Yigibalom, Merryam
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kepemimpinan Kolaboratif Kepala Sekolah Dalam Pengambilan Keputusan Strategis Di SD Negeri Nawi Abua 1 Tiom Kabupaten Lanny Jaya Yigibalom, Merryam; Mataputun, Yulius; Masreng, Robert; Kusdianto, Kusdianto; Hutabarat,  Ida M.; Budiarti, Indah S.
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2144

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepemimpinan kolaboratif dalam menghadapi kompleksitas pengambilan keputusan strategis pada sekolah berpola asrama yang mengintegrasikan pengelolaan akademik dan pembinaan kehidupan siswa. Penelitian bertujuan menganalisis praktik kepemimpinan kolaboratif kepala sekolah dalam pengambilan keputusan strategis di SD Negeri Nawi Abua 1 Tiom, Kabupaten Lanny Jaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan kepala sekolah sebagai informan kunci serta kepala asrama, guru, staf sekolah, orang tua, dan siswa sebagai informan pendukung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kolaboratif kepala sekolah berjalan efektif dalam mendukung pengambilan keputusan strategis, seperti penerapan sistem pengawasan terpadu antara guru dan pengelola asrama, penyusunan jadwal belajar malam wajib, penanganan pelanggaran melalui musyawarah, serta penentuan prioritas penggunaan anggaran bagi kebutuhan siswa asrama. Kolaborasi juga terlihat pada pembagian tugas guru sebagai pembina asrama dan koordinasi rutin dalam evaluasi program sehingga tercipta integrasi kebijakan akademik dan nonakademik. Keputusan diambil melalui komunikasi terbuka dan partisipasi seluruh unsur sekolah, yang mendorong budaya organisasi yang inklusif, transparan, dan responsif. Faktor pendukung meliputi komunikasi terbuka, kepercayaan, komitmen partisipatif, dukungan administratif, dan kemitraan dengan orang tua, sedangkan hambatan bersifat teknis. Kepemimpinan kolaboratif ini berdampak pada peningkatan kualitas keputusan, motivasi dan kinerja warga sekolah, kedisiplinan siswa, serta kepercayaan orang tua terhadap sekolah.