya terhadap motivasi belajar. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA 6 Banda Aceh. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sangat memuaskan, ini terlihat dengan antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan tes minat bakat dan konsultasi hasil tes minat bakat serta meningkatnya pemahaman siswa terhadap minat dan bakat yang dimiliki, hal ini berpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar siswa.Kata Kunci: Minat dan Bakat, Motivasi BelajarTalents and interests are crucial factors influencing students' learning motivation, particularly among today's adolescents who face unique educational challenges. Many high school students experience decreased motivation due to academic pressure, information overload from social media, and inadequate support in identifying their interests. Moreover, the understanding of talents and interests is often insufficiently integrated into the education system, preventing students from fully recognizing their potential. This community service aims to assist students in discovering and understanding their interests and talents, as well as their impact on learning motivation. Conducted at SMA 6 Banda Aceh, the initiative yielded highly satisfactory results, as demonstrated by the students' enthusiasm during the talent and interest assessments and consultations. Increased awareness of their own interests and talents positively influenced their learning motivation.Keywords: Interests and Talents, Learning Motivation.
PENYERAHAN SEMBAKO DAN SANTUNAN BAGI PARA JANDA DAN LANSIA DESA ALUE NAGA KECATAMAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH Herawati Herawati; Marniati Marniati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Nurul Hamdi; Lena Hati; Heri Aprian Harahap; Evi Afriana; M Aqil
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia secara berkala dalam satu semester atau pun pertahun akademik merupakan manisfestasi dari Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Adapun salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia adalah: “Penyerahan Sembako dan Santunan bagi Para Janda dan Lansia Desa Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh”. Berdasarkan pemetaan masalah yang dibutuhkan mitra diketahui bahwa para janda dan lansia di Desa Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh sangat membutuhkan bantuan dan santunan dikarenakan tergolong masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan harian dengan penghasilan kurang dari Rp, 600.000,- per bulan, tidak memiliki tabungan atau barang berharga yang dapat dijual untuk keperluan mendesak, bahkan ada yang tidak dikontrakan atau belum memiliki rumah pribadi, dll. Oleh karena itu dilakukan suatu tindakan untuk menangani permasalahan tersebut dengan pelaksanaan pengabdian masyarakat yang bertujuan agar para janda dan lansia Desa Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh memperoleh bantuan sembako harian dan santunan guna memenuhi kebutuhan mendesak atau modal usaha yang kiranya dapat menopang perekonomian secara berkelanjutan. Adapun metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini mengikuti teknis pelaksanaan tindakan yang terdiri dari 4 tahapan, yang terdiri dari tahap: persiapan atau perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan, serta refleksi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan (1) Para janda dan lansia sangat antusias dengan adanya bantuan sembako dan santunan yang diberikan; (2) Para janda dan lansia sangat mengharapkan adanya kegiatan-kegiatan serupa dari instansi/pihak lain yang kiranya peduli terhadap perekonomian mereka; dan (3) Para janda, lansia dan perangkat desa setempat meminta kegiatan lanjutan yang berguna untuk mengedukasi dan melatih skill berwirausaha para janda dan lansia agar senantiasa produktif sehingga perekonomian keluarga dan biaya pendidikan anak terpenuhi dengan baik.Kata Kunci: Santunan, Masyarakat Miskin, Janda dan Lansia.The community service program carried out by Ubudiyah University Indonesia periodically in one semester or per academic year is a manifestation of Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System which states that universities are obliged to implement the Tri Dharma of Higher Education. One form of community service that Ubudiyah University Indonesia can carry out is: "Delivery of basic necessities and compensation to widows and the elderly in Alue Naga Village, Syiah Kuala District, Banda Aceh City". Based on mapping the problems needed by partners, it is known that widows and the elderly in Alue Naga Village, Syiah Kuala District, Banda Aceh City really need help and compensation because they are classified as people who are unable to meet their daily needs with an income of less than IDR 600,000 per month, and do not have savings or valuables that can be sold for urgent needs, even those who don't rent or don't have a private house, etc. Therefore, an action was taken to address this problem by implementing community service which aims to ensure that widows and the elderly in Alue Naga Village, Syiah Kuala District, Banda Aceh City receive daily basic food assistance and compensation to meet urgent needs or business capital which can sustainably support the economy. . The method for implementing this socialization activity follows the technical implementation of the action which consists of 4 stages, consisting of: preparation or planning, implementation of activities, monitoring and evaluating the results of implementing activities, as well as reflection. The results of the activities showed (1) Widows and the elderly were very enthusiastic about the basic food assistance and compensation provided; (2) Widows and the elderly really hope for similar activities from other agencies/parties who care about their economy; and (3) Widows, the elderly and local village officials request further activities that are useful for educating and training the entrepreneurial skills of widows and the elderly so that they remain productive so that their family's economy and children’s education costs is well provided for.Keywords: Compensation, Poor People, Widows and the Elderly.
PENINGKATAN LITERASI DAN KESADARAN KEUANGAN HAJI MASYARAKAT DAROY KAMEU Muksalmina Muksalmina; Ferdy Hidayatullah; Tibyan Asyukri; Herawati Herawati; Kurnia Rahmayanti; Sari Raudhatul Jannah SI; Ahmad Syahyana
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya literasi keuangan haji di kalangan masyarakat pedesaan menjadi tantangan serius dalam upaya peningkatan kesejahteraan umat. Banyak keluarga yang belum memahami mekanisme tabungan haji, pengelolaan dana, dan perencanaan keuangan jangka panjang untuk menunaikan ibadah haji. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan kesadaran keuangan haji masyarakat Desa Daroy Kameu serta mahasiswa peserta kegiatan. Program dilaksanakan di Desa Lampeuneurut dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri atas warga Desa Daroy Kameu dan mahasiswa. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi perencanaan keuangan haji, dan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep tabungan haji reguler, BPIH, dan strategi perencanaan finansial jangka panjang berbasis nilai-nilai Islam. Peserta berkomitmen untuk menerapkan pola menabung yang terencana dan disiplin sebagai langkah awal dalam mewujudkan impian menunaikan ibadah haji. Kegiatan ini menegaskan peran perguruan tinggi dalam mendorong penguatan literasi keuangan masyarakat berbasis nilai-nilai Islami. Kata Kunci: literasi keuangan, kesadaran haji, tabungan haji, perencanaan keuangan Islam, pengabdian masyarakat.