Ujung, Urrohmawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hambatan Etika dalam Praktik Guru PPKN Bukit, Hanna Teja Br; Sinambela, Sindy Jelita; Sipayung, Dien Solia; Perangin-Anngin, Ripka Br; Yolanda, Rumiris; Ujung, Urrohmawati; Sihaloho, Tamara Sesi; Yunita, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37141

Abstract

Seorang guru memiliki peran strategis sebagai agen pembentukan karakter dan penanam nilai-nilai Pancasila, sehingga praktik etika dalam profesi keguruan menjadi aspek fundamental yang menentukan kualitas pendidikan karakter di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur (library research) melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai etika profesi guru, moralitas pendidik, serta implementasi nilai dalam pembelajaran PPKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika menjadi landasan utama profesionalisme guru PPKn, tercermin dalam integritas moral, keteladanan, tanggung jawab, serta kemampuan mengambil keputusan etis. Moralitas guru berperan penting dalam efektivitas internalisasi nilai Pancasila. Kasus kekerasan guru terhadap siswa menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara nilai normatif dan praktik di lapangan yang berdampak pada melemahnya otoritas moral guru. Penelitian ini menegaskan bahwa profesionalisme guru PPKn tidak hanya ditentukan oleh kompetensi pedagogik dan akademik, tetapi juga oleh komitmen moral dan konsistensi praktik etis dalam pendidikan.
PERLINDUNGAN HAK KEPERDATAAN DALAM PERKAWINAN ANAK PEREMPUAN DI BAWAH UMUR Novira, Disya; Refany, Nazwa; Br Purba, Natalia; Elza Syahri Nst, Nadiyah; Ujung, Urrohmawati; Gabriel Siahaan, Parlaungan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50385

Abstract

Underage marriage of girls is a serious legal issue in Indonesia that affects the protection of children's civil rights. Although Law Number 16 of 2019 has set the minimum marriage age at 19 years for both men and women, the practice of child marriage remains high through marriage dispensation mechanisms, with 64,211 cases in 2020. This study aims to analyze forms of civil rights protection in underage marriage of girls from the perspective of applicable legislation in Indonesia. The research employs a qualitative approach using library research method, utilizing primary legal materials in the form of legislation and secondary legal materials including books, legal journals, and scientific articles analyzed descriptively- qualitatively. The findings identify three-layered dysfunctions in legal protection: vertical normative dysfunction between Law Number 16 of 2019 and Article 28B paragraph (2) of the 1945 Constitution; horizontal normative dysfunction between the Marriage Law and Law Number 35 of 2014 creating a legal grey zone for children aged 18-19 years; and implementative dysfunction in the form of inconsistent application of Supreme Court Regulation Number 5 of 2019 and weak inter-agency coordination. Protection of girls' civil rights, particularly the rights to maintenance (nafkah) and education, requires synergy between law enforcement, social protection, and changes in community mindset to ensure the best interests of the child.