Salsabila Syiva Ajeng Pramesti
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK SECARA TEPAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA MAYANG, KECAMATAN GATAK Ridwan Badhawi; Annisa Putri Amalia Setyawan; Kurnia Dea Putri Muliana; Nitiya Mahargiyani; Tasya Astrilian; Hanifah Oktaviani; Dinda Oktafiyani; Oktavian Reno Saputra; Salsabila Syiva Ajeng Pramesti; Muhammad Farhan Musyafa; Muwakhidah Muwakhidah; Sri Rahayu
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2866

Abstract

Based on the results obtained, the prevalence of stunting in Mayang Village, Gatak District is included in the high category. The incidence of stunting in Mayang Village has several causative factors, one of which is the lack of knowledge of the mother in providing proper solids according to the age of the toddler. This service aims to increase knowledge for mothers of toddlers in Mayang Village regarding how to process Infant and Child Feeding (IYCF) appropriately and according to the age of the toddler. This activity is divided into four stages, namely: (1) preparation stage, (2) implementation stage, (3) evaluation stage, and (4) program sustainability. In measuring indicators of success in this activity, a pre test and post test were carried out which were attended by 22 people. Based on the average pre-test results, a score of 80.45 was obtained and the average post-test result was 94.55. From the results obtained, it can be concluded that this activity succeeded in increasing the participants' knowledge with an average difference between the pre-test and post-test of 14.1. The advice that can be given is that the mothers of toddlers who participate in this counseling activity can practice and apply the method of processing MPASI according to the age of their children.
Edukasi Pemilihan Sampah Organik dan Anorganik, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN Karanganyar 1 Nur Riqqah Maulita; Raihan Nafi Pramadhana; Arya Risang Rasendriya; Amelia Pritasari; Lia Kicky Mahmudi; Fatimawati Nugraheni; Salsabila Syiva Ajeng Pramesti; Anis Ayu Arinda; Lavita Nur Indah Sari; Claristha Kristya Widyantoro; Marsa Arinal Haq; Eni Fauziana; Anisa Catur Wijayanti
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan sampah dan berperilaku hidup bersih dan sehat di Desa Karanganyar merupakan persoalan bersama. Oleh karenanya, persoalan ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah melainkan diperlukan tanggung jawab, komitmen, dan keterlibatan dari semua pihak yang telah berkontribusi atas meningkatnya produksi sampah. Tujuan intervensi agar pengetahuan anak sekolah dapat meningkat terkait pemilahan sampah organik dan anorganik, dapat menerapakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan benar, dan ber-PHBS. Metode: Penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi. Penyuluhan diberikan dengan pemaparan materi dan dilanjutkan dengan pemutaran video mengenai pentingnya tata cara cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang baik dengan metode bernyanyi kemudian mempraktikkannya. Menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) kepada siswa-siswi didapatkan skor rata-rata sebesar 77,88 dan setelah diberikan edukasi terkait PHBS dan CTPS mengalami peningkatan sebesar 92.73. Dengan demikian terdapat peningkatan pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi dan setelah diberikan edukasi sebesar 19%. Setelah Dilakukan Pelaksanaan Kegiatan Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS terdapat adanya peningkatan pengetahuan yang awalnya rata- rata skor 77,88 meningkat 19% menjadi 92,73. Dari kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) siswa kelas 5 dan 6 juga langsung mempraktekkan yang bertujuan untuk menerapkan secara langsung dengan baik dan benar.