Eny Fauziana
Puskesmas Weru Sukoharjo

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pembentukan Bank Sampah dan Pemanfaatan Sampah di Dusun 1, Tawang, Weru, Sukoharjo Alfida Aulia Rahma Firdausy Nurhaliza; Mila Eka Nurhidayah; Rais Fadhila; Afrian Muhammad Rizal; Jamiatulhita Alfirizqi; Alfiana Sahrina Cahyaningrum; Aura Putri Zahira; Anggita Cinderella Maharani Khosid; Ziddan Arif Darmawan; Yasinta Teeza; Eny Fauziana; Sri Darnoto
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah hingga saat ini masih menjadi kasus yang banyak disoroti di Indonesia. Hal ini lantaran masyarakat masih belum bisa menekan angka laju pertumbuhan sampah akibat pola hidup masyarakat. Berbagai upaya dan cara telah banyak diusung oleh masyarakat guna mengurangi angka peningkatan sampah tiap saatnya. Inisiasi Pembentukan Bank Sampah dan Pemanfaatan Sampah Plastik menjadi Handicraft menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tawang Dusun 1, Weru, Sukoharjo dalam usaha mereka mengurangi sampah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memecahkan permasalahan tentang sampah melalui program pengelolaan sampah dengan menginisiasi masyarakat untuk membentuk Bank Sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik. Pemberian edukasi inisiasi pembentukan bank sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft ini menjelaskan tentang manajemen bank sampah dan demonstrasi pembuatan handicraft berupa bunga plastik dengan metode ceramah melalui media buku pedoman dan PowerPoint. Dari kegiatan tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa sebelum adanya edukasi inisiasi pembentukan bank sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft, hasil dari Survei Mawas Diri menunjukkan bahwa terdapat 75 (74%) permasalahan pengelolaan sampah yang masih tidak memenuhi persyaratan akibat cara pengelolaannya yang masih mengandalkan pembakaran sampah. Setelah pemberian sosialisasi terkait inisiasi pembentukan Bank Sampah dan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Nilai pengetahuan sebelum diadakan penyuluhan sebesar 69,2% meningkat setelah dilakukan penyuluhan menjadi 81% dengan p-value 0,048 (<0,05). Meskipun kegiatan baru sekali dilakukan, namun sudah terdapat peningkatan, meskipun masih bertahap baik dalam inisiasi pembentukan Bank Sampah maupun pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft.
Cerita Hipertensi: Pengabdian Masyarakat Aktivitas Fisik Pencegah Hipertensi Ramadani Nur Laili; Aldise Zulianing Dewi; Nur Aini Azhari Nugrahani; Dony Prasetyo Aji; Fadilah Rolavi Jannah; Renaya Amelta Sahda; Shafira Sukma Anggreani; Meisya Madrinia Rahmawati; Yanuar Rizky Dwi Achmad; Putri Adi Setyaningsih; Eny Fauziana; Denny Saptono Fahrurodzi
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau dikenal dengan tekanan darah tinggi merupakan kondisi dimana tekanan darah pada pembuluh darah meningkat secara terus-menerus. Metode yang dilakukan dengan cara sosialisasi secara langsung kepada lansia terkait pengetahuan hipertensi. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Dusun Banaran, Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, pada tanggal 11 Januari 2024. Sasaran dari kegiatan ini adalah lansia di Dusun Banaran yang rata rata berumur 50-60 keatas sebelum dilakukan edukasi dilakukan pre test kepada para lansia lalu Bagian inti dari kegiatan ini adalah pemberian materi hipertensi, yang meliputi pengertian hipertensi, fakta hipertensi, faktor penyebab hipertensi, cara pencegahan dan penaggulangan hipertensi, pengertian aktivitas fisik, pentingnya melakukan aktivitas fisik. Setelah dilakukan pemberian edukasi terkait hipertensi, kegiatan selanjutnya adalah post-tes. Hasil post-test menunjukkan para lansia sudah bisa menjawab semua pertanyan yang diberikan dengan benar setelah mendengarkan materi yang telah dipaparkan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pa'DarT (Paham, Sadar, dan Terapkan) Mengenai Pengelolaan Sampah Nur Riqqah Maulita; Azizah Khomsah; Salma Zhafira; Mentari Pradana Aditama; Luthfiyah Aliyana Ilma; Mochammad Haikal Nuralif; ida Berliana Amanda Nur Hidayah; Anindya Rintha Affindha; Fera Rizkiana Purwanto; Nur Hafizhah; Eny Fauziana; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah adalah salah satu masalah faktual yang dihadapi oleh sebagian besar wilayah di Indonesia. Masih banyaknya lahan kosong atau perkebunan di daerah pedesaan dan sebagian besar wilayahnya dilalui sungai, membuat masyarakat di Dusun III Desa Tawang Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo masih banyak yang membuang sampah ke sungai ataupun di lingkungan sekitarnya dengan cara dibakar. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan tentang pengelolaan sampah dan pelatihan pembuatan perangkap jentik (ovitrap) dari botol plastik serta pembuatan pot bunga dari popok atau diapers. Metode yang digunakan dalam penyampaian materi pengelolaan sampah yaitu metode ceramah dan diskusi dengan menggunakan media massa berupa video, pamflet, dan brosur. Sedangkan untuk metode penyampaian pelatihan pembuatan perangkap jentik (ovitrap) dan pot bunga menggunakan metode demonstrasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan saat pertemuan Ibu - ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun III Tawang, Posyandu Bayi dan Balita, PKK Dukuh Karang, Nayan, dan Totorejo Dusun III Tawang pada hari Jumat - Minggu, 12 - 14 Januari 2024. Pada sosialisasi pemilahan sampah menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat paham akan materi yang diberikan. Selain itu, dalam kegiatan yang dihadiri oleh ibu-ibu dapat membuat masyarakat sangat antusias mendengarkan materi tersebut. Selain itu, masyarakat juga antusias dalam pembuatan ovitrap. Pada sosialisasi dan pelatihan pembuatan pot dari popok menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan oleh masyarakat. Hal ini juga ditunjukkan bahwa masyarakat juga antusias dalam pembuatan pot dari popok.
Pelatihan Budidaya Maggot dan Bank Sampah Kepada Kader Kesehatan sebagai Upaya Pemanfaatan Sampah Organik di Desa Karanganyar Ade Madona; Yulian Gilang Prayoga; Annisa Nur Syahadah; Nafilla Titan Prasetya Daryono; Athaya Nadya Zuhra; Puri Larasati; Alifia Anggraeni Prameswari; Alifah Ulima Zhafira; Iqbal Maulana Ihsan; Nur Riqqah Maulita; Eny Fauziana; Salsabila Purnamasari
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan manusia sehari-hari tidak lepas dari kebutuhan terhadap lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat adalah lingkungan yang bebas dari berbagai kotoran, termasuk di antaranya debu, sampah dan bau. Masih banyak masyarakat yang membungan sampah di sungai atau selokan yang dapat menyebabkan banjir yang tidak diduga. Rendahnya kualitas lingkungan akan berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah dengan menggunakan metode Sosialisasi dengan Jenis data yag digunakan dalam kegiatan ini adalah data Kuantitatif yang mengukur tingkat pengetahuan kader Kesehatan di Desa Karanganyar. Tahap Perencanaan dan Persiapan ini terdiri dari mempelajari indikator permasalahan sampah yang ada di Desa Karanganyar. Tahapan pelaksanaan terdiri dari 2 aktivitas,yakni Sosialisasi Budidaya Maggot dan Sosialisasi Bank Sampah. Tahap Evaluasi yaitu observasi dan pengumpulan data Tingkat pengetahuan Kader Kesehatan. Dari hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan dengan Berdasarkan pretest dan posttest yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi pelatihan budidaya maggot terjadi peningkatan pengetahuan kader kesehatan yang signifikan sebanyak 16 peserta (84%). Hal ini sesuai penelitian dari (Rika, 2023) masyarakat RT 3/ RW 11 Kelurahan Air Tawar Barat Kecamatan Padang Utara mereka telah mengetahui dengan baik cara budidaya maggot dan juga telah sukses melakukan praktek pengolahan sampah organik dengan maggot. Sedangkan untuk kegiatan kedua dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi pelatihan bank sampah terjadi peningkatan pengetahuan kader kesehatan yang signifikan sebanyak 13 peserta (68%). Hal ini didukung oleh (Putu Ayu, 2022) Program Bank Sampah berhasil menciptakan ketertarikan dan keaktifan ibu-ibu PKK.
Penyuluhan dan Demonstrasi Jus Penurun Hipertensi di Dusun I Desa Jatingarang Sukoharjo Silviana Dian Putri Ichsani; Ahmad Ikhlasul Amal; Nuhawanis Habibati; Indah Sulistyowati; Ayu Anisah; Melly Meisya; Khalifa Wingy Andini; Lusi Rahmawati; Eka Nurul Fathonah; Sevty Nur Hasanah; Eny Fauziana; Mitoriana Porusia
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah konstan dimana tekanan sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg. Faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu faktor yang tidak dapat diubah seperti jenis kelamin, usia, genetik, dan faktor yang dapat diubah yaitu pola makan, kebiasaan olahraga, berhenti merokok, dan lain sebagainya. Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan untuk mencegah dan mengurangi hipertensi berbentuk penyuluhan kesehatan tentang hipertensi disertai dengan demonstrasi pembuatan jus penurun hipertensi yang terdiri dari mentimun, seledri, dan madu. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengupayakan penegndalian tingginya kasus hipertensi serta memberikan inovasi baru. Penyuluhan dilakukan dengan beberapa tahap yakni Screening, pre-test, penyuluhan dan demonstrasi, tanya jawab atau diskusi, post-test, dan monitoring dan evaluasi. Media yang digunakan yaitu leaflet. Dari hasil Intervensi terkait penyuluhan hipertensi telah dilakukan uji beda (T-Test) dan diperoleh hasil bahwa nilai mean skor pre-test adalah 43.42 dan nilai mean skor post-test adalah 71.68. hasil uji tersebut menunjukkan nilai p value 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan sebelum diberikan intervensi dan sesudah diberikan intervensi dengan mengukur pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test. Setelah dua hari pelaksanaan sosialisasi, lansia dikumpulkan kembali untuk dilakukan pengecekan tekanan darah setelah mengonsumsi jus penurun hipertensi (JUPENSI). Dari hasil pemeriksaan tekanan darah setelah dilakukan intervensi JUPENSI terdapat 40 dari 50 sasaran mengalami penurunan tekanan darah yang artinya intervensi tersebut berhasil.
Pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui Program Siswa Mencari Jentik (SiCantik) dan Gerakan Obat Keluarga Cegah Nyamuk Sampai Titik (Gerobak Cantik) Anindya Rintha Affindha; Meita Putri Kinanti; Erika Dwi Ariyani; Fitria Rizky Putri; Lutfi Alfian; Sofi Aufa Qurrotu Aini; Riris Septiana; Aliya Rahma; Septiani Cipta Pratiwi; Nisrina Raniah Sutrisno; Ronaa Asri Siti Aminah; Tiara Syafa Khairunnisa; Eny Fauziana; Ayu Khoirotul Umaroh
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo memiliki prioritas permasalahan kesehatan Demam Berdarah Dengue (DBD). Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dan disebarkan melalui vektor nyamuk dari spesies Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Berdasarkan hasil pengumpulan data, Angka Bebas Jentik (ABJ) Dusun II Desa Tegalsari sebesar 70% dimana angka ini masih kurang jika dibandingkan dengan indikator bebas jentik Permenkes No 2 Tahun 2023 yaitu sebesar ≥ 95%. Sebagai bentuk pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dilakukan intervensi program Siswa Mencari Jentik (SiCantik) dan Gerakan Obat Keluarga Cegah Nyamuk Sampai Titik (Gerobak Cantik). Metode yang dilakukan melalui penyuluhan, penayangan video dan demonstrasi. Hasil dari kegiatan Siswa Mencari Jentik (SiCantik) terdapat peningkatan pengetahuan siswa melalui penyuluhan, penayangan video, dan demonstrasi pencegahan DBD sebesar 19% sedangkan melalui kegiatan Gerakan Obat Keluarga Cegah Nyamuk Sampai Titik (Gerobak Cantik) terdapat peningkatan pengetahuan kader melalui penyuluhan dan demonstrasi pencegahan DBD sebesar 15,8%.