Nafilla Titan Prasetya Daryono
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT HIPERTENSI BERBASIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN DEMONSTRASI SENAM HIPERTENSI DI DESA PABELAN KARTASURA Adisty Rose Artistin; Tiara Fatmarizka; Hendri Dika Leo Permana; Anggun Febriana Puspitasari; Dhiva Luhtirani Yanitamara; Nadiya Izzatul Jannah; Fera Alfina Dinita; Leni Cahyani; Alifia Putri Nabila; Indah Nur Ani; Dalila Ghinna; Nafilla Titan Prasetya Daryono
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i1.4325

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes mellitus, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronik menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Hipertensi menjadi faktor penting yang dapat menyebabkan penyakit serius lainnya seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Prevalensi hipertensi pada lansia mengalami peningkatan yang signifikan, tetapi langkah-langkah pencegahan yang efektif masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan pencegahan hipertensi di Desa Pabelan melalui edukasi kesehatan dan demonstrasi senam hipertensi. Kegiatan melibatkan 31 peserta dari masyarakat Pabelan dengan metode yang mencakup demonstrasi senam hipertensi, pemeriksaan tensi, massage hipertensi, dan konseling diet hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode edukasi dan demonstrasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pencegahan hipertensi di Desa Pabelan. Evaluasi juga dilakukan untuk menilai pemahaman peserta terhadap edukasi kesehatan yang diberikan.
Pelatihan Budidaya Maggot dan Bank Sampah Kepada Kader Kesehatan sebagai Upaya Pemanfaatan Sampah Organik di Desa Karanganyar Ade Madona; Yulian Gilang Prayoga; Annisa Nur Syahadah; Nafilla Titan Prasetya Daryono; Athaya Nadya Zuhra; Puri Larasati; Alifia Anggraeni Prameswari; Alifah Ulima Zhafira; Iqbal Maulana Ihsan; Nur Riqqah Maulita; Eny Fauziana; Salsabila Purnamasari
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan manusia sehari-hari tidak lepas dari kebutuhan terhadap lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat adalah lingkungan yang bebas dari berbagai kotoran, termasuk di antaranya debu, sampah dan bau. Masih banyak masyarakat yang membungan sampah di sungai atau selokan yang dapat menyebabkan banjir yang tidak diduga. Rendahnya kualitas lingkungan akan berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah dengan menggunakan metode Sosialisasi dengan Jenis data yag digunakan dalam kegiatan ini adalah data Kuantitatif yang mengukur tingkat pengetahuan kader Kesehatan di Desa Karanganyar. Tahap Perencanaan dan Persiapan ini terdiri dari mempelajari indikator permasalahan sampah yang ada di Desa Karanganyar. Tahapan pelaksanaan terdiri dari 2 aktivitas,yakni Sosialisasi Budidaya Maggot dan Sosialisasi Bank Sampah. Tahap Evaluasi yaitu observasi dan pengumpulan data Tingkat pengetahuan Kader Kesehatan. Dari hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan dengan Berdasarkan pretest dan posttest yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi pelatihan budidaya maggot terjadi peningkatan pengetahuan kader kesehatan yang signifikan sebanyak 16 peserta (84%). Hal ini sesuai penelitian dari (Rika, 2023) masyarakat RT 3/ RW 11 Kelurahan Air Tawar Barat Kecamatan Padang Utara mereka telah mengetahui dengan baik cara budidaya maggot dan juga telah sukses melakukan praktek pengolahan sampah organik dengan maggot. Sedangkan untuk kegiatan kedua dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi pelatihan bank sampah terjadi peningkatan pengetahuan kader kesehatan yang signifikan sebanyak 13 peserta (68%). Hal ini didukung oleh (Putu Ayu, 2022) Program Bank Sampah berhasil menciptakan ketertarikan dan keaktifan ibu-ibu PKK.