Jenita Berlian Nindyasari
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA KEGIATAN POSYANDU LANSIA Hidayatus Sufyan; Dwi Astuti; Titis Setyandari; Rima Firantika; Anisa Wiwit Oktatrisyani; Annisa Rizka Damayanti; Bayu Anggara Aji; Nuzilul Munawaroh; Anggi Rachma Syahdina; Jenita Berlian Nindyasari; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.3194

Abstract

The elderly population in Sukoharjo Regency in 2021 is 21.50% and will increase to 22.16% in 2022. The number of elderly in the Weru District is 11,004 (Central Bureau of Statistics for Sukoharjo Regency, 2022). The number of elderly people in the Ngreco Village based on the 2022 Sukoharjo Population Data is 1251. This community service activity began with conducting a Self-Introspective Survey using the door-to-door method in Gabeng Hamlet, Ngreco Village, with a sample of 151 respondents. Determining the priority of problems in this study using the PAHO (Pan American Health Organization) technique through the Village Community Consultation (MMD). Based on survey data and MMD, the priority problem chosen was the participation of the elderly in Posyandu. Solving the problem was done by intervention through outreach about the importance of joining the elderly's health center, which 134 people attended. Socialization activities aim to get the community to participate in the elderly posyandu regularly, and the results of the socialization show that there is an increase in the knowledge of the elderly about the elderly posyandu from 72.39 to 93.58. The elderly posyandu activities experienced an increase in participants in January 2023 from 13 participants to 72 participants in February 2023. Based on the community service activities that have been carried out, it is recommended that the community participate in the posyandu regularly once a month to carry out health checks to detect illnesses.
Penyuluhan Diabetes melalui Program Langkah Manis (Lawan Gula Kendalikan Diabetes Melitus dengan Manis Alami) Dewi Amanda Octaviana; Sabela Riska Pratiwi; Ahmad Nur Faiz; Pinkan Puspita Kinanty; Wahida Fitria Fatmasari; Fadila Aurelya Putri; Fitriana Fatika Khaerani; Mayang Anggraini; Betty Intan Pratiwi; Denny Saptono Fahrurodzi; Jenita Berlian Nindyasari
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan penyakit tidak menular yang sangat sering dijumpai dan juga suatu penyakit yang terjadi akibat gaya hidup seseorang yang tidak sehat. Diabetes melitus juga terjadi akibat gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) yang diakibatkan gangguan sekresi insulin dan resistensi insulin. Metode: Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah terkait Diabetes Melitus menggunakan tahapan pemberdayaan yang terdiri dari 7 langkah meliputi tahapan Persiapan ke Kantor Balai Desa, Persiapan ke Fasyankes, Edukasi ke posyandu lansia dan Cek Kesehatan Gula, Evaluasi edukasi posyandu, Door To Door Campaign dan Pembagian Tanaman Insulin, Evaluasi door to door campaign dan Pembagian Tanaman Insulin dan Tindak lanjut kegiatan. Hasil: Program ini memiliki tingkat keberhasilan yang baik dengan penemuan kasus diabetes sebanyak 19 orang. Melalui kunjungan Door To Door Campaign memiliki hasil dengan kategori baik sebesar 57,9%. Selain itu kegiatan demonstrasi masak dan senam menjadi cara pencegahan diabetes yang dapat dilakukan dalam mengontrol gula darah. Simpulan: Program Langkah Manis merupakan program yang diusung kami untuk menangani permasalahan Diabetes Mellitus. Program ini memiliki tingkat keberhasilan yang baik.