Migo, Yakobus Donnisius
Politeknik Cristo Re, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Teknologi Manufaktur bagi Siswa SMK Negeri 1 Maumere melalui Pelatihan CNC Milling sebagai Upaya Peningkatan Peluang Kerja di Kabupaten Sikka, NTT Wangge, Gusti F.X. Wara; Servianus, Yohanes Viva; Migo, Yakobus Donnisius; Raning, Xaverius Moa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2435

Abstract

 Siswa SMK Negeri 1 Maumere masih menghadapi keterbatasan kompetensi dalam pengoperasian dan pemrograman mesin CNC, sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan industri manufaktur di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa melalui pelatihan operasi, pemrograman, dan praktik pemesinan CNC milling. Metode yang digunakan meliputi experiential learning berupa demonstrasi, praktik langsung pada panel kontrol, simulasi toolpath, pengoperasian mesin CNC, serta penyelesaian proyek akhir. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test teori serta uji keterampilan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi yang signifikan, yaitu peningkatan nilai teori rata-rata dari 54 menjadi 82 (naik 51,8%) dan peningkatan keterampilan praktik dari 58 menjadi 85 (naik 46,5%). Peserta mampu menjalankan program kerja, melakukan setting parameter, membaca G-code, mendiagnosis error program, serta menghasilkan komponen sesuai toleransi dimensi. Kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan kesiapan kerja siswa, pemahaman otomasi manufaktur, dan kemampuan pemecahan masalah teknis. Sekolah mitra memperoleh penguatan kapasitas pembelajaran vokasional berbasis teknologi digital sebagai dukungan terhadap kebutuhan industri lokal.
Implementasi Mata Kuliah K3 melalui Pelatihan Penggunaan APAR bagi Dosen, Instruktur, dan Pegawai Politeknik Cristo Re bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka, NTT Gusti F.X.Wara Wangge; Firmus Raf Martin; Yohanes Viva Servianus; Yakobus Donnisius Migo
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2941

Abstract

Kesiapsiagaan kebakaran di lingkungan perguruan tinggi masih menjadi tantangan, terutama terkait rendahnya keterampilan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada sivitas akademika. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dosen, instruktur, dan pegawai Politeknik Cristo Re dalam penanganan awal kebakaran melalui implementasi pembelajaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berbasis praktik. Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka melalui metode sosialisasi materi, demonstrasi penggunaan APAR, simulasi pemadaman kebakaran, serta praktik langsung peserta menggunakan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, observasi keterampilan praktik, dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 56,8 menjadi 87,4 atau meningkat sebesar 53,9%. Sebanyak 84,4% peserta mampu menggunakan APAR secara mandiri sesuai prosedur, sedangkan tingkat kepuasan peserta mencapai 90,6%. Novelty kegiatan ini terletak pada integrasi pembelajaran K3 dengan simulasi praktik kontekstual di lingkungan kampus yang tidak hanya berfokus pada penggunaan APAR, tetapi juga pada penanganan awal kebakaran menggunakan media sederhana sebagai bentuk mitigasi darurat. Luaran kegiatan berupa meningkatnya kompetensi kesiapsiagaan kebakaran sivitas akademika, tersusunnya model pelatihan K3 berbasis praktik, serta penguatan budaya keselamatan kerja di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis simulasi efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan peserta dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kampus.