Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Game Edukatif dalam Pembelajaran Biologi sebagai Pendekatan Inovatif untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Adinda Rizky Pratiwi; Amelia Sasmita Br Sianturi; Fanny Hafifa; Najwa Sarip; Putri Fransiska Saragih; Syairal Fahmy Dalimunthe; Vio Joana Sari
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.5684

Abstract

Pendidikan merupakan dasar kemajuan negara dengan prestasi belajar dan motivasi siswa sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan negara. Penelitian ini bertujuan dalam menunjukkan bahwa peran game edukasi dapatĀ  meningkatkan motivasi siswa, prestasi belajar mereka, dan minat mereka dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (review literatur) dengan mengumpulkan data dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah melalui Google Scholar dengan kata kunci "Game edukatif dalam pembelajaran biologi" dan "Minat belajar siswa." Hasil menunjukkan bahwa metode konvensional seperti PowerPoint membatasi aktivitas siswa pada melihat dan mendengar, sementara game edukasi seperti "Adventure of Plant" mendorong pembelajaran aktif. Game ini meningkatkan minat belajar hingga 90% dan membuat materi biologi yang kompleks menjadi menarik bagi siswa melalui tantangan dan imbalan. Selain itu, metode ini membuat pemahaman konsep kompleks seperti sistem saraf menjadi menyenangkan. Game edukasi membantu transformasi pembelajaran digital, meningkatkan keterlibatan siswa dan membangun keterampilan esensial.
Ekstraksi Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC,) Sebagai Obat Kumur Herbal (Herbal Mouthwash) Sinta Wulida Mustasfa; Aina Mardiah Dalimunthe; Diska Qolbu Mutia; Melfa Romanna Elisabet; Putri Fransiska Saragih; Endang Sulistyarini Gultom; Nurbaity Situmorang
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7325

Abstract

Tanaman andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) merupakan rempah asli Sumatera Utara yang kaya akan senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin, yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi potensi ekstrak andaliman dalam pembuatan obat kumur berbasis herbal. Ekstraksi bahan dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian diuji aktivitas antibakterinya terhadap mikroorganisme penyebab bau mulut seperti Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak andaliman mampu menghambat pertumbuhan bakteri secara efektif dengan terbentuknya zona hambat yang jelas. Formulasi obat kumur dari ekstrak andaliman juga menunjukkan keamanan penggunaan serta memberikan efek penyegaran alami di rongga mulut. Oleh karena itu, andaliman dapat dijadikan sebagai alternatif bahan alami yang potensial untuk dikembangkan menjadi obat kumur herbal yang efektif dan ramah lingkungan.
Mengidentifikasi Permasalahan Media Pembelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Serta Solusinya Dalam Perencanaan Pembelajaran Aina Mardiah Dalimunthe; Diska Qolbu Mutia; Melfa Romanna Elisabet; Sinta Wulida Mustasfa; Putri Fransiska Saragih; Rizal Mukra; Widya Arwita
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7374

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis berbagai kendala yang dihadapi dalam penggunaan media pembelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan serta menemukan alternatif solusi untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran. Media pembelajaran berfungsi sebagai sarana penting dalam membantu siswa memahami konsep Biologi yang sering kali bersifat abstrak dan sulit dipahami hanya melalui penjelasan verbal. Namun, kenyataannya, masih banyak hambatan yang ditemui seperti keterbatasan fasilitas laboratorium, kurangnya variasi media yang digunakan, serta rendahnya kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket kepada guru serta peserta didik. Hasil temuan menunjukkan bahwa mayoritas guru masih menerapkan metode tradisional seperti penggunaan papan tulis dan buku teks, sedangkan pemanfaatan media berbasis digital seperti video interaktif dan simulasi virtual masih sangat minim. Penyebab utama permasalahan ini antara lain kurangnya sarana teknologi, minimnya pelatihan bagi guru, dan lemahnya dukungan teknis dari pihak sekolah. Solusi yang disarankan meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan media digital, penyediaan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi, serta kerja sama antar pendidik dalam mengembangkan media kreatif. Diharapkan langkah-langkah ini mampu menciptakan suasana belajar Biologi yang lebih menarik, interaktif, dan efektif bagi siswa